Fintech Keteteran Jaga Profitabilitas
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keuntungan industri fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) mulai tergerus di tengah kenaikan biaya operasional dan memburuknya kualitas kredit. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat laba industri fintech lending turun 21,68% secara tahunan menjadi Rp 680 miliar per Maret 2026.
Penurunan laba terjadi seiring melonjaknya rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO). OJK mencatat BOPO industri naik dari 77,88% pada Maret 2025 menjadi 86,68% pada Maret 2026. Kenaikan beban mencerminkan makin beratnya ongkos operasional yang harus ditanggung penyelenggara fintech lending.
