Tarif Trump dan Koreksi Strategi Ekonomi Indonesia

Rabu, 09 April 2025 | 05:13 WIB
Tarif Trump dan Koreksi Strategi Ekonomi Indonesia
[ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump berbicara kepada sejumlah jurnalis di atas Air Force One selama penerbangan menuju Pangkalan Gabungan Andrews, Maryland, AS, 6 April 2025. REUTERS/Kent Nishimura]
Virdika Rizky Utama | Direktur Eksekutif PARA Syndicate dan Dosen Hubungan Internasional President University?

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan tarif balasan yang diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 2 April 2025 menciptakan tekanan baru terhadap arah perdagangan global. Dalam pidato yang ia sebut sebagai "Hari Pembebasan", Trump memberlakukan tarif hingga 46% terhadap lebih dari 20 mitra dagang, termasuk Indonesia. Produk ekspor utama Indonesia ke AS seperti tekstil, furnitur dan alas kaki kini dikenai tarif tambahan sebesar 32%. Ini bukan kebetulan. Data resmi dari US Census Bureau menunjukkan bahwa pada 2024, total ekspor Indonesia ke AS mencapai US$ 28,08 miliar, sementara impor dari AS senilai US$ 10,2 miliar. Dengan surplus dagang US$ 17,88 miliar, Indonesia masuk dalam daftar negara yang dianggap "menguntungkan diri secara tidak adil" menurut logika dagang Trump. 

Ketika disandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, tren ini makin jelas. Surplus perdagangan RI terhadap AS mencapai US$ 16,96 miliar pada 2023 dan US$ 24,7 miliar pada 2022. Tahun ini, bahkan dalam satu bulan pertama 2025, surplus sudah tercatat US$ 1,82 miliar. Dalam logika kampanye proteksionis yang dianut Trump, angka-angka ini adalah justifikasi politis untuk mempersempit akses ekspor negara berkembang ke pasar domestik Amerika.

Baca Juga: Beban Bank BUMN Kian Berat, Mengejar Laba Sambil Menopang Negara

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

TPIA Mencaplok Bisnis Otomotif Cycle & Carriage
| Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:08 WIB

TPIA Mencaplok Bisnis Otomotif Cycle & Carriage

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)  memperkirakan nilai transaksi atas aset diperkirakan sebesar S$ 265 juta atau sekitar US$ 207 juta.

Bisnis Moncer Pemain Data Center
| Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:03 WIB

Bisnis Moncer Pemain Data Center

Sejumlah emiten memiliki ruang ekspansi besar untuk pengembangan data center dan menangkap pertumbuhan kebutuhan infrastruktur digital 

Simak Mata Uang Pilihan Saat Dolar AS Tertekan
| Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:48 WIB

Simak Mata Uang Pilihan Saat Dolar AS Tertekan

Pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) membuka peluang penguatan mata uang utama seperti euro (EUR), poundsterling (GBP), dan dolar Australia (AUD).

Purbaya Tegaskan Anggaran BGN 2027 Rp 240 Triliun
| Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:12 WIB

Purbaya Tegaskan Anggaran BGN 2027 Rp 240 Triliun

Purbaya meluruskan informasi mengenai kesalahan data dalam Buku II Nota Keuangan dan RAPBN 2027 yang mencantumkan angka Rp 480 triliun

Uang Beredar dalam Arti Luas Tumbuh Melambat
| Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:06 WIB

Uang Beredar dalam Arti Luas Tumbuh Melambat

Posisi M2 pada Juli 2026 tercatat sebesar Rp 10.371,1 triliun, tumbuh 8,3% dibanding periode yang sama tahun lalu

Insentif Pajak Penulis Berlaku Selamanya
| Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Insentif Pajak Penulis Berlaku Selamanya

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari paket fasilitas ekonomi yang akan diluncurkan pada semester II-2026

Mempelajari Memimpin dan Mengambil Keputusan dari Membaca Buku
| Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:37 WIB

Mempelajari Memimpin dan Mengambil Keputusan dari Membaca Buku

Dari buku-buku tersebut, ia mengaku tidak hanya mencermati perjalanan hidup para tokoh, juga mempelajari cara memimpin dan mengambil keputusan.

Pemerintah Bakal Kaji Ulang Penentuan Desil
| Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:27 WIB

Pemerintah Bakal Kaji Ulang Penentuan Desil

Pemerintah akan menunggu sensus tersebut rampung, sebelum melakukan kajian ulang penentuan desil    

CAD Bengkak, Indonesia Semakin Rentan
| Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:11 WIB

CAD Bengkak, Indonesia Semakin Rentan

Bank Indonesia sebut defisit transaksi berjalan kuartal II-2026 mencapai 3,34% dari PDB              

Tantang Pasar, Bach Multi Global Tbk (BACH) Siap Perluas Ekspansi
| Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Tantang Pasar, Bach Multi Global Tbk (BACH) Siap Perluas Ekspansi

BACH resmi mencatatkan saham di BEI pada 8 Juli 2026. BACH menjadi emiten keempat yang mencatatkan diri di BEI pada 2026.  

INDEKS BERITA