Insiden KRI Nanggala-402 Jadi Momentum Modernisasi Peralatan Perang Sudah Mendesak

Jumat, 23 April 2021 | 05:12 WIB
Insiden KRI Nanggala-402 Jadi Momentum Modernisasi Peralatan Perang Sudah Mendesak
[ILUSTRASI. Menhan Prabowo akan menyampaikan rencana modernisasi peralatan tempur ke Presiden Jokowi. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.]
Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Insiden hilang kontak yang terjadi pada kapal selam KRI Nanggala-402 di perairan Bali menjadi momentum bagi pemerintah untuk segera memodernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista). Kementerian Pertahanan (Kemhan) berencana melaporkan rencana induk pengadaan alutsista hingga 25 tahun kepada Presiden Joko Widodo dalam dua hingga tiga pekan ke depan.

Asal tahu, kapal selam KRI Nanggala-402 buatan tahun 1981 dan selama ini masih beroperasi. Kapal tersebut hilang kontak pada Rabu (21/4) di perairan  sekitar 95 kilometer dari utara Pulau Bali.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Perketat Pengawasan untuk Kejar Penerimaan
| Senin, 05 Oktober 2026 | 07:38 WIB

Perketat Pengawasan untuk Kejar Penerimaan

Pejabat kantor pusat ditugaskan memantau kinerja Kanwil dan potensi penerimaan per wilayah          

Biaya Dana Masih Tinggi, Emiten Memilih Obligasi Tenor Pendek
| Senin, 05 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Biaya Dana Masih Tinggi, Emiten Memilih Obligasi Tenor Pendek

Tingginya biaya dana membuat pemulihan pasar obligasi korporasi belum sepenuhnya solid dan mendorong emiten memilih tenor yang lebih pendek.

Manuver Pengendali RAAM dan Ambisi Menggeber Bioskop Tier-2 Saat Valuasi Masih Merah
| Senin, 05 Oktober 2026 | 07:32 WIB

Manuver Pengendali RAAM dan Ambisi Menggeber Bioskop Tier-2 Saat Valuasi Masih Merah

Di tahun 2027 manajemen PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) menargetkan produksi 11 judul film yang mencakup genre horor, drama, dan komedi.

Buka Bioskop di Maros, Cinema XXI Ada di 270 Lokasi
| Senin, 05 Oktober 2026 | 07:21 WIB

Buka Bioskop di Maros, Cinema XXI Ada di 270 Lokasi

Perusahaan ini melebarkan sayap ke Grand Mall Maros XXI, bioskop pertama di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Segment Lifestyle Sumbang 12% Penjualan Erajaya (ERAA)
| Senin, 05 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Segment Lifestyle Sumbang 12% Penjualan Erajaya (ERAA)

Memasuki 30 tahun perjalanan bisnis, Erajaya memasuki babak baru dengan memperluas bisnis ke ekosistem smart lifestyle. 

MR.D.I.Y (MDIY) Mulai Ekspansi ke Kota Tier 3
| Senin, 05 Oktober 2026 | 07:10 WIB

MR.D.I.Y (MDIY) Mulai Ekspansi ke Kota Tier 3

PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) ekspansi toko sekaligus memperkuat pergudangan dan distribusi agar operasional efisien.

Lepas Vaksindo, JPFA Meraup Dana Segar Rp 1,8 Triliun
| Senin, 05 Oktober 2026 | 06:58 WIB

Lepas Vaksindo, JPFA Meraup Dana Segar Rp 1,8 Triliun

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dan PT Ciomas Adisatwa melepas kepemilikan saham mereka di PT Vaksindo Satwa Nusantara

Indeks Kompas100 Berpeluang Rebound
| Senin, 05 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Indeks Kompas100 Berpeluang Rebound

Di atas kertas, peluang pemulihan indeks saham Kompas100 masih cukup terbuka, tergantung pada perkembangan berbagai sentimen utama di pasar.​

Tekanan Pasar Masih Berat
| Senin, 05 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Tekanan Pasar Masih Berat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang kembali menguat pada Senin (5/10) meski tekanan pasar masih berat

Keajaiban Ekonomi
| Senin, 05 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Keajaiban Ekonomi

Vietnam disebut Economic Miracle di Asia. Ekonomi Vietnam tumbuh sangat cepat tahun ini, jauh lebih kencang dibanding negara-negara ASEAN

INDEKS BERITA

Terpopuler