Prediksi Kurs Rupiah: Dari Virus Corona hingga Brexit

Rabu, 05 Februari 2020 | 04:55 WIB
Prediksi Kurs Rupiah: Dari Virus Corona hingga Brexit
[ILUSTRASI. Teller Bank Mandiri menunjukkan uang pecahan Dolar AS dan Rupiah di Bank Mandiri KCP Jakarta DPR, Senin (7/1/2019). Kurs Rupiah terhadap Dolar AS menguat 1,3 persen menjadi Rp14.080. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/ama.]
Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harapan wabah virus corona teratasi membuat kurs rupiah kembali menguat. Meski begitu, penyebaran virus ini masih belum ada jalan keluar.

Kemarin, Selasa (4/2), kurs rupiah di pasar spot menguat 0,19% ke Rp 13.715 per dollar AS. Sedang berdasar kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,25% di Rp 13.760 per dollar AS.

Analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf menilai, upaya Pemerintah China mengatasi penyebaran virus corona membuat rupiah bergerak menguat. Selain itu, Tiongkok mengeluarkan sejumlah kebijakan moneter agar likuiditas dalam negeri mencukupi.

Baca Juga: Proyeksi IHSG: Menanti Data Pertumbuhan Ekonomi

Meski begitu, menurut Alwi, nilai tukar rupiah masih berpeluang melemah. Ekonom BNI Ryan Kiryanto bilang, yang bisa membikin rupiah melemah adalah Brexit yang berpotensi mengalami jalan buntu sehingga mengecewakan publik.

Alwi memprediksikan, rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp 13.680-Rp 13.760 per dollar AS. Sementara Ryan memperkirakan, rupiah masih tertekan pada rentang Rp 13.700 hingga Rp 13.775 per dollar AS.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Saham RMK Energy (RMKE) Masih Menarik pasca Stock Split
| Jumat, 22 Mei 2026 | 14:38 WIB

Saham RMK Energy (RMKE) Masih Menarik pasca Stock Split

Beda dengan mayoritas emiten batubara yang bergantung langsung pada harga komoditas, RMKE bergerak di sektor jasa logistik batubara terintegrasi.

Melihat Indonesia Pasca Disalip Singapura Sebagai Bursa Terbesar ASEAN
| Jumat, 22 Mei 2026 | 07:38 WIB

Melihat Indonesia Pasca Disalip Singapura Sebagai Bursa Terbesar ASEAN

Capital outflow asing sejak awal tahun telah mencapai lebih dari Rp 51 triliun, turut menekan IHSG dan meningkatkan volatilitas pasar domestik.

Ambruk 8 Hari Beruntun, IHSG Rentan Menjebol 6.000, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
| Jumat, 22 Mei 2026 | 07:29 WIB

Ambruk 8 Hari Beruntun, IHSG Rentan Menjebol 6.000, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Analis memperkirakan, IHSG hari ini masih dalam tren melemah. Bahkan ada potensi menjebol level 6.000.

Menggali Potensi Kakao Premium
| Jumat, 22 Mei 2026 | 07:11 WIB

Menggali Potensi Kakao Premium

"BPDP juga telah mengalokasikan pendanaan untuk mendukung sarana dan prasarana pascapanen serta pengolahan kakao

SNI Wajib untuk Produk Baja Mulai Diberlakukan
| Jumat, 22 Mei 2026 | 07:07 WIB

SNI Wajib untuk Produk Baja Mulai Diberlakukan

Industri menyambut baik penerapan SNI wajib untuk produk baja dan besi karena bisa meningkatkan daya saing

Swasta Siap Menggarap Proyek PLTS
| Jumat, 22 Mei 2026 | 07:02 WIB

Swasta Siap Menggarap Proyek PLTS

APLSI memberikan sejumlah catatan terhadap proyek ambisius yang ditargetkan rampung dalam tiga tahun tersebut

 Pertamina Cari Alternatif Pemasok Minyak
| Jumat, 22 Mei 2026 | 06:59 WIB

Pertamina Cari Alternatif Pemasok Minyak

Harga minyak mentah Indonesia (ICP) April 2026 naik 14,72% menjadi US$ 117,31 per barel, tapi pemerintah masih menahan harga BBM subsidi

Danantara Eksportir Tunggal Tiga Komoditas SDA
| Jumat, 22 Mei 2026 | 06:52 WIB

Danantara Eksportir Tunggal Tiga Komoditas SDA

Presiden Prabowo menyebut kebocoran ekspor sumber daya alam selama 34 tahun mencapai Rp 15.400 triliun.

Emas Terkoreksi di Bawah US$ 4.500: Geopolitik dan Inflasi Pemicunya
| Jumat, 22 Mei 2026 | 06:30 WIB

Emas Terkoreksi di Bawah US$ 4.500: Geopolitik dan Inflasi Pemicunya

Harga emas turun  di bawah US$4.500 per ons troi. Gejolak geopolitik dan kekkhawatiran inflasi memicu proyeksi Fed memperketat kebijakan

Dapat Persetujuan RUPST, RMK Energy (RMKE) Siap Menebar Dividen Rp 130,9 miliar
| Jumat, 22 Mei 2026 | 06:25 WIB

Dapat Persetujuan RUPST, RMK Energy (RMKE) Siap Menebar Dividen Rp 130,9 miliar

Nilai dividen setara 54,1% dari laba bersih RMKE tahun buku 2025. Dus, setiap pemegang saham akan menerima dividen tunai sebesar Rp 30 per saham.​

INDEKS BERITA

Terpopuler