Permintaan Melonjak, Phapros (PEHA) Kejar Produksi 1 Juta Boks Multivitamin

Selasa, 28 April 2020 | 06:22 WIB
Permintaan Melonjak, Phapros (PEHA) Kejar Produksi 1 Juta Boks Multivitamin
[ILUSTRASI. logo pt Phapros tbk PEHA]
Reporter: Agung Hidayat | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Permintaan produk multivitamin di masa pandemi Covid-19 cukup tinggi. PT Phapros Tbk (PEHA) tak mau menyia-nyiakan kesempatan. Produsen obat dan farmasi itu berupaya menambah stok produk multivitamin di pasaran.

Phapros mengatakan akan memproduksi 1 juta boks multivitamin merek Becefort. Hingga April tahun ini, PEHA telah menyuplai sebanyak 30.000 boks multivitamin tersebut. Mereka mengharapkan pada akhir Juni nanti bisa terealisasi hingga 446.000 boks.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Lu Jual, Gue Beli
| Rabu, 20 Mei 2026 | 06:01 WIB

Lu Jual, Gue Beli

Pasar global merekam setiap kata. Mereka tidak tertawa atau tepuk tangan demi mengamankan jabatan. Mereka hanya kenal: lu jual, gue beli.

Pendapatan Berulang Masih Jadi Tumpuan Summarecon Agung Tbk (SMRA)
| Rabu, 20 Mei 2026 | 06:00 WIB

Pendapatan Berulang Masih Jadi Tumpuan Summarecon Agung Tbk (SMRA)

Meskipun laba bersih SMRA anjlok 20%, pendapatan perusahaan justru tumbuh solid. Cari tahu penyebab penurunan laba dan bagaimana proyeksi analis.

Leasing Susun Siasat Menjaga Biaya Dana
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:35 WIB

Leasing Susun Siasat Menjaga Biaya Dana

Pergerakan suku bunga akan memengaruhi biaya pendanaan multifinance, yang hingga kini masih banyak bergantung pada sektor perbankan.

Koreksi Rupiah Mengerek Biaya Produksi Pertanian
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:30 WIB

Koreksi Rupiah Mengerek Biaya Produksi Pertanian

Dampak pelemahan rupiah sudah mulai terasa lewat kenaikan harga untuk produk-produk pendukung pertanian.

Data Fiskal Membaik, Tapi Risiko Tetap Mengintai
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:30 WIB

Data Fiskal Membaik, Tapi Risiko Tetap Mengintai

Defisit APBN mengecil, namun tekanan akibat subsidi energi masih terus membayangi.                      

Produksi Batubara 229 Juta Ton di Kuartal I 2026
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:25 WIB

Produksi Batubara 229 Juta Ton di Kuartal I 2026

Jumlah tersebut setara 38,17% dari target pemerintah yang membatasi produksi batubara di sepanjang 2026 di level 600 juta ton.​

Mitra Angksa sejahtera (BAUT) Bidik Penjualan Tumbuh 30%
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:20 WIB

Mitra Angksa sejahtera (BAUT) Bidik Penjualan Tumbuh 30%

Manajemen BAUT akan mengidentifikasi dan mengeksekusi proyek-proyek strategis guna mendorong pertumbuhan pendapatan yang berkualitas.

Ancaman Mengadang Jika BI Mengerek Bunga Acuan
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:15 WIB

Ancaman Mengadang Jika BI Mengerek Bunga Acuan

Kenaikan BI rate diproyeksi bisa menekan harga obligasi, sebabkan capital loss. Investor perlu tahu selisih yield yang mengintai.

Melindungi Pekerja dan Menjaga Dunia Usaha
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:15 WIB

Melindungi Pekerja dan Menjaga Dunia Usaha

Penyusunan Rancangan Undang Undang (RUU) Ketenagakerjaan mesti memberikan kepastian usaha dan perlindungan pekerja.

Menyulap Tumpukan Sampah Menjadi Energi
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:10 WIB

Menyulap Tumpukan Sampah Menjadi Energi

Pemerintah bakal menggunakan dua teknologi yakni pirolisis dan incinerator untuk menghasilkan energi dari sampah.

INDEKS BERITA