Zona Kuning Covid-19 Meningkat, Pemerinta Daerah Harus Terus Waspada

Jumat, 07 Mei 2021 | 15:13 WIB
Zona Kuning Covid-19 Meningkat, Pemerinta Daerah Harus Terus Waspada
[ILUSTRASI. Per 2 Mei 2021, jumlah daerah di zona merah Covid-19 menurun, namun jumlah daerah di zona kuning meningkat.iKONTAN/Fransiskus Simbolon]
Reporter: Herry Prasetyo | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penanganan pandemi Covid-19 menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Berdasarkan peta zonasi risiko Covid-19 per 2 Mei 2021, jumlah daerah yang berada di zona merah alias zona risiko tinggi menurun. 

Meski begitu, pemerintah daerah tetap perlu waspada. Sebab, jumlah daerah di zona kuning alias zona dengan risiko rendah meningkat.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, per 2 Mei 2020, jumlah kabupaten/kota yang berada di zona merah sebanyak 14 daerah.  Pada pekan sebelumnya, daerah yang berada di zona merah masih ada sebanyak 19 kabupaten/kota. 

Baca Juga: Dividen Dibawa Pulang Investor Asing, Devisa Indonesia Berpotensi Tertekan

Jumlah daerah yang berada di zona oranye alias zona risiko sedang juga menurun. Pada pekan lalu, tercatat 318 kabupaten/kota berada di zona oranya, turun dari pekan sebelumnya sebanyak 340 daerah. 

Sementara daerah yang berada di zona kuning meningkat menjadi 173 kabupaten/kota dari 146 kabupaten/kota pada pekan sebelumnya. 

Satgas Penanganan Covid-19 menyebutkan, meski zona kuning merupakan zona risiko rendah, pemerintah daerah harus segera mengantisipasi.

"Kenaikan di zona kuning harus menjadi alarm bagi kita semua untuk segera mengantisipasi agar jumlahnya menurun, bukan berpindah ke zona merah atau kuning, melainkan berpindah ke zona hijau," Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/5/2021) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga: Dinilai Kontraproduktif, Rencana Pemerintah Menaikkan PPN Terus Ditentang

Sejumlah daerah mengalami perbaikan dalam penanganan Covid-19. Sebanyak 47 kabupaten/kota yang di pekan sebelumnya berada di zona oranye bergeser ke zona kuning pada pekan lalu. Lalu, ada 13 kabupaten/kota yang pada pekan sebelumnya berada di zona merah bergeser ke zona oranye pada pekan lalu. 

Namun, sejumlah daerah lain justru mengalami kenaikan risiko Covid-19. Sebanyak 20 kabupaten/kota bergeser dari zona kuning ke zona oranye. Lalu, ada delapan kabupaten/kota yang bergeser dari zona oranye ke zona merah. 

Wiku mengatakan, dinamika zonasi risiko sangat besar. Setiap minggu peta zonasi risiko Covid-19 bisa berubah. "Ini tandanya bahwa bukan tidak mungki untuk mengubah stataus zonasi kabupaten/kota dalam waktu singkat apabila terjadi perubahan kedisiplinan protokol kesehatan di masyarakat," kata Wiku. 

Menurut Wiku, pencapaian penanganan Covid-19 yang membaik di sejumlah daerah jangan membuat semua pihak terlena. Apalagi, dalam waktu dekat, masyarakat Indonesia akan segera menyambut Hari Raya Idul Fitri 

Baca Juga: Proses Restrukturisasi Berlanjut, Sebagian Masalah Utang Waskita Karya (WSKT) Tuntas

Wiku meminta masyarakat dan pemerintah daerah diminta kembali meningkatkan disiplin protokol kesehatan dan menghindari bepergian untuk menekan penularan di tengah masyarakat. 

Masyarakat juga diminta untuk mematuhi kebijakan peniadaan mudik yang resmi diberlakukan pada periode 6 Mei hingga 17 Mei 2021. "Kebijakan ini upaya perlindungan yang dilakukan pemerintah kepada masyarakat dari potensi penularan COVID-19," kata Wiku.

