Go-Jek Dapat Suntikan Dana dari Google Hingga Tencent Senilai US$ 1 Miliar

Jumat, 01 Februari 2019 | 14:51 WIB
Go-Jek Dapat Suntikan Dana dari Google Hingga Tencent Senilai US$ 1 Miliar
[]
Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Go-Jek meraih pendanaan baru dari beberapa raksasa internet, seperti Google, JD.com Inc, dan Tencent Holdings Ltd. Menurut sumber Bloomberg yang mengetahui transaksi tersebut mengungkapkan, nilai pendanaan seri F itu mencapai dari US$ 1 miliar. Ini membuat valuasi Go-Jek saat ini ditaksir mencapai US$ 10 miliar. 

Kucuran dana segar itu juga berasal dari Mitsubishi Corporation dan Provident Capital. CEO Gojek Group Nadiem Makarim mengatakan, setelah putaran pendanaan ini, para pendiri Gojek akan tetap memiliki kontrol terhadap pengambilan keputusan dan penentuan arah kebijakan perusahaan. 

"Putaran pendanaan ini juga menunjukkan kepercayaan serta keyakinan investor terhadap kemampuan tim kami dalam mewujudkan visi perusahaan," ujar Nadiem Makarim, Jumat (1/2). 

Dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi perusahaan di kawasan Asia Tenggara. Sebelumnya, Go-Jek juga telah meluncurkan platformnya di Singapura, Vietnam dan Thailand.

Saat ini, gross transaction value (GTV) Go-Jek di di Asia Tenggara mencapai lebih dari US$ 9 miliar. Sementara itu total volume transaksi pada 2018 mencapai 2 miliar.

Bagikan

Berita Terbaru

Widodo Makmur Perkasa (WMPP) Intip Peluang di Pasar ASEAN
| Jumat, 10 April 2026 | 05:20 WIB

Widodo Makmur Perkasa (WMPP) Intip Peluang di Pasar ASEAN

WMPP buka peluang kerjasama dengan perusahaan multinasional Amerika Serikat (AS) Tyson Foods, untuk memperkuat posisi bisnisnya.

Digempur Gejolak Geopolitik, Ini Ekspansi dan Target ABMM di Sepanjang 2026
| Jumat, 10 April 2026 | 05:12 WIB

Digempur Gejolak Geopolitik, Ini Ekspansi dan Target ABMM di Sepanjang 2026

ABMM berfokus pada pengamanan volume produksi melalui aset-aset strategis baru untuk memitigasi risiko penurunan harga di masa depan.

Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Untuk Jumat (10/4) Setelah Naik Sepekan
| Jumat, 10 April 2026 | 05:00 WIB

Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Untuk Jumat (10/4) Setelah Naik Sepekan

IHSG mengakumulasi kenaikan 1,71% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG masih turun 15,49%.​

ALTO Perkuat Solusi Kejar Pertumbuhan Transaksi
| Jumat, 10 April 2026 | 04:30 WIB

ALTO Perkuat Solusi Kejar Pertumbuhan Transaksi

CEO ALTO Network Gretel Griselda menyebut dominasi QRIS kian kuat. Namun, ketergantungan pada QRIS sekaligus menjadi tantangan.

Darya-Varia Laboratoria (DVLA) Mencermati Efek Geopolitik
| Jumat, 10 April 2026 | 04:20 WIB

Darya-Varia Laboratoria (DVLA) Mencermati Efek Geopolitik

Situasi geopolitik global, terutama konflik di Timur Tengah, berpotensi memengaruhi ketersediaan bahan baku farmasi.

Rencana Insentif Motor Listrik Kembali Menyala
| Jumat, 10 April 2026 | 04:10 WIB

Rencana Insentif Motor Listrik Kembali Menyala

Pembahasan insentif masih berlangsung dan belum ada keputusan terkait besaran bantuan yang akan diberikan pada tahun ini.

Ekspansi Multifinance Lebih Selektif
| Jumat, 10 April 2026 | 04:00 WIB

Ekspansi Multifinance Lebih Selektif

Pembiayaan tumbuh, namun risiko masih mengintai.                                                         

Ambisi Baru Grup Bakrie: Gagal Otomotif 1998, Kini Rebut Dominasi Mobil EV Nasional
| Kamis, 09 April 2026 | 12:29 WIB

Ambisi Baru Grup Bakrie: Gagal Otomotif 1998, Kini Rebut Dominasi Mobil EV Nasional

VKTR Bakrie pimpin penguasaan ekosistem EV nasional dengan fokus kendaraan niaga. Target hemat subsidi US$5 miliar per tahun.

Kenaikan Harga Avtur Mengancam Sektor Pariwisata dan Hotel
| Kamis, 09 April 2026 | 11:00 WIB

Kenaikan Harga Avtur Mengancam Sektor Pariwisata dan Hotel

Pasokan minyak berpotensi akan tetap terganggu karena rusaknya kilang minyak di beberapa negara, seperti Qatar dan Kuwait.

Lotte Chemical Beberkan Kondisi Bisnis, Produksi Turun Imbas Konflik di Selat Hormuz
| Kamis, 09 April 2026 | 09:30 WIB

Lotte Chemical Beberkan Kondisi Bisnis, Produksi Turun Imbas Konflik di Selat Hormuz

PT Lotte Chemical Indonesia mendesak penyederhanaan regulasi birokrasi guna mempercepat proses impor bahan baku pengganti.

INDEKS BERITA