UMKM Lebih Butuh Modal Kerja Ketimbang Subsidi Bunga

Rabu, 10 Juni 2020 | 10:14 WIB
UMKM Lebih Butuh Modal Kerja Ketimbang Subsidi Bunga
[ILUSTRASI. Pekerja membuat kue kering untuk Hari Raya Idul Fitri di Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (4/5). Pengusaha UMKM lebih membutuhkan bantuan modal kerja ketimbang subsidi bunga. KONTAN/Baihaki/4/5/2020]
Reporter: Abdul Basith Bardan, Ratih Waseso, Vendy Yhulia Susanto | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah lewat Kementerian Keuangan (Kemkeu) akhirnya merilis juga aturan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 65/ 2020 tentang Tata Cara Pemberian Subsidi Bunga/Subsidi Margin untuk Kredit/Pembiayaan UMKM Dalam Rangka Mendukung Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Aturan ini penting lantaran ini menjadi dasar industri keuangan, bank dan lembaga pembiayaan serta lembaga penjaminan untuk memberikan relaksasi ke pebisnis kecil yang terkena terkena dampak pandemi corona (Covid-19). Terutama UMKM yang kesulitan dalam membayar cicilan kredit ke institusi keuangan.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Harapan Menghemat Anggaran Subsidi dan Kompensasi
| Kamis, 28 Mei 2026 | 06:59 WIB

Harapan Menghemat Anggaran Subsidi dan Kompensasi

Kebijakan WFH diklaim menghemat konsumsi BBM di April, namun konsumsi BBM bersubsidi empat bulan pertama tahun ini masih naik 8,2%

Kelas Menengah di Tepi Jurang Kemerosotan
| Kamis, 28 Mei 2026 | 06:46 WIB

Kelas Menengah di Tepi Jurang Kemerosotan

Insentif yang digelontorkan pemerintah dinilai belum menyentuh akar masalah                         

Dapat Restu RUPS, Gajah Tunggal (GJTL) Bagi Dividen Rp 278,78 Miliar
| Kamis, 28 Mei 2026 | 06:45 WIB

Dapat Restu RUPS, Gajah Tunggal (GJTL) Bagi Dividen Rp 278,78 Miliar

Dividen ini akan dibagikan untuk 3,48 miliar saham yang telah dikeluarkan oleh PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL).

Adaro Andalan (AADI) Siap Menebar Dividen Final Sebesar US$ 200 Juta
| Kamis, 28 Mei 2026 | 06:41 WIB

Adaro Andalan (AADI) Siap Menebar Dividen Final Sebesar US$ 200 Juta

Jumlah dividen final yang dibagikan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) tahun 2025 mencerminkan dividend payout ratio (DPR) sekitar 26,30%.

Ada Internet Rakyat, WIFI Optimistis Kinerja Bisa Menguat
| Kamis, 28 Mei 2026 | 06:40 WIB

Ada Internet Rakyat, WIFI Optimistis Kinerja Bisa Menguat

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) lewat anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama (Telemedia), resmi meluncurkan IRA atau internet rakyat

Risiko Tekanan di Tengah Lonjakan Utang Luar Negeri
| Kamis, 28 Mei 2026 | 06:34 WIB

Risiko Tekanan di Tengah Lonjakan Utang Luar Negeri

Posisi utang luar negeri bank sentral jangka pendek nilainya mencapai US$ 15,85 miliar per akhir Maret 2026, naik 16,91% dari akhir tahun lalu

MDIY Terapkan Strategi Harga Tetap Sama
| Kamis, 28 Mei 2026 | 06:33 WIB

MDIY Terapkan Strategi Harga Tetap Sama

PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) akan mempertahankan strategi harga produk di tengah kenaikan biaya bahan baku dan ketidakpastian global. ​

Kencana Energi Lestari (KEEN) Memacu Proyek Listrik EBT
| Kamis, 28 Mei 2026 | 06:33 WIB

Kencana Energi Lestari (KEEN) Memacu Proyek Listrik EBT

KEEN memperkirakan PLTA Pakkat 2 membutuhkan investasi sekitar US$ 116 juta. Hanya sebagai gambaran saja, jumlah tersebut menembus Rp 2 triliun/

Menjaring Cuan Valuta Asing Saat Rupiah Terus Melemah
| Kamis, 28 Mei 2026 | 06:30 WIB

Menjaring Cuan Valuta Asing Saat Rupiah Terus Melemah

Di tengah tekanan rupiah, sejumlah valuta asing (valas) berpotensi membuka peluang keuntungan bagi investor valas.

NPL Tinggi Membayangi Ekspansi Kredit Baru
| Kamis, 28 Mei 2026 | 06:30 WIB

NPL Tinggi Membayangi Ekspansi Kredit Baru

Sejumlah bank di Tanah Air tercatat masih memiliki rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) tinggi

INDEKS BERITA

Terpopuler