Menyikapi Beragam Standar Laporan Keberlanjutan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada akhir Juni tahun lalu, International Financial Reporting Standards (IFRS) meluncurkan standar pelaporan keberlanjutan, IFRS S1 dan S2, untuk membantu perusahaan mengungkapkan dampak risiko iklim, serta risiko lingkungan dan sosial lainnya, atau yang populer dikenal sebagai Environmental, Social and Governance (ESG), terhadap kinerja keuangan perusahaan.
Selain standar IFRS ini, dunia bisnis juga telah mengenal Standar Global Reporting Initiative (GRI), GRI Standards yang lahir dan berkembang sejak tahun 2000, untuk mengukur dan melaporkan dampak ESG yang diciptakan oleh perusahaan terhadap para pemangku kepentingannya, seperti pemerintah, konsumen, tenaga kerja hingga masyarakat luas.
