Tunggu Perkembangan Krisis Ukraina, CVC Bersiap Menggelar IPO di Bursa Amsterdam

Minggu, 20 Maret 2022 | 08:27 WIB
Tunggu Perkembangan Krisis Ukraina, CVC Bersiap Menggelar IPO di Bursa Amsterdam
[ILUSTRASI. CVC Capital Partners]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - BENGALUR. CVC Capital Partners akan memilih bursa di Amsterdam, dan bukan London, sebagai tempat menggelar penawaran umum perdananya yang direncanakan bernilai miliaran euro, demikian diberitakan Financial Times (FT), Sabtu (19/3).

Perusahaan private equity terbesar di Eropa itu telah menyampaikan ke investor potensial tentang niat mereka mencatatkan saham di Euronext, bursa saham di Amsterdam. Mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut,  FT memberitakan bahwa CVC menargetkan perolehan dana hingga 25 miliar euro.

Spesialis buyout itu belum mengambil keputusan final tentang rencana IPO, termasuk rentang waktunya. CVC masih menanti perkembangan situasi krisis di Ukraina serta mempertimbangkan dampaknya ke pasar, demikian pemberitaan harian yang berbasis di London itu.

Baca Juga: Sejalan dengan Sanksi Pemerintah AS, Halliburton dan Schlumberger Hengkang dari Rusia  

Seorang juru bicara CVC menolak berkomentar tentang masalah ini ketika dihubungi oleh Reuters.

Perusahaan ekuitas swasta itu diketahui ingin melakukan go public pada paruh kedua tahun ini. Goldman Sachs, JPMorgan dan Morgan Stanley merupakan perusahaan keuangan yang direkrut CVC untuk menyiapkan rencana tersebut. 

Steve Koltes akan mengundurkan diri dari posisi sebagai Co-Chairman CVC di tahun ini. Namun, Koltes tetap akan menghuni kursi anggota dewan dalam kapasitas non-eksekutif.

Bagikan

Berita Terbaru

Ruang Fiskal Jadi Ancaman Ekonomi
| Kamis, 06 Agustus 2026 | 04:05 WIB

Ruang Fiskal Jadi Ancaman Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 tercatat 5,29%, melambat dari kuartal sebelumnya                

Anteng di Zona Hijau, Saham Gudang Garam (GGRM) Masih Layak Dikejar?
| Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Anteng di Zona Hijau, Saham Gudang Garam (GGRM) Masih Layak Dikejar?

Lonjakan laba GGRM merupakan kombinasi base effect dari basis laba semester I-2025 yang rendah dan perbaikan margin operasional.

Analis Ingatkan Risiko Rights Issue Emiten Happy Hapsoro, Bukan Sekadar Soal Dilusi
| Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Analis Ingatkan Risiko Rights Issue Emiten Happy Hapsoro, Bukan Sekadar Soal Dilusi

Pengumuman Penambahan Modal Dengan PMHMETD II PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), disambut dingin oleh pasar.

Jalan ITMG di Semester II-2026 Makin Ringan
| Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Jalan ITMG di Semester II-2026 Makin Ringan

Secara historis ITMG membagikan dividend payout ratio lebih dari 80%, sehingga menarik bagi investor yang mencari pendapatan dividen.

Bitcoin Dibalap Altcoin di Juli, Pasar Kripto Masih Bertenaga di Agustus?
| Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Bitcoin Dibalap Altcoin di Juli, Pasar Kripto Masih Bertenaga di Agustus?

Dominasi bitcoin yang masih berada di kisaran 58%-60% membuat reli altcoin diperkirakan belum akan berlangsung merata.

Kinerja Emiten Susu Moncer, Pemangkasan MBG Bakal Jadi Ujian di Semester II
| Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:08 WIB

Kinerja Emiten Susu Moncer, Pemangkasan MBG Bakal Jadi Ujian di Semester II

Persoalan serius datang dari wacana BGN yang mengusulkan agar susu bermerek tidak lagi menjadi pemasok dalam program MBG.

Infrastruktur Dongkrak Kredit Konstruksi
| Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:06 WIB

Infrastruktur Dongkrak Kredit Konstruksi

Belanja modal korporasi dan proyek pemerintah menopang lonjakan pembiayaan konstruksi.                  

Pemerintah Guyur Subsidi Mobil Listrik hingga 40%
| Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:49 WIB

Pemerintah Guyur Subsidi Mobil Listrik hingga 40%

Presiden Prabowo akan segera mengumumkan paket stimulus tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional

Pendapatan dan Laba HRUM Melejit Dua Digit
| Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Pendapatan dan Laba HRUM Melejit Dua Digit

Emiten pertambangan batubara ini meraih pertumbuhan positif dari sisi top line dan bottom line di semester I-2026.

Impor Perlebar Defisit Transaksi Berjalan
| Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Impor Perlebar Defisit Transaksi Berjalan

Defisit transaksi berjalan tahun ini diperkirakan bisamelebar hingga 2% dari produk domestik bruto (PDB)

INDEKS BERITA

Terpopuler