Survei BI: Manufaktur Mengalami Ekspansi di Triwulan Keempat 2018

Jumat, 11 Januari 2019 | 07:29 WIB
Survei BI:  Manufaktur Mengalami Ekspansi di Triwulan Keempat 2018
[]
Reporter: Grace Olivia | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri manufaktur mengalami ekspansi pada triwulan IV 2018. Kondisi ini diprediksi berlanjut hingga triwulan I 2019.

Survei Bank Indonesia (BI) menyebut Prompt Manufacturing Index (PMI) untuk triwulan IV 2018 sebesar 51,92%. Indeks PMI di atas 50 berarti sektor manufaktur dalam tahap ekspansi.

Pada periode yang sama, hasil survei kegiatan dunia usaha (SKDU) sektor industri pengolahan terindikasi meningkat dengan saldo bersih tertimbang (SBT) sebesar 0,32% dan 2,71%.

Peningkatan kinerja industri pengolahan didorong oleh kenaikan volume produksi sejalan dengan pesanan yang meningkat. Peningkatan tersebut terutama dari subsektor industri alat angkut, mesin & peralatannya dengan indeks sebesar 63,20.

Survei juga menggambarkan optimisme pengusaha pada triwulan I 2019. PMI diperkirakan naik lagi menjadi 54,75 poin. Peningkatan ini terutama karena kenaikan volume produksi dengan nilai indeks 61,43. Volume pesanan juga ekspansi, dengan nilai indeks 56,17, lebih besar dibandingkan kuartal sebelumnya hanya 54,74.

Muhammad Faisal, ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia menganalisa, penguatan rupiah mendorong industri manufaktur semakin ekspansi. Pasalnya, sebagian besar bahan baku manufaktur adalah produk impor. Walhasil, saat rupiah menguat harga bahan baku murah.
 

Bagikan

Berita Terbaru

Anggaran MBG Baru Dipisah pada 2028
| Selasa, 04 Agustus 2026 | 05:10 WIB

Anggaran MBG Baru Dipisah pada 2028

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) belum berdampak pada anggaran program makan bergizi gratis di APBN 2027.

Minat Investasi Besar, Realisasinya Tersendat
| Selasa, 04 Agustus 2026 | 05:05 WIB

Minat Investasi Besar, Realisasinya Tersendat

Himpunan Kawasan Industri akan menyodorkan rekomendasi perbaikan tata kelola investasi kepada Presiden Prabowo.

Ekonomi Kuartal II Diprediksi Melambat
| Selasa, 04 Agustus 2026 | 05:00 WIB

Ekonomi Kuartal II Diprediksi Melambat

Perlambatan dipicu oleh memuncaknya ketidakpastian global pada kuartal II, mulai dari tingginya harga minyak, arus keluar modal.

Asuransi Umum Dorong Bancassurance
| Selasa, 04 Agustus 2026 | 04:35 WIB

Asuransi Umum Dorong Bancassurance

Lesunya daya beli masyarakat masih membatasi ruang pertumbuhan bisnis yang dimiliki industri asuransi umum. 

Strategi Manajer Investasi di Saat IHSG Terpuruk
| Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Strategi Manajer Investasi di Saat IHSG Terpuruk

Jika investor merasa kurang nyaman berada di segmen investasi saham, maka bisa beralih ke produk yang sesuai dengan profil risikonya.

Inflasi Juli 2026 Melandai ke 2,88%, Harga Pangan Turun Secara Bulanan
| Senin, 03 Agustus 2026 | 17:02 WIB

Inflasi Juli 2026 Melandai ke 2,88%, Harga Pangan Turun Secara Bulanan

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Indonesia pada Juli 2026 sebesar 2,88% secara tahunan atau year on year (yoy). 

Dua Bulan Minus, Neraca Dagang Indonesia Defisit US$450,5 Juta pada Juni 2026
| Senin, 03 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Dua Bulan Minus, Neraca Dagang Indonesia Defisit US$450,5 Juta pada Juni 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat defisit perdagangan Indonesia sebesar US$ 450,5 juta pada Juni 2026.

Penerimaan Negara dari Sawit Melonjak, Manfaat untuk Daerah Penghasil Masih Tersendat
| Senin, 03 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Penerimaan Negara dari Sawit Melonjak, Manfaat untuk Daerah Penghasil Masih Tersendat

Sekitar 63% volume dan 80% nilai ekspor CPO serta produk turunannya pada 2025 berasal dari 57 perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat.

Mengawali Bulan Agustus, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (3/8)
| Senin, 03 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Mengawali Bulan Agustus, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (3/8)

Sentimen pasar awal pekan ini akan dipengaruhi oleh rilis sejumlah data makro, baik dari dalam negeri maupun global. 

ESG Triputra Agro (TAPG): Mengubah Limbah Sawit Menjadi Energi Terbarukan
| Senin, 03 Agustus 2026 | 07:47 WIB

ESG Triputra Agro (TAPG): Mengubah Limbah Sawit Menjadi Energi Terbarukan

PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) mulai merasakan manfaat dari energi terbarukan. Bukan hanya mengurangi emisi GRK, sekaligus efisiensi energi.

INDEKS BERITA

Terpopuler