Jasamarga Properti Kebut Pembangunan Hunian dan Rest Area Jalan Tol

Kamis, 14 Februari 2019 | 17:45 WIB
Jasamarga Properti Kebut Pembangunan Hunian dan Rest Area Jalan Tol
[]
Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Dian Pertiwi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Agenda bisnis PT Jasamarga Properti pada tahun ini cukup padat. Selain menggarap perumahan dan perkantoran, anak usaha PT Jasa Marga Tbk (JSMR) itu juga berencana membangun tempat peristirahatan dan pelayanan atawa rest area di pinggir jalan tol.

Proyek perumahan Jasamarga Properti bernama Royal Pandaan Residence di Pandaan, Malang, Jawa Timur. Tanpa menyebutkan nilai investasi, mereka akan membangun 435 unit rumah di atas lahan seluas 6,5 hektare (ha). Lokasinya berdekatan dengan gerbang jalan tol Pandaan.

Untuk tahap awal, Jasamarga Properti berharap bisa menjual 100 unit rumah dengan rentang harga jual Rp 500 juta hingga Rp 800 juta per unit. Jadi, minimal target marketing sales alias pendapatan pra penjualan mereka sebesar Rp 50 miliar.

Selain di Malang, ada pula rencana pengembangan proyek di Bogor dan Bekasi, Jawa Barat. Kebetulan Jasamarga Properti memiliki landbank atau tabungan lahan masing-masing 1 ha di kedua lokasi tersebut. "Yang di Bekasi rasanya mau dijadikan perumahan, sedangkan di Bogor masih dievaluasi," ujar Tita Paulina Purbasari, Direktur Teknik PT Jasamarga Properti di Jakarta, Rabu (13/2).

Sedangkan proyek perkantoran Jasamarga Properti berada di Ciledug, Tangerang, Banten. Pembangunan proyek bernama Office One tersebut sudah selesai. Mereka berencana memasarkannya mulai April 2019 dengan kisaran harga jual Rp 350.000 per meter persegi (m²).

Sebelumnya, Jasamarga Properti sudah memiliki perkantoran bernama Graha Simatupang Tower. Di proyek ini, tiga lantai mereka pakai sendiri, sementara enam lantai selebihnya disewakan.

Satu proyek lagi yakni 31 titik rest area di beberapa ruas jalan tol. Sebanyak 26 titik rest area berada di sepanjang jalur Tol Trans Jawa. Adapun lima rest area berlokasi di jalan tol lainnya.

Sejumlah titik rest area di Tol Trans Jawa antara lain Purbaleunyi, Palikanci, Batang–Semarang, Solo–Nganjuk, Ngawi–Kertosono, Pandaan–Malang, Mojokerto–Surabaya dan Gempol–Pasuruan. Sementara ruas tol lain seperti Kualanamu–Tebing Tinggi, Balikpapan–Samarinda dan Manado–Bitung.

Hubby Ramdhani, General Manager Tempat Istirahat & Pelayanan PT Jasamarga Properti menjelaskan, sebagian lokasi rest area berada satu lokasi dengan SPBU. Sementara untuk rest area kecil yang tidak menyatu dengan lokasi SPBU, Jasamarga Properti berencana menggaet PT Pertamina (Persero) agar menghadirkan layanan penjualan bahan bakar minyak (BBM) portabel atau kemasan.

Nilai investasi setiap rest area beragam karena tergantung ukuran. "Sebagai informasi, kami menganggarkan Rp 4 juta per m²," terang Dian Takdir Badsyah, Direktur Keuangan & Pengembangan PT Jasamarga Properti, dalam kesempatan yang sama.

Pembangunan 31 titik rest area akan memakan waktu tiga tahun dan membutuhkan dana Rp 1,1 triliun hingga Rp 1,2 triliun. Jasamarga Properti mengandalkan pendanaan dari sang induk, Jasa Marga.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Membandingkan Kinerja dan Aset Bank Syariah, Mana yang Lebih Kuat?
| Selasa, 24 Maret 2026 | 16:00 WIB

Membandingkan Kinerja dan Aset Bank Syariah, Mana yang Lebih Kuat?

