United Tractors (UNTR) Ketiban Berkah Bisnis Pertambangan

Jumat, 18 Maret 2022 | 04:45 WIB
United Tractors (UNTR) Ketiban Berkah Bisnis Pertambangan
[]
Reporter: Aris Nurjani | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas yang meningkat sepanjang tahun lalu berdampak positif pada kinerja PT United Tractors Tbk (UNTR). Pendapatan UNTR di tahun lalu naik 31,67% secara year on year (yoy) menjadi Rp 79,46 triliun. Laba bersih anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) ini juga meningkat 71,42% jadi Rp 10,28 triliun. 

Menurut Kepala Riset Henan Putihrai Sekuritas Robertus Yanuar Hardy, realisasi laba UNTR lebih tinggi sekitar 5%-10% dibanding proyeksi yang dibuatnya. Kenaikan harga komoditas, pertumbuhan bisnis kontraktor batubara dan tingginya penjualan alat berat mengerek kinerja UNTR.

Analis Ciptadana Sekuritas Arief Budiman dalam riset 1 Maret 2022 menuliskan, realisasi laba bersih UNTR hanya memenuhi 98% proyeksi mereka, namun telah memenuhi 104% dari konsensus analis. Sementara pendapatan UNTR mengalahkan ekspektasi Ciptadana, yakni memenuhi 111%. "Kenaikan pendapatan UNTR karena segmen mesin konstruksi," kata dia. 

Baca Juga: Emiten Mengerek Capex Demi Ekspansi

Analis NH Korindo Sekuritas Indonesia Cindy Alicia Ramadhania juga sepakat menyebut, kenaikan pendapatan UNTR sepanjang tahun lalu disebabkan permintaan segmen mesin konstruksi meningkat 70,02% secara tahunan menjadi Rp 22,8 triliun. 

Segmen ini berkontribusi 29% pada pendapatan UNTR. "Total volume penjualan segmen alat berat, Komatsu sepanjang 2021 naik 97,44% menjadi 3.088 unit dibandingkan akhir 2020 sebanyak 1.564 uni," ujar Cindy. Tren peningkatan permintaan alat berat berlanjut pada tahun ini. 

Selama Januari 2022, UNTR mencatat penjualan sebanyak 530 unit, naik dari Desember 2021 sebanyak 138 unit. Cindy memperkirakan, sampai akhir 2022, UNTR menargetkan bisa menjual alat berat Komatsu mencapai 3.700 unit.

Cindy menyebut, permintaan alat berat didorong kenaikan harga batubara. "Kontribusi penjualan alat berat di segmen tambang sebesar 53%, konstruksi sebesar 25%, kehutanan 12% dan agribisnis menyumbang 10%," ujar dia. 

Cindy menjelaskan, kenaikan harga batubara hingga 301,94% akan mendorong ekspansi penambang batubara. Tak hanya itu, harga CPO sepanjang tahun ini juga telah naik. Efeknya kebutuhan akan alat berat pun meningkat. 

Baca Juga: Harga Emas Berkilau, Begini Rencana Bisnis United Tractors (UNTR)

Tak hanya itu, Cindy mengatakan, UNTR juga diuntungkan oleh segmen bisnis tambang emas yang ditargetkan bisa menghasilkan 300.000 ons troi. "Hingga akhir 2021, volume penjualan emas milik UNTR mencapai 330.000 ons troi naik 3,12% secara yoy, Pada Januari 2022, UNTR telah menjual 25.000 ons troi," jelas Cindy. 

Kenaikan kinerja

Segmen pertambangan emas berkontribusi 10% dari total pendapatan. Kontribusi pendapatan terbesar masih dari kontraktor pertambangan sebesar 42%, pertambangan batubara 17% dan industri konstruksi 2%. 

