Pengurus BP Tapera Kemungkinan Ditetapkan Bulan Ini

Senin, 07 Januari 2019 | 09:06 WIB
Pengurus BP Tapera Kemungkinan Ditetapkan Bulan Ini
[]
Reporter: Kiki Safitri | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nama para pengurus Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bakal diumumkan bulan ini. Daftar nama para kandidat pengisi kursi komisioner dan deputi di BP Tapera sudah diserahkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ke presiden.

Direktur Pendayagunaan Sumber Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Adang Sutara menyebut keputusan presiden bisa terbit di bulan ini. "Operasional BP Tapera sudah siap dan komisionernya bisa ditetapkan akhir bulan ini," ujar dia.

Daftar nama calon pengurus BP Tapera merupakan hasil dari rapat komite yang berlangsung pada akhir Desember 2018. Menurut Andang, para pengurus BP Tapera yang ditunjuk akan membantu pemerintah menyediakan rumah bagi warga yang membutuhkan, terutama peserta Tabungan Perumahan Rakyat.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmanti mengatakan kepengurusan BP Tapera ini akan terdiri dari lima komisioner yang terdiri dari satu kepala dan empat deputi. Adapun keempat deputi ini akan menjalankan peran masing-masing pada bidang pengerahan, pemanfaatan, pemungutan, dan hukum.

Untuk membentuk BP Tapera, pemerintah telah menyuntikkan modal awal sebesar Rp 2,5 triliun. Dana ini akan menjadi dana abadi untuk dikembangkan.

Adang menjelaskan pada tahap awal nantinya kepesertaan Tapera berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN), dan anggota TNI dan Polri. Ia belum menjelaskan kapan berlaku untuk karyawan swasta.
 

Bagikan

Berita Terbaru

ISAT Kerek Target Pendapatan dan EBITDA, Capex Rp 23 Triliun Jadi Taruhan Baru
| Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:30 WIB

ISAT Kerek Target Pendapatan dan EBITDA, Capex Rp 23 Triliun Jadi Taruhan Baru

Analis BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Kafi Ananta sepakat, bahkan menaikkan proyeksi pendapatan ISAT 2026 sebesar 3,4% menjadi Rp 61,35 triliun.

Investor Asing Rajin Borong Saham BRPT, Ditopang TPIA hingga Proyek Waste to Energy
| Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:17 WIB

Investor Asing Rajin Borong Saham BRPT, Ditopang TPIA hingga Proyek Waste to Energy

Tekanan yang sempat muncul akibat faktor MSCI telah membuat sebagian besar risiko tercermin dalam harga saham BRPT.

Rupiah Masih Akan Cermati Data Ekonomi pada Selasa (4/8)
| Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:55 WIB

Rupiah Masih Akan Cermati Data Ekonomi pada Selasa (4/8)

Melansir Bloomberg, di pasar spot rupiah ditutup menguat 0,14% per hari ke level Rp 17.997 per dolar AS, Senin (3/8).

Too Good to Be Trump, Narasi yang Menggerakkan Pasar
| Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:51 WIB

Too Good to Be Trump, Narasi yang Menggerakkan Pasar

Inilah framing effect: sebuah cara peristiwa dibingkai dapat menghasilkan reaksi yang bertolak belakang.

Ekspansi Kredit Bank Digital Masih Melaju Kencang
| Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:50 WIB

Ekspansi Kredit Bank Digital Masih Melaju Kencang

​Bank digital masih tancap gas. Pertumbuhan kreditnya melampaui laju industri, meski kini mulai lebih selektif menjaga kualitas aset.

Di Balik 6 Juta Hektare Lahan Sawit Ilegal
| Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:43 WIB

Di Balik 6 Juta Hektare Lahan Sawit Ilegal

Transformasi tata kelola ekspor sawit, juga mempersyaratkan transformasi tata kelola produksi berupa percepatan pelaksanaan reforma agraria.

Akar Masalah Kepatuhan Pajak
| Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Akar Masalah Kepatuhan Pajak

Banyak pelaku UMKM merasa enggan membayar pajak karena munculnya persepsi bahwa dana pajak yang dikumpulkan tidak dikelola dengan baik.

Kredit Konsumer Semakin Loyo
| Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Kredit Konsumer Semakin Loyo

​Di tengah laju kredit perbankan yang semakin menguat, kredit konsumer justru semakin kehilangan tenaga.

Konflik Timur Tengah Memantik Yield SBN
| Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Konflik Timur Tengah Memantik Yield SBN

Sepanjang kuartal II-2026 investor nonresiden membukukan pembelian bersih (net buy) SBN sebesar Rp 32,09 triliun.

Biaya Dana Naik, Penerbitan Obligasi Korporasi Menurun
| Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Biaya Dana Naik, Penerbitan Obligasi Korporasi Menurun

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat,  penerbitan obligasi korporasi mencapai Rp 112,31 triliun pada Januari–Juli 2026

INDEKS BERITA

Terpopuler