Informasi Material

Selasa, 01 September 2026 | 06:10 WIB
Informasi Material
[ILUSTRASI. Yuwono Triatmodjo (KONTAN/Steve GA)]
Yuwono Triatmodjo | Redaktur Pelaksana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Euforia! Presiden RI Prabowo Subianto tampak begitu bersemangat menyampaikan pencapaian kinerja perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI, 14 Agustus 2026 silam.

Presiden Prabowo memaparkan pencapaian kinerja sejumlah BUMN di antaranya PT Timah Tbk (TINS), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Pupuk Indonesia, PT Pertamina, PT Pegadaian, PT Pelabuhan Indonesia, dan PT Perkebunan Nusantara. "Dalam enam bulan tahun 2026, keuntungan PT Timah sudah mencapai Rp 2,7 triliun, sembilan kali lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu," tuturnya.

Syukurlah, pernyataan Presiden Prabowo tersebut dapat ditemukan pembenaran datanya bersumber dari laporan keuangan semester I-2026 TINS, yang telah dirilis dalam website Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak akhir Juli lalu. Memang benar, laba periode berjalan TINS semester I-2026 meroket 804,70% dari Rp 300 miliar, menjadi Rp 2,71 triliun. Kondisi ini ditopang kenaikan pendapatan TINS 146,92% year on year (YoY) menjadi Rp 10,42 triliun.

Sejurus kemudian, Presiden Prabowo kembali mengungkap kinerja salah satu BUMN berstatus perusahaan terbuka, yakni PT Semen Indonesia Tbk (SMGR). "Untung bersih PT Semen Indonesia naik 408,9%," ucap Prabowo.

Fresh! data yang disebut Presiden Prabowo ini belum pernah diungkap ke oleh manajemen SMGR secara  terbuka lewat publikasi di situs web BEI. Sebab, pada 24 Juli 2026, manajeman SMGR mengumumkan bahwa laporan keuangan semester I-2026-nya sedang ditelaah secara terbatas oleh akuntan publik. Alhasil, laporan keuangan SMGR semester I-2026 baru akan tersaji paling lambat pada akhir bulan kedua setelah tanggal laporan keuangan.

Namun, belum lagi SMGR mempublikasikan secara resmi di Bursa Efek Indonesia, Presiden Prabowo telah mendahului, dengan memaparkannya di sidang MPR. Sebagai penegas, pasar modal didirikan atas asas keadilan dan kesetaraan akses informasi. Terlepas benar atau tidak angka angka yang diungkap Presiden, aturan bursa memerintahkan informasi material wajib disampaikan secara serentak melalui sistem keterbukaan informasi bursa.

Harapan agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegakkan aturan main tanpa pandang bulu, tentu tidak pernah padam. Setidaknya memberikan reaksi atas pelanggaran yang sedang terjadi.

Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Ekonomi Sulit, Prospek Asuransi Properti Masih Berat
| Kamis, 10 September 2026 | 21:26 WIB

Ekonomi Sulit, Prospek Asuransi Properti Masih Berat

Pada semester I-2026, AAUI mencatat pendapatan premi asuransi properti tergelincir 13,6% secara tahunan menjadi hanya Rp 15,51 triliun

Redemption Berlanjut, Unit Penyertaan Reksadana Anjlok 30 Miliar Dalam 5 Bulan
| Kamis, 10 September 2026 | 15:11 WIB

Redemption Berlanjut, Unit Penyertaan Reksadana Anjlok 30 Miliar Dalam 5 Bulan

Data OJK menunjukkan, total dana kelolaan reksadana pada Agustus 2026 mencapai Rp 656,90 triliun, naik tipis dibandingkan Juli 2026.​

Kepemilikan SRBI Tembus Rekor, Porsi Dana Asing Hampir 28% dari Outstanding
| Kamis, 10 September 2026 | 13:02 WIB

Kepemilikan SRBI Tembus Rekor, Porsi Dana Asing Hampir 28% dari Outstanding

Kepemilikan investor asing pada instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menembus Rp 294,66 triliun pada Agustus 2026

Jelang Rebalancing GDX dan GDXJ, AMMN Diprediksi Masuk, PSAB Keluar
| Kamis, 10 September 2026 | 12:00 WIB

Jelang Rebalancing GDX dan GDXJ, AMMN Diprediksi Masuk, PSAB Keluar

Jika benar masuk, analis memperkirakan AMMN akan mendapat bobot 1,03% di Global Junior Gold Miners Index (GDXJ)​.

Dividen Melesat, Ekspansi Terhambat
| Kamis, 10 September 2026 | 10:05 WIB

Dividen Melesat, Ekspansi Terhambat

Pembagian dividen BUMN yang terus meningkat berpotensi menggerus fleksibilitas keuangan perusahaan negara

ITMG Membidik Peluang di Sektor Mineral Strategis
| Kamis, 10 September 2026 | 10:02 WIB

ITMG Membidik Peluang di Sektor Mineral Strategis

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membuka peluang diversifikasi dengan memperluas portofolio ke mineral strategis.

Ketidakpastian Aturan Pajak dan Regulasi Mengganjal Laju EBT
| Kamis, 10 September 2026 | 09:12 WIB

Ketidakpastian Aturan Pajak dan Regulasi Mengganjal Laju EBT

Pemerintah mengkaji insentif baru pengganti tax holiday yang sudah habis tahun lalu, bagi pengembang energi bersih

Mayapada Hospital (SRAJ) Alokasikan Rp 1 Triliun untuk Ekspansi Layanan
| Kamis, 10 September 2026 | 09:08 WIB

Mayapada Hospital (SRAJ) Alokasikan Rp 1 Triliun untuk Ekspansi Layanan

PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) atau Mayapada Healthcare menyiapkan belanja modal (capex) sekitar Rp 1 triliun pada 2026. 

Harga Tembaga Rally Hingga Mencapai Rekor, AMMN Lebih Diuntungkan Dibanding MDKA?
| Kamis, 10 September 2026 | 09:02 WIB

Harga Tembaga Rally Hingga Mencapai Rekor, AMMN Lebih Diuntungkan Dibanding MDKA?

Potensi re-rating masih terbuka jika harga tembaga bertahan tinggi dan kemudian tercermin pada laba, cash flow, serta progres produksi.

Strategi WTON Mencari Margin Lebih Baik
| Kamis, 10 September 2026 | 09:02 WIB

Strategi WTON Mencari Margin Lebih Baik

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mulai mengubah strategi untuk memperbaiki profitabilitas di tengah tekanan industri konstruksi. ​

INDEKS BERITA

Terpopuler