Berita

Garap Blok Migas di Afrika, Emiten Group Bakrie Tengah Mencari Dana

Rabu, 11 September 2019 | 06:47 WIB

ILUSTRASI. Energi Mega Persada Tbk ENRG

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) masih agresif mencari cadangan minyak dan gas bumi (migas) baru.

Kabar teranyar, emiten milik Grup Bakrie ini mulai memperluas bisnis migas ke Mozambik, Afrika.

Melalui anak usahanya, Buzi Hidrocarbons Pte Ltd, Energi Mega Persada meneken kesepakatan bisnis dengan Empressa Nacional de Hidrocarbinatos (ENH) dalam pengelolaan Blok Buzi EPCC di Mozambik.

Di blok itu, ENRG menguasai kepemilikan 75% saham dan ENH memiliki 25% saham.

Jika tidak ada hambatan, Energi Mega Persada mulai mengebor Blok Buzi pada Oktober tahun ini.

"Pada kuartal keempat tahun ini, kami berencana mengebor dua sumur gas," ungkap Investor Relations PT Energi Mega Persada Tbk, Herwin Hidayat kepada KONTAN, kemarin.

Baca Juga: ENRG peroleh laba bersih US$ 26,61 juta pada semester I-2019

Berdasarkan catatan ENRG, cadangan Blok Buzi EPCC saat ini mencapai 280 miliar kaki kubik gas (mmscfd), yang merupakan cadangan gas terbukti dan terukur.

Namun potensi produksi gas di blok tersebut masih menunggu hasil pengeboran di dua sumur yang bakal bergulir pada Oktober nanti.

Saat ini, volume cadangan Blok Buzi EPCC sekitar 25% dari total cadangan terbukti dan terukur ENRG.

Nah, untuk melaksanakan eksplorasi dan pengembangan Blok Buzi EPCC, manajemen ENRG membutuhkan dana lebih dari US$ 50 juta.

"Kami akan memperoleh pendanaan tersebut melalui project financing atau vendor financing," terang Herwin.

Main di dalam negeri

Selanjutnya
Halaman   1 2
Reporter: Ika Puspitasari
Editor: Tedy Gumilar

IHSG
6.236,69
0.28%
17,26
LQ45
985,92
0.27%
2,68
USD/IDR
14.100
0,57
EMAS
753.000
0,00%

Baca juga