Kejahatan Finansial dan Ancaman Krisis Kepercayaan Publik

Jumat, 17 Oktober 2025 | 03:44 WIB
Kejahatan Finansial dan Ancaman Krisis Kepercayaan Publik
[ILUSTRASI. Jumpa pers OJK bersama Interpol dalam penanganan kasus gagal bayar Investree dengan tersangka Adrian Gunadi di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (26/9/2025).]
Junaedy Ganie | Pakar Hukum Bisnis dan Tata Kelola Korporasi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan pesat investor dan nasabah domestik membawa harapan baru bagi pembiayaan nasional. Namun serangkaian krisis di sektor non-bank, mulai dari Jiwasraya, Asabri, Wanaartha, Bumiputera, Indosurya hingga Investree yang izinnya dicabut Otoritas Jasa Keuangan dan kini berlanjut ke proses hukum, menimbulkan pertanyaan besar: apakah dana publik benar-benar aman? Dalam sektor asuransi, kegagalan beruntun bahkan mendorong pergeseran kepercayaan masyarakat kepada penanggung joint venture asing yang dianggap lebih terpercaya. Kini pemerintah menanggapi dengan rencana menggabungkan 15 BUMN asuransi menjadi tiga entitas besar, tetapi efektivitasnya masih perlu dibuktikan. Jika pola lama tidak dibenahi, kepercayaan terhadap institusi keuangan domestik berisiko terus terkikis.

Dalam lima tahun terakhir, peran investor domestik tumbuh pesat dan ikut menjadi tulang punggung baru pembiayaan nasional. Namun di balik optimisme itu, sejumlah kegagalan besar justru melahirkan pertanyaan mendasar: sejauh mana dana publik benar-benar terlindungi? Krisis Jiwasraya, kerugian Asabri dan sorotan terhadap Taspen memperlihatkan bahwa bahkan lembaga yang dianggap paling aman pun tidak kebal. Bila simbol keamanan bisa runtuh, ke mana lagi publik dapat menggantungkan kepercayaan?

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Obligasi Korporasi Tertekan Bunga Tinggi, Investor Disarankan Fokus Flight to Quality
| Selasa, 03 November 2026 | 10:00 WIB

Obligasi Korporasi Tertekan Bunga Tinggi, Investor Disarankan Fokus Flight to Quality

Jika BI-Rate naik lagi, yield benchmark akan terkerek hingga membuat kupon korporasi semakin mahal dan berisiko mendemotivasi emiten.

TAPG Bagi Dividen Interim Senilai Rp 1,38 Triliun
| Selasa, 03 November 2026 | 09:32 WIB

TAPG Bagi Dividen Interim Senilai Rp 1,38 Triliun

PT Triputra Agro Lestari Tbk (TAPG) akan membagikan dividen interim Rp 1,38 triliun. Tiap pemegang saham berhak menerima dividen Rp 70 per saham

MEDC Menyebar Dividen Interim Sebesar US$ 30 Juta
| Selasa, 03 November 2026 | 09:28 WIB

MEDC Menyebar Dividen Interim Sebesar US$ 30 Juta

Keputusan pembagian dividen mendapat persetujuan direksi dan dewan komisaris pada 29 Oktober 2026. Jumlah dividen ini setara Rp 544,86 miliar.​

Tertekan Harga Bahan Baku dan Kurs, Laba Duet Emiten Grup Salim Tergerus
| Selasa, 03 November 2026 | 09:23 WIB

Tertekan Harga Bahan Baku dan Kurs, Laba Duet Emiten Grup Salim Tergerus

Kinerja PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) belum moncer di sepanjang sembilan bulan 2026

Ada Indeks Komoditas Saham Mulai Bernas
| Selasa, 03 November 2026 | 09:15 WIB

Ada Indeks Komoditas Saham Mulai Bernas

Mengawali pekan ini, mayoritas saham emiten di IDX Commodity 20 melaju. Saham komoditas Grup Bakrie dan Grup Barito menguat secara harian.

Melepas Beban HSC dari Punggung IHSG
| Selasa, 03 November 2026 | 09:05 WIB

Melepas Beban HSC dari Punggung IHSG

Pengecualian saham-saham HSC bisa mengembalikan dominasi saham blue chip di  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Prospek Dividen UNTR 2027 di Tengah Penurunan Laba dan Arus Kas
| Selasa, 03 November 2026 | 09:00 WIB

Prospek Dividen UNTR 2027 di Tengah Penurunan Laba dan Arus Kas

Prospek harga batubara, emas, permintaan alat berat, dan kinerja kontraktor pertambangan turut memengaruhi kemampuan UNTR menghasilkan kas.

Saham BSDE Tertekan di Tengah Penurunan Laba tapi Target Marketing Sales bisa Dicapai
| Selasa, 03 November 2026 | 08:32 WIB

Saham BSDE Tertekan di Tengah Penurunan Laba tapi Target Marketing Sales bisa Dicapai

Investor yang mendekap saham BSDE tak mendapat insentif tambahan lantaran emiten Grup Sinarmas ini sudah lama absen membagikan dividen.

WBSA Mengandalkan Integrasi Multimoda
| Selasa, 03 November 2026 | 08:05 WIB

WBSA Mengandalkan Integrasi Multimoda

PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) mengandalkan integrasi layanan multimoda dan penerapan hybrid asset model untuk menjaga pertumbuhan bisnis.

ARKO Gencar Menambah Portofolio EBT
| Selasa, 03 November 2026 | 08:01 WIB

ARKO Gencar Menambah Portofolio EBT

PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) menargetkan produksi listrik pada 2027 tumbuh 49,4% dibandingkan proyeksi tahun ini.

INDEKS BERITA

Terpopuler