Dua Hartawan Dunia Ini Mengalami Perubahan Nilai Kekayaan di Hari yang Sama

Jumat, 04 Februari 2022 | 08:10 WIB
Dua Hartawan Dunia Ini Mengalami Perubahan Nilai Kekayaan di Hari yang Sama
[ILUSTRASI. Jeff Bezos dan Mark Zuckerberg ]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - BENGALUR. Perdagangan di bursa saham Amerika Serikat (AS), Kamis (3/1), membawa dampak yang kontras terhadap kekayaan dua orang hartawan dunia ini. Nilai kekayaan bersih Mark Zuckerberg turun hingga US$ 29 miliar akibat saham Meta Platforms Inc mengalami penurunan terbesarnya dalam satu hari. Sedang Jeff Bezos mengalami peningkatan harta hingga US$ 20 miliar berkat cemerlangnya kinerja Amazon.com Inc.

Penurunan harga hingga 26% menghapus nilai kapitalisasi pasar Meta lebih dari US$ 200 miliar dalam satu hari. Ini merupakan penurunan market cap terbesar yang pernah dialami emiten di AS dalam satu hari perdagangan.

Mengutip Forbes, penurunan harga saham itu mengakibatkan nilai kekayaan bersih sang pendiri sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Zuckerberg turun menjadi US$ 85 miliar. Zuckerberg memiliki sekitar 12,8% saham raksasa teknologi yang sebelumnya dikenal sebagai Facebook.

Bezos, pendiri sekaligus chairman Amazon, memiliki sekitar 9,9% saham pemilik platform e-commerce itu, menurut data Refinitiv. Dia juga orang terkaya ketiga di dunia, menurut Forbes.

 Baca Juga: Saham Pemilik Facebook Rontok, Indeks Sektor Teknologi Tertekan

Laba yang dibukukan Amazon selama kuartal terakhir melonjak berkat investasinya di perusahaan kendaraan listrik Rivian. Perusahaan mengatakan akan menaikkan harga tahunan langganan Prime di AS, mengirimkan sahamnya naik 15% dalam perdagangan yang diperpanjang dan mempersiapkannya untuk kenaikan persentase terbesar sejak Oktober 2009 pada hari Jumat.

Kekayaan bersih Bezos naik 57% menjadi US$ 177 miliar pada tahun 2021 dari tahun sebelumnya, menurut Forbes. Sebagian besar kenaikan itu berasal dari ledakan bisnis Amazon selama pandemi ketika orang-orang sangat bergantung pada belanja online.

Penurunan kekayaan satu hari Zuckerberg adalah salah satu yang terbesar yang pernah ada dan terjadi setelah bos Tesla Inc, Elon Musk, kehilangan harta potensial hingga US$ 35 miliar pada bulan November. Musk, orang terkaya di dunia, kemudian mensurvei pengguna Twitter apakah dia harus menjual 10% sahamnya di pembuat mobil listrik. Saham Tesla belum pulih dari aksi jual yang dihasilkan.

 Baca Juga: Wall Street Tumbang, Kapitalisasi Facebook Anjlok US$ 200 Miliar

Setelah kekayaan bersihnya turun US$ 29 miliar, Zuckerberg tergeser ke posisi ke-12 dalam daftar miliarder real-time Forbes, di bawah mogul bisnis India Mukesh Ambani dan Gautam Adani.

Yang pasti, perdagangan saham teknologi tetap bergejolak karena investor berjuang untuk memperhitungkan dampak inflasi yang tinggi dan perkiraan kenaikan suku bunga. Saham Meta bisa pulih lebih cepat daripada nanti, dengan pukulan terhadap kekayaan Zuckerberg tetap di atas kertas.

Zuckerberg menjual saham Meta senilai $ 4,47 miliar tahun lalu, sebelum pelemahan sektor teknologi pada 2021. Penjualan saham dilakukan sebagai bagian dari rencana perdagangan  yang telah ditentukan sebelumnya, yang digunakan para eksekutif untuk menghilangkan kekhawatiran tentang perdagangan orang dalam.

