Proyeksi IHSG: Dibayangi Faktor Global

Senin, 29 Juli 2019 | 07:49 WIB
Proyeksi IHSG: Dibayangi Faktor Global
[]
Reporter: Aloysius Brama | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Akhir pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 1,19% menjadi 6.325,24.

Dalam sepekan, IHSG melemah 2,03% disertai hengkangnya Rp 2,4 triliun duit asing dari pasar saham domestik.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper menyebut, pelemahan IHSG diakibatkan oleh kekhawatiran investor seiring dengan indikasi bahwa Bank sentral AS Federal Reserve belum akan menurunkan suku bunga.

"Ini buntut dari beberapa data perekonomian AS yang dinilai masih cukup baik," tulis Dennies dalam risetnya, akhir pekan lalu.

Baca Juga: Hari ini Rupiah Berpeluang Unggul dari Dolar AS

Bukan tidak mungkin IHSG melandai di awal pekan ini.

Dennies bilang, secara teknikal, indikator stochastic bergerak melebar setelah mengalami deadcross.

"Investor diperkirakan wait and see menjelang keputusan resmi kebijakan suku bunga The Fed," terang Dennies.

Terbuka peluang, The Fed memangkas bunga 25 basis poin pada rapat 30–31 Juli mendatang.

Senada, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi juga memprediksi pergerakan IHSG masih tertekan hari ini.

Baca Juga: Pasar Obligasi Sepi Jelang Keputusan FOMC, Ini Rekomendasi Analis premium

Beberapa sentimen yang dipertimbangkan antara lain, rilis data penjualan ritel dan tingkat pengangguran di Jepang yang diekspektasikan positif.

"Dari dalam negeri, akan ada data pertumbuhan penjualan motor untuk bulan Juni 2019," ungkap Lanjar.

Tapi, Lanjar melihat ada potensi rebound teknikal terbatas pada level support dan resistance 6.300–6.400.

Sedangkan Dennies memperkirakan, IHSG di hari Senin ini bergerak pada rentang 6.270–6.414.

Bagikan

Berita Terbaru

Harga Emas Terangkat Pelemahan Dolar
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Harga Emas Terangkat Pelemahan Dolar

Harga emas didukung penurunan harga energi dan melunaknya kondisi pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS).

Penguatan Rupiah Pekan Ini Terangkat Pelemahan Dolar
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Penguatan Rupiah Pekan Ini Terangkat Pelemahan Dolar

Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot naik 0,15% secara harian menjadi Rp 17.897 per dolar Amerika Serikat (AS).

Merdeka dari Belenggu Keserakahan
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Merdeka dari Belenggu Keserakahan

Fenomena yang terjadi yang bisa disebut sebagai serakahnomics harus dihapuskan demi menjamin pemenuhan hak semua warga.​

OJK Sebagai Fasilitator
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:00 WIB

OJK Sebagai Fasilitator

Terkesan ada upaya OJK menjaga jarak dari konflik di lapangan dan memilih peran layaknya hakim garis.​

Upaya Penetrasi Pasar Alat Farmasi PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI)
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Upaya Penetrasi Pasar Alat Farmasi PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI)

Menelisik profil dan strategi bisnis PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) pasca mencatatkan saham perdana pada Juli 2026 

Bank Kecil Buka Peluang Tambah Lini Bisnis
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Bank Kecil Buka Peluang Tambah Lini Bisnis

OJK membuka jalan menuju universal banking, memberi peluang bank kecil memperluas layanan keuangan jika dinilai siap menjalankannya.

Prospek Asuransi Energi di Indonesia Masih Cerah
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Prospek Asuransi Energi di Indonesia Masih Cerah

Asuransi energi diproyeksi terus bertumbuh seiring ekspansi proyek migas dan transisi energi, meski risiko global tetap membayangi

Ekonomi Jakarta Tumbuh Lebih Moderat
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:21 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh Lebih Moderat

Prospek tersebut didukung oleh investasi yang tetap kuat dan meningkatnya optimisme pelaku usaha.           

Total Bangun Persada (TOTL) Memacu Perolehan Kontrak Baru
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 04:25 WIB

Total Bangun Persada (TOTL) Memacu Perolehan Kontrak Baru

Total Bangun Persada membukukan perolehan kontrak baru senilai Rp 2,78 triliun hingga semester I-2026.

Upaya Ungkit Konsumsi dan Daya Beli
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 04:00 WIB

Upaya Ungkit Konsumsi dan Daya Beli

Peritel berharap kehadiran indoensia Shopping Festival (ISF) 2026 pada 7-23 Agustus 2026 bisa mengungkit daya beli.

INDEKS BERITA

Terpopuler