Terbebani Dolar AS yang Begitu Kuat, Harga Emas Hari Ini Turun 0,79%

Senin, 30 September 2019 | 21:08 WIB
 Terbebani Dolar AS yang Begitu Kuat, Harga Emas Hari Ini Turun 0,79%
[ILUSTRASI. Emas batangan]
Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas hari ini terbebani dolar Amerika Serikat (AS) yang begitu kuat lantaran kekhawatiran eskalasi perang dagang AS-China yang mereda.

Pasar menerima jaminan sementara dari Gedung Putih yang menyatakan, AS tidak sedang mempertimbangkan penghapusan perusahaan-perusahaan China dari bursa saham pad saat ini.

Mengacu Bloomberg pukul 21.00 WIB, harga emas spot turun 0,79% menjadi US$ 1.485,2 per ons troi. Sejak mencapai titik tertinggi pada 24 September lalu di posisi US$ 1.535,60 per ons troi, harga emas merosot sekitar 3%.

Baca Juga: Harga emas masih turun 0,58% di level US$ 1.488,32 per ons troi

Sementara harga emas berjangka AS menukik 0,93% menjadi US$ 1.492,40 per ons troi.

"Emas sudah kehabisan tenaga, dan sedang mencari berita tambahan untuk mendorongnya lebih tinggi. Dolar telah menunjukkan beberapa cengkeraman dan kenaikan kuat obligasi pada awal kuartal ini telah memudar, dan pasar terus berperilaku baik," kata Ole Hansen, Analis Saxo Bank, kepada Reuters.

Menurut Analis Reuters Wang Tao, harga emas bisa jatuh ke level US$ 1.462 per ons troi seperti yang tampak dari pola gelombang dan analisis retracement.

 

Bagikan

Berita Terbaru

OJK Pangkas Prospek Kredit Multifinance
| Rabu, 14 Oktober 2026 | 05:35 WIB

OJK Pangkas Prospek Kredit Multifinance

OJK memproyeksikan kenaikan piutang pembiayaan multifinance akan berada di kisaran 2% hingga 4% pada akhir 2026

Memilah-milah Tawaran Bunga Tinggi Bank Digital
| Rabu, 14 Oktober 2026 | 05:30 WIB

Memilah-milah Tawaran Bunga Tinggi Bank Digital

Perbankan digital mau tak mau harus mengandalkan bunga deposito tinggi untuk menjaring dana di tengah likuiditas perbankan yang kian ketat. 

Pelaku Bisnis Jasa Internet Fokus Perbaiki Kualitas
| Rabu, 14 Oktober 2026 | 05:30 WIB

Pelaku Bisnis Jasa Internet Fokus Perbaiki Kualitas

Strateginya mencakup modernisasi layanan, peningkatan pelanggan ke paket yang lebih sesuai kebutuhan, serta penguatan penawaran bernilai tambah.

Pemerintah Siapkan Sistem AI Pantau Crazy Rich
| Rabu, 14 Oktober 2026 | 05:20 WIB

Pemerintah Siapkan Sistem AI Pantau Crazy Rich

Otoritas pajak dapat memetakan aset, kepemilikan perusahaan, hingga hubungan antarentitas yang terkait dengan wajib pajak tersebut

IHSG Masih di Bawah 6.000, Intip Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini (14/10)
| Rabu, 14 Oktober 2026 | 04:50 WIB

IHSG Masih di Bawah 6.000, Intip Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini (14/10)

IHSG mengakumulasi pelemahan 4,31% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah total 31,47%.​

Kredit Konsumsi Seret, Penjaminan Terancam Mampet
| Rabu, 14 Oktober 2026 | 04:40 WIB

Kredit Konsumsi Seret, Penjaminan Terancam Mampet

Pelaku industri penjaminan semakin mewaspadai seretnya bisnis penjaminan dari segmen kredit konsumtif.

Digitalisasi Bansos Perlu Hitungan Matang
| Rabu, 14 Oktober 2026 | 04:30 WIB

Digitalisasi Bansos Perlu Hitungan Matang

Pemerintah mewacanakan pembagian ponsel gratis untuk mendukung digitalisasi bansos                  

Jutaan Usaha Masih Sulit Naik Kelas
| Rabu, 14 Oktober 2026 | 04:30 WIB

Jutaan Usaha Masih Sulit Naik Kelas

Riset Prasasti Center for Policy Studies (Prasasti) mencatat, sebanyak 12,3 juta usaha atau 47% berpotensi tumbuh.

BUMN Tekstil Ancang-Ancang Akuisisi Sritex
| Rabu, 14 Oktober 2026 | 04:30 WIB

BUMN Tekstil Ancang-Ancang Akuisisi Sritex

BUMN Tekstil nantinya akan menjadi wadah untuk mengonsolidasikan sejumlah perusahaan tekstil di dalam negeri.

Pemerintah Menebar Lagi Diskon atas Sanksi Pajak
| Rabu, 14 Oktober 2026 | 04:00 WIB

Pemerintah Menebar Lagi Diskon atas Sanksi Pajak

Ebijakan ini diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-239/PJ/202, mirip sunset policy di 2008 dan reinventing policy di 2015 silam

INDEKS BERITA

Terpopuler