S&P Beri Angin Segar untuk IHSG, Tapi Masih Ada Tekanan Lain
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keputusan Standard & Poor's (S&P) Global Ratings mempertahankan Sovereign Credit Rating Indonesia di level BBB dengan outlook stabil menjadi angin segar bagi pasar saham. Hal ini meredakan salah satu risiko terbesar yang membayangi pasar saham Indonesia beberapa bulan terakhir, meski belum cukup menghapus kekhawatiran investor soal arah kebijakan ekonomi pemerintah.
Sentimen positif itu turut menopang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup menguat dua hari beruntun. S&P menilai pelemahan fiskal Indonesia hanya bersifat sementara. Tekanan fiskal ini dipicu kenaikan harga energi, tingginya suku bunga global, serta akumulasi utang pascapandemi, sementara prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai tetap solid.
