Proyek Energi Terbarukan Punya Peluang untuk Dapat Pendanaan Baru
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dua kreditur global yakni Mizuho Financial Group dan Sumitomo Mitsui Financial Group Inc akan menyetop pendanaan untuk proyek listrik baru yang berbasis batubara. Bagai dua sisi keping mata uang logam, kebijakan kedua bank tersebut berpotensi memberikan angin segar untuk proyek energi baru terbarukan (EBT).
Perusahaan riset dan advokasi mengenai energi serta kebijakan lingkungan yakni Institute for Essential Service Reform (IESR) mencatat, Jepang merupakan satu dari tiga negara yang masih mendanai proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Asia. Dua negara lain, yakni China dan Korea Selatan.