 

Bagikan

Berita Terbaru

KPK Mulai Menyasar Biro Haji dan Umrah
| Selasa, 13 Januari 2026 | 05:10 WIB

KPK Mulai Menyasar Biro Haji dan Umrah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami keterlibatan PIHK dan biro travel di kuota tambahan haji. 

Bulog Mulai Tawarkan Beras untuk Ekspor
| Selasa, 13 Januari 2026 | 05:05 WIB

Bulog Mulai Tawarkan Beras untuk Ekspor

Perum Bulog sudah menawarkan beras kelas premium ke negara-negara di kawasan yang tergabung dalam ASEAN.

Saham Big Cap Rontok: Waspada Ketegangan Global Pengaruhi IHSG
| Selasa, 13 Januari 2026 | 04:50 WIB

Saham Big Cap Rontok: Waspada Ketegangan Global Pengaruhi IHSG

IHSG masih tercatat menguat 0,29% dalam lima hari perdagangan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG menguat 2,75%.

Lampu Kuning Kualitas Kredit Fintech Lending
| Selasa, 13 Januari 2026 | 04:50 WIB

Lampu Kuning Kualitas Kredit Fintech Lending

OJK mencatat tingkat wanprestasi di atas 90 hari alias TWP90 di industri fintech lending menembus 4,33% pada November 2025.

Fenomena Jastiper dan Ancaman Bocornya Penerimaan Pajak
| Selasa, 13 Januari 2026 | 04:34 WIB

Fenomena Jastiper dan Ancaman Bocornya Penerimaan Pajak

Tanpa pengawasan yang memadai, praktik belanja lintas negara melalui live shopping berisiko terus memperlebar celah fiskal.

Industri Sekuritas Yakin Transaksi Saham Tahun Ini Makin Tebal
| Selasa, 13 Januari 2026 | 04:15 WIB

Industri Sekuritas Yakin Transaksi Saham Tahun Ini Makin Tebal

Rata-rata nilai transaksi harian saham ikut melompat 40,6% hingga mencapai Rp 18,06 triliun pada tahun 2025.

IHSG Loyo di Awal Pekan Kedua Januari, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Selasa, 13 Januari 2026 | 04:05 WIB

IHSG Loyo di Awal Pekan Kedua Januari, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada perdagangan Senin (12/1). Simak rekomendasi saham untuk perdagangan Selasa (13/1).

AS Umumkan Data Inflasi Hari Ini, Ekonom Prediksi Inflasi Mencapai 2,7% di Desember
| Selasa, 13 Januari 2026 | 03:30 WIB

AS Umumkan Data Inflasi Hari Ini, Ekonom Prediksi Inflasi Mencapai 2,7% di Desember

Konsensus ekonom memprediksi inflasi AS Desember 2025 tetap 2,7%. Data ini akan jadi penentu kebijakan The Fed. 

Harga Minyak Lesu, Saham Migas Masih Simpan Peluang di 2026
| Senin, 12 Januari 2026 | 13:00 WIB

Harga Minyak Lesu, Saham Migas Masih Simpan Peluang di 2026

Sektor migas dinilai lebih cocok sebagai peluang trading hingga investasi selektif, bukan lagi sektor spekulatif berbasis lonjakan harga komoditas

Menakar Peluang Cuan Saham Migas di 2026 di Tengah Normalisasi Harga Minyak Dunia
| Senin, 12 Januari 2026 | 10:15 WIB

Menakar Peluang Cuan Saham Migas di 2026 di Tengah Normalisasi Harga Minyak Dunia

Harga minyak dunia 2026 diprediksi US$ 56 per barel, begini rekomendasi saham RATU, ELSA, MEDC, ENRG, hingga PGAS.

INDEKS BERITA