Bulan Ini Bakal Terbit Payung Hukum, Komersialisasi Abu Batubara FABA Terbuka Lebar

Kamis, 01 April 2021 | 07:26 WIB
Bulan Ini Bakal Terbit Payung Hukum, Komersialisasi Abu Batubara FABA Terbuka Lebar
[ILUSTRASI. FABA berpotensi menjadi komoditas baru turunan batubara hasil pembakaran PLTU yang bisa dikomersialisasi.]
Reporter: Intan Nirmala Sari, Muhammad Julian | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bulan ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan menerbitkan aturan pelaksana dan aturan teknis tentang pemanfaatan abu batubara atau fly ash and bottom ash (FABA). Sejalan dengan itu, ke depan FABA berpotensi menjadi komoditas baru turunan batubara hasil pembakaran pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang bisa dikomersialisasi.

Ketua Umum Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) Arthur Simatupang yakin pemanfaatan FABA justru akan mampu mendukung kelestarian lingkungan dengan minimnya penimbunan. "Apalagi produk turunan bisa dimanfaatkan oleh industri lain," kata dia kepada KONTAN, Selasa (30/3).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Pergerakan Rupiah Menanti Data Ekonomi Domestik Terbaru
| Selasa, 07 Juli 2026 | 06:00 WIB

Pergerakan Rupiah Menanti Data Ekonomi Domestik Terbaru

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup turun -0,18% secara harian ke level Rp 17.995 per dolar AS pada Senin (6/7).

Kesepakatan Baru Indonesia-Singapura
| Selasa, 07 Juli 2026 | 05:35 WIB

Kesepakatan Baru Indonesia-Singapura

Pertemuan antara Indonesia dan Singapura sudah menghasilkan sebanyak 26 kerja sama di berbagai bidang.

Pemerintah Kaji Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
| Selasa, 07 Juli 2026 | 05:15 WIB

Pemerintah Kaji Kebijakan Bebas Visa Kunjungan

Bakal ada sebanyak tujuh negara plus satu negara prioritas yang bakal mendapatkan kebijakan bebas visa kunjungan.

Ekspor Topang Industri Komponen Otomotif
| Selasa, 07 Juli 2026 | 05:10 WIB

Ekspor Topang Industri Komponen Otomotif

Industri komponen otomotif nasional saat ini masih terus menunggu arah kebijakan pemerintah sebelum melakukan ekspansi.

Menagih Bank Sokong Program 3 Juta Rumah
| Selasa, 07 Juli 2026 | 05:10 WIB

Menagih Bank Sokong Program 3 Juta Rumah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengubah implementasi dari SLIK untuk mempermudah pembiayaan rumah subsidi.

Meramu Keadilan bagi Kelas Menengah
| Selasa, 07 Juli 2026 | 05:01 WIB

Meramu Keadilan bagi Kelas Menengah

Bantuan pangan perlu dikaitkan dengan syarat pembangunan manusia, semisal kehadiran anak di sekolah dan imunisasi.

Penarikan Kendaraan Turun Meski Kredit Macet Multifinance Naik
| Selasa, 07 Juli 2026 | 04:50 WIB

Penarikan Kendaraan Turun Meski Kredit Macet Multifinance Naik

Rasio Non Performing Financing (NPF) multifinance berada di level 2,89% per April 2026, meningkat dari bulan yang sama di 2025 sebesar 2,43%.

Prediksi IHSG Selasa (7/7): Ada Peluang Menguat
| Selasa, 07 Juli 2026 | 04:50 WIB

Prediksi IHSG Selasa (7/7): Ada Peluang Menguat

IHSG mengakumulasi kenaikan 1,64% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG masih melemah 31,58%.

E-wallet Bukan Lagi Sekadar Bayar, Tapi Bisa Menjadi Solusi Finansial
| Senin, 06 Juli 2026 | 17:20 WIB

E-wallet Bukan Lagi Sekadar Bayar, Tapi Bisa Menjadi Solusi Finansial

Persaingan dompet digital bergeser dari sekadar transaksi pembayaran menuju layanan pengelolaan keuangan. 

 
BI Diramal Naikkan Suku Bunga di Waktu Dekat, Ekonom Jabarkan Akar Masalah & Imbasnya
| Senin, 06 Juli 2026 | 17:14 WIB

BI Diramal Naikkan Suku Bunga di Waktu Dekat, Ekonom Jabarkan Akar Masalah & Imbasnya

BI diprediksi akan menaikkan BI rate sebesar 50 basis poin menjadi 6,25% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) 22 Juli mendatang.

INDEKS BERITA