Berita

Empat Poin Pengupahan di RUU Cipta Kerja Ini, Bikin Kisruh

Kamis, 20 Agustus 2020 | 09:08 WIB
Empat Poin Pengupahan di RUU Cipta Kerja Ini, Bikin Kisruh

ILUSTRASI. Salah satu poin pengupahan yang ditolak pekerja yakni perhitungan kenaikan upah tahunan yang berubah. Kelak, tidak ada lagi komponen inflasi sebagai angka acuan kenaikan upah minimum. Jadi, hanya ada komponen pertumbuhan ekonomi. ANTARA FOTO/Sigid Kurnia

Kontan + Kompas.id : Rp 95.000 Hemat hingga 55%

Reporter: Abdul Basith Bardan, Fahriyadi, Vendy Yhulia Susanto | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Polemik pembahasan klaster ketenagakerjaan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja masih memanas. Setidaknya, ada empat poin skema pengupahan yang memantik kontroversi antara pekerja dan pengusaha.

Poin pertama, upah minimum kabupaten/kota dan sektoral hilang. Nanti, hanya akan ada upah minimum provinsi (UMP).

Terbaru
IHSG
7.053,15
0.39%
-27,37
LQ45
1.001,74
0.26%
-2,58
USD/IDR
15.647
-0,34
EMAS
981.000
0,10%
Terpopuler