Produk Tekstil Duniatex Memiliki 28 Merek, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Juli 2019 | 04:00 WIB
Produk Tekstil Duniatex Memiliki 28 Merek, Ini Daftarnya
[]
Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan tekstil terbesar di Indonesia, Duniatex Group memang sedang dirundung masalah keuangan. Meski demikian, usaha yang dirintis almarhum Sugeng Hartono tersebut masih eksis dengan merek-merek produk tekstilnya yang mendunia.

Para pelanggan Duniatex berasal dari banyak negara dari empat benua; Asia, Eropa, Afrika, dan Amerika. Produk tekstil Duniatex mengglobal, lantaran manajemen mutunya telah memenuhi standar internasional. Hal itu dibuktikan dengan perolehan sertifikasi standar mutu ISO:9001:2000 oleh Duniatex.

Mengutip website Duniatex, usaha grup tekstil tersebut ditopang oleh sekitar enam perusahaan. Mereka adalah PT Delta Merlin Sandang Tekstil (DMST), PT Delta Dunia Sandang Tekstil (DDST), PT Delta Dunia Tekstil (DDT), PT Dunia Setia Sandang Asli Tekstil (DSSA), PT Delta Merlin Dunia Tekstil (DMDT), dan PT Damaitex.

Baca Juga: Sugeng Hartono, Mantan Supir yang Sukses Mendirikan Duniatex premium

Lewat serangkaian proses pengolahan hingga menjadi produk tekstil, Duniatex kini setidaknya memiliki 28 merek. Berikut ini adalah daftar merek-merek produk Duniatex tersebut.

Daftar Merek-Merek Produk Duniatex
Merek Kegunaan
Bunga Persik Merah Kain TC digunakan untuk seragam atau saku bagian dalam
Dunia Drill Digunakan untuk celana panjang
Elang Mas Kain katun digunakan untuk kemeja
Chishaki Kain oxford digunakan untuk seragam
Mount Titlis Digunakan untuk celana panjang
Star Burst Digunakan untuk celana panjang
Missaju Biasanya disebut kain ERO digunakan untuk pelapis atau headscraft
Capung Raja Kain TC digunakan untuk iklan banner
Gadjah Onta Kain TC digunakan untuk iklan banner
Ibis Merah Kain rayon digunakan untuk kemeja
Janger Kain rayon digunakan untuk kemeja
Anggrek Mas Kain TC digunakan untuk iklan banner
Melia Dunia Biasanya disebut kain ERO digunakan untuk pelapis atau headscraft
Petra Dunia Kain katun digunakan untuk kemeja
Pohon Bonsai Kain TC digunakan untuk iklan banner
Andromeda Cotton popplin digunakan untuk seragam atau pakaian
Axinite Kain polyester digunakan untuk seragam
Bennihill Digunakan untuk celana panjang
Beryl Kain TR digunakan untuk seragam atau kemeja
Centrum Kain TC digunakan untuk seragam atau saku bagian dalam
Valleta Digunakan untuk celana panjang
Diana Rose Biasanya disebut kain ERO digunakan untuk pelapis atau headscraft
Excelsior Digunakan untuk sprei
Galacticos Kain TC digunakan untuk seragam atau saku bagian dalam
Garnet Disebut kain dacron digunakan untuk seragam atau saku bagian dalam
Merlintex Digunakan untuk celana panjang
Stella Dust Digunakan untuk celana panjang
Bidadari Biasanya disebut kain ERO digunakan untuk pelapis atau headscraft
   
   

 

Bagikan

Berita Terbaru

Menimbang Risiko dan Peluang EXCL Mengarungi Tahun 2026 Pasca Merger
| Kamis, 15 Januari 2026 | 07:01 WIB

Menimbang Risiko dan Peluang EXCL Mengarungi Tahun 2026 Pasca Merger

Memasuki tahun 2026, ketika biaya integrasi mulai berkurang, kinerja EXCL diperkirakan akan kembali positif.

Penambang Perlu Siasati Peta Pasar Ekspor
| Kamis, 15 Januari 2026 | 06:54 WIB

Penambang Perlu Siasati Peta Pasar Ekspor

Para penambang akan mendorong perlunya strategi adaptif yang diterapkan pada sektor tambang batubara dalam negeri.

Kredit Properti Diprediksi Bangkit Ditopang Insentif
| Kamis, 15 Januari 2026 | 06:50 WIB

Kredit Properti Diprediksi Bangkit Ditopang Insentif

​Setelah lesu dan dibayangi kenaikan risiko kredit, kredit properti diprediksi bangkit pada 2026, ditopang insentif pemerintah.

Setelah Al Time High, Siap-Siap Long Weekend, Simak Dulu Rekomendasi Saham Hari Ini
| Kamis, 15 Januari 2026 | 06:45 WIB

Setelah Al Time High, Siap-Siap Long Weekend, Simak Dulu Rekomendasi Saham Hari Ini

Penguatan IHSG sejalan pergerakan indeks bursa di regional. Indeks bursa Jepang, yakni Nikkei225 juga mencetak rekor tertinggi. 

Kini Jadi Peluang Cuan, Cek 19 Saham Papan Pemantauan Khusus yang Ngegas di Awal 2026
| Kamis, 15 Januari 2026 | 06:43 WIB

Kini Jadi Peluang Cuan, Cek 19 Saham Papan Pemantauan Khusus yang Ngegas di Awal 2026

Sebagian besar saham di daftar ini masuk Papan Pemantauan Khusus dan diperdagangkan dengan mekanisme FCA karena kriteria 1 dan 7.

Victoria Care Indonesia (VICI) Tidak Memenuhi Target Kinerja di Tahun 2025
| Kamis, 15 Januari 2026 | 06:32 WIB

Victoria Care Indonesia (VICI) Tidak Memenuhi Target Kinerja di Tahun 2025

Kondisi perekonomian dan persaingan industri yang kurang kondusif sepanjang tahun 2025 menjadi salah satu faktor utama.

Laju Pertumbuhan Diramal Bakal Mengalami Pemulihan
| Kamis, 15 Januari 2026 | 06:30 WIB

Laju Pertumbuhan Diramal Bakal Mengalami Pemulihan

​Turunnya suku bunga mulai menghidupkan kredit konsumer. Pemulihan diproyeksi berlangsung bertahap, dengan KPR dan kredit KKB jadi penopang utama.

Aduan Konsumen Masih Marak di Sepanjang 2025
| Kamis, 15 Januari 2026 | 06:25 WIB

Aduan Konsumen Masih Marak di Sepanjang 2025

Melaporkan telah menerima sebanyak 1.977 pengaduan konsumen di sepanjang 2025, yang terdiri dari laporan individu dan kelompok.

Cicilan Masih Seret Saat Belanja Mulai Gerak
| Kamis, 15 Januari 2026 | 06:20 WIB

Cicilan Masih Seret Saat Belanja Mulai Gerak

​Daya beli mulai pulih, tapi dompet rumah tangga belum lega. NPL kredit justru naik dengan kartu kredit jadi alarm paling keras tekanan arus kas.

Berharap Insentif Pemerintah Mendorong Laju Kredit UMKM
| Kamis, 15 Januari 2026 | 06:10 WIB

Berharap Insentif Pemerintah Mendorong Laju Kredit UMKM

Di tengah tekanan kredit UMKM, insentif pemerintah diharapkan menjadi penopang pemulihan pembiayaan usaha wong cilik

INDEKS BERITA

Terpopuler