Mengintip Praktik Riset Saham Pesanan, Cara Emiten Mempercantik Diri dengan Bayaran
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di layar gawai investor, semuanya tampak menjanjikan. Sebuah saham direkomendasikan "Strong Buy", lengkap dengan grafik yang menanjak gagah dan target harga fantastis. Narasinya meyakinkan: valuasi murah, masa depan cerah. Tak pelak, investor ritel pun terbuai, masuk dengan harapan cuan besar.
Namun, realitas pasar seringkali kejam. Tak lama berselang, grafik berbalik arah. Harga saham terjerembap, sementara janji manis dalam riset tersebut menguap begitu saja. Investor ritel kembali gigit jari dan terpaksa harus menjalani peran sebagai "tukang cuci piring".
