Pebisnis Minta Skema Bea Keluar Batubara Diperjelas
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana pemerintah menerapkan bea keluar untuk ekspor batubara kembali mengemuka pasca terjadi lonjakan harga komoditas energi imbas perang di Timur Tengah. Pemerintah mengambil langkah tersebut untuk mengamankan pemasukan negara di tengah membengkak beban subsidi energi.
Merujuk data Trading Economics, harga batubara sempat menembus level US$ 140 per ton, dan berada di posisi US$ 137,90 per ton pada awal bulan ini. Secara statistik, harga batubara per 2 April 2026 melonjak 38,73% dibandingkan tahun lalu. Dengan adanya lonjakan tersebut, para pelaku usaha pertambangan batubara berpotensi menikmati keuntungan tak terduga alias windfall profit.
