Pamor Dollar AS Kian Menguat Berkat Perubahan Sikap The Fed

Selasa, 07 Desember 2021 | 04:10 WIB
Pamor Dollar AS Kian Menguat Berkat Perubahan Sikap The Fed
[]
Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah masih bisa melemah. Perubahan sikap The Fed membuat dollar Amerika Serikat (AS) kian perkasa. 

Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri mengatakan, saat ini, pelaku pasar memilih dollar AS, sehingga mata uang emerging market seperti rupiah rentan melemah. Pasar diliputi kekhawatiran dan ketidakpastian, imbas perubahan sikap The Fed. 

Ada kemungkinan The Fed akan memperbesar pengurangan pembelian obligasi dari US$ 15 miliar akan jadi US$ 30 miliar. "Likuiditas dollar AS terus berkurang, tapi demand tinggi, jadi dollar AS menguat," kata Reny. Bunga acuan AS pun diperkirakan naik lebih cepat. 

Baca Juga: Dolar AS menguat terhadap mata uang dunia beberapa waktu terakhir, ini pemicunya

Analis Monex Investindo Futures Andian Wijaya meyakini, spekulasi sikap hawkish pejabat The Fed masih jadi sentimen yang mewarnai pasar uang ke depan. Ini berpotensi memicu capital outflow di pasar saham maupun obligasi. Alhasil, rupiah riskan melemah.

Andian memperkirakan rupiah cenderung melemah dan bergerak di kisaran Rp 14.400-Rp 14.500. Reni memprediksi rupiah bergerak di kisaran Rp 14.390-Rp 14.480.

Senin (6/12), kurs spot rupiah turun 0,15% jadi Rp 14.442. Kurs JISDOR turun 0,23% ke Rp 14.441 per dollar AS

Baca Juga: Sentimen eksternal masih membayangi, rupiah berpeluang melemah pada Selasa (7/12)

Bagikan

Berita Terbaru

Rogoh Kocek Dalam, Emiten Menggelar Buyback Saham
| Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23 WIB

Rogoh Kocek Dalam, Emiten Menggelar Buyback Saham

Sejumlah perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) ramai-ramai menggelar pembelian kembali atau buyback saham dengan nilai jumbo.​

Xolare RCR Energy (SOLA) Bidik Pertumbuhan Pendapatan dan Laba Pada 2026
| Rabu, 17 Juni 2026 | 09:17 WIB

Xolare RCR Energy (SOLA) Bidik Pertumbuhan Pendapatan dan Laba Pada 2026

PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) mematok target pendapatan di tahun 2026 bisa mencapai Rp 412,57 miliar. ​

Incar Dana Rp 498 Miliar, PANI Siap Private Placement
| Rabu, 17 Juni 2026 | 09:12 WIB

Incar Dana Rp 498 Miliar, PANI Siap Private Placement

Dalam aksi korporasi ini, PANI akan menerbitkan saham baru sebanyak 72.476.600 saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham.

Genjot Pertumbuhan, Citra Nusantara Gemilang (CGAS) Memperkuat Lini LNG dan CNG
| Rabu, 17 Juni 2026 | 09:08 WIB

Genjot Pertumbuhan, Citra Nusantara Gemilang (CGAS) Memperkuat Lini LNG dan CNG

PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) membidik pertumbuhan kinerja pada 2026, baik dari sisi pendapatan maupun laba bersih.

Cuan Saham Belum Subur, Investor Mulai Melirik Waran Terstruktur
| Rabu, 17 Juni 2026 | 08:59 WIB

Cuan Saham Belum Subur, Investor Mulai Melirik Waran Terstruktur

Dari awal 2025 hingga akhir Mei 2026, perdagangan derivatif mencapai 3.614 kontrak, meningkat 99% dibanding pada Mei 2025 sebanyak 1.815 kontrak.

Menjala Cuan dari Dividen Emiten
| Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52 WIB

Menjala Cuan dari Dividen Emiten

Di pekan pendek ini, ada sekitar 30 emiten di Bursa Efek Indonesia yang akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025.

Tensi Geopolitik Mereda dan Suku Bunga Tinggi, Emas Kehilangan Momentum?
| Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB

Tensi Geopolitik Mereda dan Suku Bunga Tinggi, Emas Kehilangan Momentum?

Prospek perdamaian di Timur Tengah secara langsung berpotensi memangkas daya tarik emas sebagai aset safe haven.

Koreksi Rupiah Menekan Bisnis Jasa Konstruksi
| Rabu, 17 Juni 2026 | 07:59 WIB

Koreksi Rupiah Menekan Bisnis Jasa Konstruksi

Menurut Gapensi, harga material impor tersebut telah meningkat sekitar 8%–15% sejak awal tahun (year to date)

BSSR Alokasikan 64% Laba untuk Dividen, Pemegang Saham Kantongi Rp 486 per Saham
| Rabu, 17 Juni 2026 | 06:58 WIB

BSSR Alokasikan 64% Laba untuk Dividen, Pemegang Saham Kantongi Rp 486 per Saham

PT Baramulti Suksessarana (BSSR) setujui dividen US$ 70 juta atau Rp 486,13 per saham. Tanggal penting pencatatan pemegang saham sudah ditetapkan.

Masih Rentan Net Sell dan Menanti Arah Bunga BI, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 17 Juni 2026 | 06:46 WIB

Masih Rentan Net Sell dan Menanti Arah Bunga BI, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan hari ini, Rabu (17/6), pasar akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) 

INDEKS BERITA

Terpopuler