IHSG Rebound, Ini PER dan PBV Saham Pencetak Untung Besar, Kamis (5/12)

Jumat, 06 Desember 2019 | 07:54 WIB
IHSG Rebound, Ini PER dan PBV Saham Pencetak Untung Besar, Kamis (5/12)
[ILUSTRASI. Investor mengamati pergerakan saham emiten di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/11). IHSG menguat 0,64% menjadi 6.152,12 pada Kamis (5/12). Sejak awal tahun, IHSG masih minus 1,32%.]
Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,64% menjadi 6.152,12 pada Kamis (5/12). Sejak awal tahun, IHSG masih minus 0,68%.

Saham pendatang baru IFSH ikut terseret kenaikan IHSG. Pada debut perdana, kemarin, harga saham IFSH langsung naik tinggi dan menempati urutan teratas saham top gainers. Kamis (5/12), harga saham IFSH naik 50% menjadi Rp 660 per saham.

Baca Juga: Proyeksi IHSG: Siap-Siap Window Dressing

Merujuk data RTI, price earning ratio (PER) saham IFSH mencapai 34,74 kali. Sementara price to book value (PBV) 5,28 kali.

Saham VRNA juga naik tinggi mengikuti pergerakan IHSG dan menduduki urutan kedua saham top gainers. Kemarin, harga saham VRNA menguat 34% ke Rp 67 per saham.

Menurut data RTI, PER saham VRNA tercatat minus 9,57 kali dengan PBV 0,6 kali.

Baca Juga: IHSG terbang, 8 dari 10 saham LQ45 PER terendah ini bawa hoki

Berikut valuasi 10 saham yang menjadi top gainers saat IHSG rebound, Kamis (5/12):

 

10 Saham Top Gainers, Kamis (5 Desember 2019)
Kode Harga (Rp) Perubahan (%) PER EPS PBV
IFSH 660 50 34,74 19 5,28
VRNA 67 34 -9,57 -7 0,6
AGAR 392 24,84 98 4 4,78
STAR 120 21,21 0 0 1,17
CENT 75 20,97 75 1 0,77
SINI 900 20 -450 -2 60
PALM 240 18,81 -20 -12 0,73
ALKA 500 18,48 10 50 2,1
POOL 590 18 -3,86 -153 1,97
KBLM 364 17,42 11,74 31 0,49

Sumber: RTI

Bagikan

Berita Terbaru

Reksadana Saham Masih Jadi Unggulan untuk Tahun 2026
| Jumat, 09 Januari 2026 | 05:18 WIB

Reksadana Saham Masih Jadi Unggulan untuk Tahun 2026

Penurunan BI rate dan suku bunga deposito perbankan membuat masyarakat akan mencari alternatif investasi dengan imbal hasil menarik.

Antrean Gugatan Uji Materi KUHP dan KUHAP di MK
| Jumat, 09 Januari 2026 | 05:15 WIB

Antrean Gugatan Uji Materi KUHP dan KUHAP di MK

Sejak akhir tahun hingga awal tahun 2026 ini beragam gugatan uji materi KUHPdan KUHAP sudah terdaftar di MK.

Tekanan Rupiah Belum Usai, Bisa Menuju Rp 17.000
| Jumat, 09 Januari 2026 | 05:14 WIB

Tekanan Rupiah Belum Usai, Bisa Menuju Rp 17.000

Tren pelemahan rupiah terhadap dolar AS sepanjang 2025 lalu diprediksi akan terulang lagi pada tahun ini

Kredit Menganggur Masih Tetap Tumbuh Subur
| Jumat, 09 Januari 2026 | 05:00 WIB

Kredit Menganggur Masih Tetap Tumbuh Subur

Bank Indonesia mencatat, posisi undisbursed loan per November mencapai Rp 2.509,4 triliun.                         

Tugas Berat Satgas Memulihkan Sumatra
| Jumat, 09 Januari 2026 | 05:00 WIB

Tugas Berat Satgas Memulihkan Sumatra

Anggaran Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca bencana Sumatra Rp 60 triliun.

Rasio Klaim Asuransi Kredit Masih Enggan Turun
| Jumat, 09 Januari 2026 | 04:50 WIB

Rasio Klaim Asuransi Kredit Masih Enggan Turun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, hingga Oktober 2025 rasio klaim asuransi kredit terpakir di level 85,5%. 

IHSG Turun dari Rekor, Intip Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini (9/1)
| Jumat, 09 Januari 2026 | 04:50 WIB

IHSG Turun dari Rekor, Intip Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini (9/1)

IHSG turun setelah menguat enam hari perdagangan beruntun. Padahal, IHSG juga sempat menyentuh ATH baru di level 9.002,92 di awal perdagangan.

Unilever Melepas Satu per Satu Aset Lama
| Jumat, 09 Januari 2026 | 04:45 WIB

Unilever Melepas Satu per Satu Aset Lama

Puncaknya terlihat dari keputusan UNVR melepas bisnis teh yang pernah mereka akuisisi pada awal 2000-an.

 Biaya Provisi Naik, Sinyal Risiko Pemburukan Kualitas Kredit Belum Reda
| Jumat, 09 Januari 2026 | 04:40 WIB

Biaya Provisi Naik, Sinyal Risiko Pemburukan Kualitas Kredit Belum Reda

Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat beban pencadangan mencapai Rp 37,8 triliun di 11 bulan 2025, naik 6,52% secara tahunan.

Menambah Daya Gedor Fiskal di 2026
| Jumat, 09 Januari 2026 | 04:30 WIB

Menambah Daya Gedor Fiskal di 2026

Belanja langsung memungkinkan pemerintah pusat menjaga momentum fiskal, terutama ketika ekonomi membutuhkan stimulus cepat.

INDEKS BERITA

Terpopuler