Siapkan SBN Valas untuk Tampung Pundi DHE SDA

Selasa, 27 Januari 2026 | 06:32 WIB
Siapkan SBN Valas untuk Tampung Pundi DHE SDA
[ILUSTRASI. Kredit Valuta Asing (valas) (KONTAN/Baihaki)]
Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Adinda Ade Mustami

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemkeu) menyiapkan surat berharga negara (SBN) berdenominasi valas untuk menampung devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA). Penerbitan surat utang tersebut, juga menjadi bagian dari pembiayaan utang pemerintah, untuk menutup defisit anggaran tahun ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Surat Utang Negara Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemkeu Novi Puspita Wardani mengatakan, SBN valas untuk menampung DHE SDA tersebut, akan diterbitkan di pasar domestik. Namun, penerbitannya masih menunggu regulasi anyar DHE SDA rilis.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Intervensi Obligasi Bebani Fiskal Negara
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:00 WIB

Intervensi Obligasi Bebani Fiskal Negara

Pemerintah siapkan Rp 2 triliun/hari untuk intervensi obligasi. Namun, pakar khawatir beban fiskal membesar. Temukan dampaknya!

Persiapan Panjang Jelang Puncak Haji
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:00 WIB

Persiapan Panjang Jelang Puncak Haji

Kementerian Haji dan Umrah mematangkan seluruh persiapan penyelenggaraan ibadah haji khususnya di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Asuransi Berburu Aktuaris Demi Memenuhi Regulasi
| Rabu, 20 Mei 2026 | 04:55 WIB

Asuransi Berburu Aktuaris Demi Memenuhi Regulasi

Kewajiban industri asuransi mengimplementasikan PSAK 117 membuat kebutuhan tenaga aktuaris berpengalaman jadi makin besar. 

Paradoks Fiskal Indonesia
| Rabu, 20 Mei 2026 | 04:30 WIB

Paradoks Fiskal Indonesia

Intervensi di pasar obligasi melengkapi intervensi rupiah di bidang moneter. Bahkan mungkin juga melengkapi intervensi harga saham di pasar modal.

Kinerja Trans Power Marine (TPMA) Terdampak Kebijakan RKAB
| Rabu, 20 Mei 2026 | 04:20 WIB

Kinerja Trans Power Marine (TPMA) Terdampak Kebijakan RKAB

Pemangkasan kuota produksi dalam RKAB 2026 menjadi tantangan bagi perusahaan yang bergerak di industri batubara,

Ekonomi Loyo, LKM Perketat Pembiayaan
| Rabu, 20 Mei 2026 | 04:15 WIB

Ekonomi Loyo, LKM Perketat Pembiayaan

Penyaluran pembiayaan LKM mengalami kontraksi 5,6% secara tahunan menjadi Rp 1 triliun di kuartal I-2026.

Pebisnis Ban Bakal Kerek Harga Jual
| Rabu, 20 Mei 2026 | 04:10 WIB

Pebisnis Ban Bakal Kerek Harga Jual

Konflik di Timur Tengah telah memicu kenaikan harga bahan baku berbasis fosil yang menjadi komponen utama produksi ban.

Dua Lembaga Keuangan Global Soroti Kesenjangan dan Gagalnya Investasi Hijau Indonesia
| Selasa, 19 Mei 2026 | 11:10 WIB

Dua Lembaga Keuangan Global Soroti Kesenjangan dan Gagalnya Investasi Hijau Indonesia

Indonesia harus menelan pil pahit setelah kehilangan sejumlah komitmen investasi raksasa di sektor baterai EV beberapa tahun terakhir.

Indeks Dolar Masih Bertahan Tinggi di Level 99
| Selasa, 19 Mei 2026 | 10:54 WIB

Indeks Dolar Masih Bertahan Tinggi di Level 99

Fluktuasi dolar AS kini ditentukan risalah FOMC & data PMI. Spekulasi kenaikan suku bunga The Fed pengaruhi pasar. 

Menakar Ketahanan Fundamental Japfa (JPFA) di Tengah Tekanan Akibat Depresiasi Rupiah
| Selasa, 19 Mei 2026 | 10:22 WIB

Menakar Ketahanan Fundamental Japfa (JPFA) di Tengah Tekanan Akibat Depresiasi Rupiah

JPFA dinilai lebih unggul dari sisi skala bisnis, diversifikasi usaha, serta kelihaian dalam merawat profitabilitas.

INDEKS BERITA