Selanjutnya: Hati-Hati, Entitas Investasi Ilegal Menduplikasi Nama Entitas yang Memiliki Legalitas

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

 

Bagikan

Berita Terbaru

Tambahan Anggaran PU Rp 36,91 Triliun, Harapan Baru atau Sekadar Penyangga bagi BUMN?
| Senin, 09 Februari 2026 | 13:00 WIB

Tambahan Anggaran PU Rp 36,91 Triliun, Harapan Baru atau Sekadar Penyangga bagi BUMN?

Upaya Pemerintah menambah anggaran Rp 36,91 triliun guna mempercepat pembangunan infrastruktur, dianggap bisa menjadi suplemen bagi BUMN Karya.

Ramadan Dongkrak Trafik Data, Saham ISAT Masih Layak Dicermati?
| Senin, 09 Februari 2026 | 11:00 WIB

Ramadan Dongkrak Trafik Data, Saham ISAT Masih Layak Dicermati?

Kinerja PT Indosat Tbk (ISAT) ada di jalur pemulihan yang semakin berkelanjutan. Sejak akhir 2025, ISAT mencatat lonjakan signifikan trafik data.

Ditopang Normalisasi AMMN & Tambahan PI Corridor, Kinerja MEDC Diproyeksikan Melesat
| Senin, 09 Februari 2026 | 08:37 WIB

Ditopang Normalisasi AMMN & Tambahan PI Corridor, Kinerja MEDC Diproyeksikan Melesat

Dalam jangka pendek, saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dipandang masih dalam fase downtrend.

Prospek ERAL Masih Menarik, Meski Tengah Menanti Kepastian Insentif Mobil Listrik
| Senin, 09 Februari 2026 | 08:25 WIB

Prospek ERAL Masih Menarik, Meski Tengah Menanti Kepastian Insentif Mobil Listrik

PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) berencana menambah gerai baru sekaligus menghadirkan produk dan merek baru di berbagai segmen usaha.

Free Float Naik ke 15%, Emiten yang Tak Butuh Pendanaan Pasar Modal bisa Go Private?
| Senin, 09 Februari 2026 | 08:00 WIB

Free Float Naik ke 15%, Emiten yang Tak Butuh Pendanaan Pasar Modal bisa Go Private?

Di rancangan peraturan terbaru, besaran free float dibedakan berdasarkan nilai kapitalisasi saham calon emiten sebelum tanggal pencatatan.

Menakar Daya Tarik Obligasi ESG: Menimbang Return dan Feel Good
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:31 WIB

Menakar Daya Tarik Obligasi ESG: Menimbang Return dan Feel Good

Obligasi bertema ESG dan keberlanjutan akan meramaikan penerbitan surat utang di 2026. Bagaimana menakar daya tariknya?

Dharma Polimetal (DRMA) Produksi Baterai Motor Listrik
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:29 WIB

Dharma Polimetal (DRMA) Produksi Baterai Motor Listrik

Strategi tersebut ditempuh melalui penguatan kapabilitas manufaktur, diversifikasi produk bernilai tambah, serta integrasi ekosistem bisnis.

Pebisnis Minta Kepastian Izin Impor Daging Sapi
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:23 WIB

Pebisnis Minta Kepastian Izin Impor Daging Sapi

Para pelaku usaha tengah menantikan kepastian izin impor yang belum terbit. Padahal, saat ini sudah melewati waktu proses.

Kebijakan Pemerintah Jadi Sorotan, Dampak Buruknya ke Pasar SBN
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:50 WIB

Kebijakan Pemerintah Jadi Sorotan, Dampak Buruknya ke Pasar SBN

Investor asing mencatat jual neto Rp 2,77 triliun di SBN. Tekanan jual ini diprediksi berlanjut hingga Kuartal I 2026. Pahami risikonya.

Prospek Kredit Perbankan Akan Lebih Bergairah
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:30 WIB

Prospek Kredit Perbankan Akan Lebih Bergairah

​Didorong penurunan suku bunga dan program pemerintah, OJK dan BI memproyeksikan kredit perbankan tumbuh hingga dua digit tahun ini,

INDEKS BERITA

Terpopuler