Sebagai negara dengan populasi muslim terbanyak di dunia, Indonesia diproyeksikan memiliki industri perbankan syariah yang bertumbuh.

DBS Rekomendasikan Diversifikasi Portofolio, Tambah Saham EM dan Emas
| Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

DBS Rekomendasikan Diversifikasi Portofolio, Tambah Saham EM dan Emas

DBS melihat adanya pergeseran preferensi investor dari aset berbasis AS yang dinilai sudah terlalu padat menuju kawasan lain, terutama Asia.

Dividen PGAS Dipertanyakan, Manajemen Tetap Percaya Diri
| Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

Dividen PGAS Dipertanyakan, Manajemen Tetap Percaya Diri

J.P. Morgan dan UBS sama-sama melihat adanya tekanan terhadap kinerja keuangan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) ke depan.

Emiten Rokok 2026 di Persimpangan: Margin Membaik, Risiko Regulasi Mengintai
| Selasa, 24 Maret 2026 | 09:00 WIB

Emiten Rokok 2026 di Persimpangan: Margin Membaik, Risiko Regulasi Mengintai

Emiten rokok di satu sisi mendapat angin segar dari tak adanya kenaikan cukai, namun di sisi lain dibayangi risiko regulasi kadar tar dan nikotin.

Di Tengah Tekanan Minyak, Prospek Discretionary 2026 Masih Tarik Ulur
| Selasa, 24 Maret 2026 | 08:00 WIB

Di Tengah Tekanan Minyak, Prospek Discretionary 2026 Masih Tarik Ulur

Analis menilai kenaikan harga minyak berisiko menekan konsumsi, termasuk kalangan di segmen menengah-atas.

Lonjakan Laba BUKA Sarat Faktor Non Operasional
| Selasa, 24 Maret 2026 | 07:00 WIB

Lonjakan Laba BUKA Sarat Faktor Non Operasional

Analis memperkirakan BUKA akan mulai mencatatkan adjusted EBITDA positif Rp 124 miliar di 2026 dan terus meningkat hingga Rp 230 miliar di 2027.

CORE Indonesia: Perang Iran VS Israel-AS Berpotensi Gerus Ekspor Indonesia
| Selasa, 24 Maret 2026 | 04:00 WIB

CORE Indonesia: Perang Iran VS Israel-AS Berpotensi Gerus Ekspor Indonesia

Indonesia mengekspor produk-produknya ke Uni Arab Emirat (UAE), Arab Saudi, Qatar, Oman, Irak, Iran, Kuwait, dan Bahrain.

Daya Tarik Emas Memudar? Terjun 8% dalam Sehari, Terburuk 43 Tahun
| Senin, 23 Maret 2026 | 17:27 WIB

Daya Tarik Emas Memudar? Terjun 8% dalam Sehari, Terburuk 43 Tahun

Harga emas turun lebih dari 10% minggu lalu. Ini adalah penurunan mingguan tercuram sejak Februari 1983.

Peluang Saham ICBP di Tengah Isu Daya Beli dan Kenaikan Harga Bahan Baku
| Senin, 23 Maret 2026 | 15:00 WIB

Peluang Saham ICBP di Tengah Isu Daya Beli dan Kenaikan Harga Bahan Baku

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) diproyeksikan masih akan melanjutkan tren kinerja keuangan yang solid di tahun ini.

Kenaikan Harga Ayam Broiler dan Impor Bahan Baku Jadi Penentu Kinerja CPIN
| Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Kenaikan Harga Ayam Broiler dan Impor Bahan Baku Jadi Penentu Kinerja CPIN

Pemerintah berencana memperluas cakupan MBG hingga 83 juta penerima pada Mei 2026, naik signifikan dibandingkan 55 juta penerima di Januari 2026.

INDEKS BERITA

Terpopuler