OPEC+ Memberi Sinyal Penambahan Pasokan 2 Juta Bph Minyak Mentah Mulai Agustus

Kamis, 01 Juli 2021 | 19:34 WIB
OPEC+ Memberi Sinyal Penambahan Pasokan 2 Juta Bph Minyak Mentah Mulai Agustus
[ILUSTRASI. Pertemuan OPEC+ mengarah pada rencana penambahan 2 juta bph minyak mentah selama Agustus-Desember 2021. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - LONDON/DUBAI/MOSKOW. Pertemuan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan para sekutu (OPEC+) mengarah pada rencana penambahan sekitar 2 juta barel per hari (bph) minyak mentah ke pasar untuk periode Agustus-Desember 2021. Dengan kata lain, penambahan pasokan bulanan akan berjumlah kurang dari 0,5 juta bph minyak.

Sumber OPEC+ mengatakan kepada Reuters, produsen utama OPEC yakni Arab Saudi dan produsen utama non-OPEC yaitu Rusia telah memiliki kesepakatan awal. Keduanya setuju untuk melonggarkan pembatasan produksi minyak mulai Agustus di tengah pemulihan ekonomi global dan reli harga minyak.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Penetrasi Penjualan Mobil Listrik Memacu Prospek Emiten Komponen Membaik
| Kamis, 17 September 2026 | 07:48 WIB

Penetrasi Penjualan Mobil Listrik Memacu Prospek Emiten Komponen Membaik

Prospek emiten komponen otomotif cukup positif seiring meningkatnya penetrasi kendaraan listrik dan aturan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

Ada Saham LQ45 Dalam Daftar Efek Short Selling
| Kamis, 17 September 2026 | 07:39 WIB

Ada Saham LQ45 Dalam Daftar Efek Short Selling

Indeks LQ45 akan menjadi acuan dalam menentukan saham yang dapat ditransaksikan melalui mekanisme short selling. 

Suku Bunga The Fed Melesat, Tekanan ke Pasar Semakin Kuat
| Kamis, 17 September 2026 | 07:33 WIB

Suku Bunga The Fed Melesat, Tekanan ke Pasar Semakin Kuat

Kenaikan suku The Fed akan memicu sentimen negatif untuk rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Menkeu Diganti, Saham Emiten Rokok Terkoreksi; Dipicu Soal Policy Rick Cukai 2027
| Kamis, 17 September 2026 | 07:32 WIB

Menkeu Diganti, Saham Emiten Rokok Terkoreksi; Dipicu Soal Policy Rick Cukai 2027

Pembentukan lapisan tarif baru untuk mengakomodasi rokok ilegal yang selama ini berada di luar struktur cukai resmi. 

Industri F&B Mulai Mengerek Harga Jual
| Kamis, 17 September 2026 | 07:28 WIB

Industri F&B Mulai Mengerek Harga Jual

Berbagai tekanan menyebabkan pelaku industri makanan dan minuman mau tidak mau melakukan penyesuaian harga.

Konstruksi Awak Mas Capai 60,63%, INDY Bidik Produksi Emas 50.000–70.000 Ounce
| Kamis, 17 September 2026 | 07:07 WIB

Konstruksi Awak Mas Capai 60,63%, INDY Bidik Produksi Emas 50.000–70.000 Ounce

Mandiri Sekuritas memproyeksikan pendapatan dan laba bersih INDY tahun 2026 masing-masing dapat mencapai US$ 2,45 miliar dan US$ 18 juta.

Saham Perbankan Menanti Kebijakan Menkeu Baru
| Kamis, 17 September 2026 | 06:40 WIB

Saham Perbankan Menanti Kebijakan Menkeu Baru

​Pergantian Menkeu sempat mengerek saham bank besar, tetapi euforia cepat mereda. Kini pasar menanti arah kebijakan fiskal baru

Kinerja Bank Besar Masih Berlanjut Tumbuh Solid
| Kamis, 17 September 2026 | 06:35 WIB

Kinerja Bank Besar Masih Berlanjut Tumbuh Solid

​Kinerja bank besar tetap solid hingga Agustus 2026, ditopang pertumbuhan kredit dan pendapatan, meski tekanan provisi dan NIM masih membayangi

Waspadai Risiko Kredit Jumbo Himbara ke Agrinas
| Kamis, 17 September 2026 | 06:30 WIB

Waspadai Risiko Kredit Jumbo Himbara ke Agrinas

​Kredit jumbo Himbara ke Agrinas mulai diuji. Jatuh tempo September membayangi risiko NPL, pencadangan, dan penurunan margin bank

Mau, Tapi Tak Mampu
| Kamis, 17 September 2026 | 06:10 WIB

Mau, Tapi Tak Mampu

Pemerintah perlu punya program yang bisa memperkuat daya beli masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan, tak hanya bertopang pada bantuan sosial

INDEKS BERITA

Terpopuler