Analis Trimegah Sekuritas, Hasbie dalam riset 1 Maret 2022 menuliskan, tahun ini UNTR bisa membukukan laba bersih Rp 14,2 triliun, dengan  pendapatan  Rp 92,6 triliun. "Kenaikan kinerja di tahun ini akan ditopang oleh penjualan Komatsu yang lebih tinggi. Bisnis kontraktor pertambangan juga sudah bisa tumbuh karena sudah tidak lagi memberikan diskon tarif," ujar dia. Pelanggan utama UNTR seperti PTBA, KPC dan lainnya mencatatkan volume overburden yang tinggi di 2021. 

UNTR juga akan diuntungkan oleh segmen bisnis pertambangan batubara. Arief yakin pada tahun 2022 pendapatan dan laba bersih UNTR bisa mencapai Rp 87,1 triliun dan Rp 12,9 triliun. 

Para analis memberi rekomendasi beli bagi UNTR. Hasbie mematok target harga di Rp 33.000. Target harga Arief dan Cindy masing-masing 
Rp 31.000 dan Rp 31.200.      

Baca Juga: Yuk Intip, Rekomendasi Saham United Tractors (UNTR) yang Punya Kinerja Mentereng

Bagikan

Berita Terbaru

Tokenisasi Real World Asset (RWA), Pintu Baru Pasar Modal
| Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:53 WIB

Tokenisasi Real World Asset (RWA), Pintu Baru Pasar Modal

Tantangan terbesar RWA pada validasi aset, yaitu memastikan token didukung aset riil dengan nilai yang sesuai.

Intip Isi Portofolio Investasi Direktur Keuangan Krom Bank, Alvin James
| Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Intip Isi Portofolio Investasi Direktur Keuangan Krom Bank, Alvin James

Pengalaman panjang di industri keuangan membuat Direktur Keuangan Krom Bank semakin selektif dalam mengelola portofolio investasinya.

Mengenal Ego Odysseus Dalam Memimpin
| Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Mengenal Ego Odysseus Dalam Memimpin

​Mencari orang yang pintar, visioner dan berwawasan luas itu memang sulit. Namun, jauh lebih sulit lagi mencari orang yang bijak.

Menekan Produksi Emisi Karbon Lewat Bata Ringan
| Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Menekan Produksi Emisi Karbon Lewat Bata Ringan

Bata ringan bukan hanya material konstruksi, ia juga bagian dari upaya mengurangi konsumsi energi dan emisi karbon.

 
Layar Bioskop yang Merambah Bisnis Nobar Hingga Pijat
| Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Layar Bioskop yang Merambah Bisnis Nobar Hingga Pijat

Bioskop makin ekspansif mengembangkan bisnis dengan menggarap lini usaha non penayangan film. Seperti apa peluangnya?

Saat Bank Berebut Pasar Paylater
| Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Saat Bank Berebut Pasar Paylater

Paylater perbankan terus memperbesar pijakan di tengah perubahan kebiasaan masyarakat dalam bertransaksi.

Belibis Liar di Telaga Warna
| Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Belibis Liar di Telaga Warna

​Sebelum dekade 2000, daging itik tidak laku. Para pebisnis mencari cara agar itik jantan mereka jadi uang. 

Tak Sebatas di Layar, AI Mulai Menempel di Tubuh
| Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Tak Sebatas di Layar, AI Mulai Menempel di Tubuh

Kecerdasan buatan (AI) mulai bergerak keluar dari layar ponsel, laptop, atau tablet ke perangkat yang melekat pada tubuh manusia.

Peluang Mengutip Cuan dari Peristiwa Perpisahan
| Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:50 WIB

Peluang Mengutip Cuan dari Peristiwa Perpisahan

Momen perpisahan di tempat kerja justru melahirkan ceruk bisnis cendera mata perpisahan yang kini banyak diminati.

Nasabah Bank Semakin Sering Pakai Layanan BI-FAST
| Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:50 WIB

Nasabah Bank Semakin Sering Pakai Layanan BI-FAST

Volume transaksi BI-FAST menembus 2,9 miliar transaksi di semester I-2026, tumbuh 32,42% secara tahunan. 

INDEKS BERITA