IHSG Rawan Melemah, Ini Menu Saham Hari Ini

Jumat, 26 Juni 2020 | 05:00 WIB
IHSG Rawan Melemah, Ini Menu Saham Hari Ini
[ILUSTRASI. ]
Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,37% ke level 4.896,73 kemarin, Kamis (25/6).

Pelemahan IHSG kemarin diserert oleh seluruh sektor saham yang kompak memerah.

Indeks saham sektor konstruksi menjadi indeks dengan penurunan terdalam, mencapai 2,03%. Selain itu, indeks saham sektor barang konsumsen turun 1,72% dan indeks saham sektor manufaktur turun 1,55%

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai, IHSG hari ini masih akan terseret sentimen global, seperti pergerakan bursa global dan stimulus negara-negara Eropa untuk menghadapi Covid-19.

Baca Juga: Anomali Saham TLKM, Dividen Jumbo Tapi Diganjal Masalah TELE

"Kami memperkirakan IHSG cenderung terkoreksi dengan rentang pergerakan 4.880-5.000, terang Herditya, kemarin.

Senada, Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani menilai, IHSG hari ini masih berpeluang melemah. Sentimen utama pelemahan IHSG hari ini adalah lonjakan kasus Covid-19 dan kekhawatiran pelaku pasar akan melambatnya pertumbuhan ekonomi global.

 

International Monetary Fund (IMF) memprediksi, ekonomi dunia akan mengalami kontraksi 4,9% tahun ini. Angka tersebut lebih rendah 1,9% jika dibandingkan dengan proyeksi bulan April lalu yang memperkirakan produk domestik bruto (PDB) global terkontraksi 3%.

Baca Juga: 13 MI Jadi Tersangka Baru Korupsi Jiwasraya, Ini Produk Beserta Nilai Kerugiannya

Hendriko memprediksi IHSG hari ini akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. "Level support di 4.831-4.844 dan resistance di 4.920-5.000, kata dia.

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya juga memprediksi IHSG masih memiliki ruang melemah yang cukup besar. Sentimen negatif global serta melemahnya nilai tukar rupiah turut memberikan dampak negatif terhadap pergerakan indeks saham.

Baca Juga: Tiphone (TELE) Gagal Bayar, Kerugian Investasi Telkom (TLKM) Bisa Bertambah

Namun, koreksi ini ia nilai masih wajar. William menyebut momentum ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi beli dengan target jangka pendek.

Proyeksi William, IHSG hari ini berpotensi melemah dengan kisaran 4.789-4.971. Saham yang perlu dicermat pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini antara lain: saham ICBP, saham MYOR, saham SMGR, saham SRIL, saham UNVR, dan saham BBCA.

Sementara Herditya merekomendasikan buy on weaknes saham JPFA, BSDE, serta BBNI dan sell on strength saham JSMR. 

Bagikan

Berita Terbaru

Saham MAPI Resilien Terjang Gejolak Pasar, Ditopang Akumulasi Institusi Asing
| Senin, 22 Juni 2026 | 07:46 WIB

Saham MAPI Resilien Terjang Gejolak Pasar, Ditopang Akumulasi Institusi Asing

Karakteristik konsumen dari kalangan kelas menengah atas membuat struktur permintaan terhadap produk-produk yang dijajakan MAPI lebih kokoh.

Masuk Bisnis Nikel, FITT Jual Aset Hotel
| Senin, 22 Juni 2026 | 07:40 WIB

Masuk Bisnis Nikel, FITT Jual Aset Hotel

PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) bakal divestasi aset hotelnya di Majalengka, Jawa Barat, dan beralih ke industri jasa pertambangan nikel.​

Emiten Jasa Migas Masih Ngegas Saat Harga Minyak Mentah Lemas
| Senin, 22 Juni 2026 | 07:37 WIB

Emiten Jasa Migas Masih Ngegas Saat Harga Minyak Mentah Lemas

Tren penurunan harga minyak belakangan ini belum menjadi sinyal berakhirnya siklus positif bagi sektor migas maupun turunannya. ​

Emiten Lesu Darah Akibat Tinggi Suku Bunga dan Pelemahan Rupiah
| Senin, 22 Juni 2026 | 07:29 WIB

Emiten Lesu Darah Akibat Tinggi Suku Bunga dan Pelemahan Rupiah

Era suku bunga tinggi dan semakin loyonya rupiah terhadap dolar AS, bisa menjadi tantangan bagi emiten dalam membayar utang dalam bentuk valas.

Berharap Penjualan Mobil LCGC Melaju
| Senin, 22 Juni 2026 | 07:26 WIB

Berharap Penjualan Mobil LCGC Melaju

Konsumen mempertimbangkan dari sisi harga, besaran uang muka atau Down Payment (DP), cicilan bulanan, biaya operasional bulanan.

Mark Dynamics Indonesia (MARK) Kebanjiran Pesanan dari Pasar Ekspor
| Senin, 22 Juni 2026 | 07:13 WIB

Mark Dynamics Indonesia (MARK) Kebanjiran Pesanan dari Pasar Ekspor

MARK menjadi salah satu pemasok utama cetakan sarung tangan bagi produsen sarung tangan di Malaysia, Vietnam, Thailand, dan China.

Harga Emas dan Nikel Turun, Prospek Saham Antam (ANTM) Masih Positif?
| Senin, 22 Juni 2026 | 06:53 WIB

Harga Emas dan Nikel Turun, Prospek Saham Antam (ANTM) Masih Positif?

Emas menjadi mesin utama pendapatan Antam (ANTM), sementara nikel berperan sebagai mesin pertumbuhan laba.

Esa Medika Mandiri (EMMI) Berencana IPO, Cermati Peluang dan Risikonya
| Senin, 22 Juni 2026 | 06:37 WIB

Esa Medika Mandiri (EMMI) Berencana IPO, Cermati Peluang dan Risikonya

Risiko terbesar EMMI berasal dari konsentrasi pelanggan karena sebagian besar penjualan saat ini masih ditujukan kepada instansi pemerintah.

Masih Dibayangi Sentimen MSCI, Cek Support Resistance IHSG Senin (22/6)
| Senin, 22 Juni 2026 | 06:31 WIB

Masih Dibayangi Sentimen MSCI, Cek Support Resistance IHSG Senin (22/6)

Pengumuman MSCI dan sentimen global pengaruhi IHSG hari ini. Ketahui saham yang direkomendasikan analis untuk dibeli.

Bank Syariah Perkuat Investasi pada Kanal Digital
| Senin, 22 Juni 2026 | 06:30 WIB

Bank Syariah Perkuat Investasi pada Kanal Digital

Industri perbankan syariah terus mempercepat transformasi digital guna mendorong pertumbuhan bisnis dan memperkuat daya saing.​

INDEKS BERITA

Terpopuler