Perusahaan Properti Milik Grup Lippo di Singapura Akan Jual Aset di AS

Senin, 28 Januari 2019 | 13:49 WIB
Perusahaan Properti Milik Grup Lippo di Singapura Akan Jual Aset di AS
[]
Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Pengembang properti di Singapura milik Grup Lippo, OUE Limited berencana menjual salah satu aset miliknya, yakni US Bank Tower yang berada di pusat kota Los Angeles, Amerika Serikat (AS). 

Bangunan yang banyak dikenal dari berbagai film laga Hollywood ini dibeli OUE pada 2013 senilai US$ 367,5 juta. Sebuah laporan AS dari publikasi Real Estate Finance & Investment mengatakan, harga jual yang diminta sekitar US$ 500 per ft, atau sekitar US$ 700 juta.

Ng Ngai, Sekretaris Perusahaan OUE Limited mengatakan, perusahaan sudah mulai melakukan pemasaran untuk rencana penjualan aset tersebut. Saat ini, US Bank Tower juga sedang melakukan pengembangan peningkatan aset, termasuk peluncuran OUE Skyspace LA. "Ini memberikan akses dek observasi terbuka yang bisa menyajikan pemandangan kota 360 derajat yang membentang dari Hollywood Hills hingga Samudera Pasifik," ujarnya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Singapura, Senin (28/1). 

Pada 2013, perusahaan milik keluarga Riyadi ini mengakuisisi bangunan tersebut dari Library Square Associates, anak usaha dari perusahaan real estat Amerika, MPG Office Trust. 

Namun, bisnis OUE Limited belakangan ini turut didera sentimen negatif. Kasus hukum soal perizinan Meikarta sempat memberi guncangan ke prospek bisnis pengembang properti Singapura itu. Penyelidikan hukum yang dilakukan terhadap PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) membuat investor cemas akan likuiditas keuangan di bisnis kelompok usaha Riyadi ini. 

Obligasi yang dijual oleh OUE juga sempat turun tajam karena muncul kekhawatiran krisis likuiditas. Apalagi, Grup Lippo disebut-sebut menggunakan entitas bisnis lain untuk membantu menopang keuangannya. Obligasi Lippo Malls Indonesia Retail Trust, yang juga disponsori oleh Lippo Karawaci turut mengalami tekanan jual.

Saham OUE Limited telah jatuh 9,8% dalam enam bulan terakhir. Penurunan ini lebih dalam dibandingkan dengan koreksi Singapura Straits Times Index sebesar 3,7%.

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Pelajaran Keadilan dari Perjalanan Nvidia
| Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:35 WIB

Pelajaran Keadilan dari Perjalanan Nvidia

Turnover pegawai Nvidia sangat rendah, yakni 2,7%. Jauh di bawah dari dari 17,7% turnover pegawai  industri semikonduktor.

DSSA Masih Diburu dan Bertahan di Atas Rp 1.000, Minat Investor Asing Belum Luntur
| Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:00 WIB

DSSA Masih Diburu dan Bertahan di Atas Rp 1.000, Minat Investor Asing Belum Luntur

Net foreign buy menunjukkan sebagian investor asing melihat cerita spesifik DSSA lebih penting daripada statusnya di indeks MSCI.

Simak Prospek TLKM yang Kantongi 17 Rekomendasi Beli Sejak Awal Agustus 2026
| Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Simak Prospek TLKM yang Kantongi 17 Rekomendasi Beli Sejak Awal Agustus 2026

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) berencana melepas tiga hingga empat anak usaha yang masih merugi sebelum akhir 2026.

Menakar Dampak Kehadiran Sandiaga Uno Sebagai Komisaris Utama Terhadap Prospek MUTU
| Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Menakar Dampak Kehadiran Sandiaga Uno Sebagai Komisaris Utama Terhadap Prospek MUTU

Nilai tambah kehadiran Sandiaga Uno lebih mungkin muncul melalui jaringan, strategic partnership, dan akses ke ekosistem investasi.

Asing Rotasi di Bank BUMN, BBRI Jadi Pilihan, BMRI Tertekan
| Selasa, 25 Agustus 2026 | 06:51 WIB

Asing Rotasi di Bank BUMN, BBRI Jadi Pilihan, BMRI Tertekan

Menurut analis BBRI dan BBNI relatif menarik karena valuasinya masih kompetitif dengan prospek pertumbuhan kredit dan laba yang solid.

Peta Persaingan Berubah, Konsolidasi serta Ekspansi Fiber Jadi Andalan Emiten Menara
| Selasa, 25 Agustus 2026 | 06:42 WIB

Peta Persaingan Berubah, Konsolidasi serta Ekspansi Fiber Jadi Andalan Emiten Menara

Entitas gabungan MTEL dan TBIG akan memiliki valuasi sekitar Rp 90 triliun hingga Rp 93 triliun, jauh lebih besar dibandingkan skala milik TOWR.

Profil Swayasa Prakarsa (SWAP), Perusahaan Riset UGM yang Bakal Melantai di BEI
| Senin, 24 Agustus 2026 | 15:47 WIB

Profil Swayasa Prakarsa (SWAP), Perusahaan Riset UGM yang Bakal Melantai di BEI

PT Swayasa Prakarsa Tbk (SWAP) masih mengalami kerugian meskipun nilainya menyusut, diiringi pendapatan yang tumbuh positif.

Industri Semen Mulai Pulih, Begini Prospek Saham INTP dan SMGR di Semester II-2026
| Senin, 24 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Industri Semen Mulai Pulih, Begini Prospek Saham INTP dan SMGR di Semester II-2026

Perbaikan kinerja emiten semen berlangsung di tengah kondisi kelebihan pasokan yang masih menghantui.

Cari Tambahan Modal Baru, Emiten Siap Menggelar Rights Issue
| Senin, 24 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Cari Tambahan Modal Baru, Emiten Siap Menggelar Rights Issue

Saat ini ada beberapa emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berencana menggelar aksi korporasi rights issue.

Hari Kejepit di Awal Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (24/8)
| Senin, 24 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Hari Kejepit di Awal Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (24/8)

Investor tetap perlu memperhatikan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) serta perkembangan sentimen eksternal. 

INDEKS BERITA

Terpopuler