Raih Laba Kurs, Kinerja Gajah Tunggal (GJTL) Tumbuh Sesuai Target

Selasa, 30 Juli 2019 | 06:42 WIB
Raih Laba Kurs, Kinerja Gajah Tunggal (GJTL) Tumbuh Sesuai Target
[]
Reporter: Yasmine Maghfira | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja keuangan PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) sejauh ini masih sejalan dengan target perusahaan. Realisasi pendapatan sepanjang paruh waktu tahun ini sekitar 45%-46% dari target.

Hitungan tersebut berdasarkan asumsi pertumbuhan pendapatan yang ditargetkan produsen ban IRC tersebut tahun ini. "Pertumbuhan penjualan antara 8% untuk 2019," ujar Direktur GJTL Catharina Widjaja kepada KONTAN, Senin (29/7).

Baca Juga: Simak rekomendasi teknikal saham Gajah Tunggal (GJTL) usai merilis kinerja keuangan

Tahun lalu, pendapatan GJTL mencapai Rp 15,35 triliun. Dengan target pertumbuhan tersebut, maka perusahaan ini mengincar pendapatan Rp 16,57 triliun.

Sementara, pendapatan semester pertama tahun ini tecatat sebesar 7,66 triliun. Angka tersebut meningkat sekitar 6,7% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, yakni Rp 7,18 triliun.

Kondisi laba GJTL juga kembali membaik. Perusahaan produsen ban ini berhasil mencetak laba bersih Rp 163,76 miliar dari sebelumnya rugi Rp 93,88 miliar di semester pertama tahun lalu.

Catharina tak menampik, membaiknya bottom line perusahaan ini di paruh pertama tahun ini lebih karena faktor keuntungan kurs.

Baca Juga: Catat keuntungan kurs, Gajah Tunggal (GJTL) mentas dari kerugian 

Seperti diketahui, GJTL membukukan keuntungan kurs mata uang asing sebesar Rp 136,17 miliar. Bandingkan dengan posisi semester pertama tahun lalu yang masih mencatat kerugian kurs hingga Rp 358,39 miliar.

Catharina menambahkan, untuk mengejar target di sisa waktu tahun ini, pihaknya akan fokus menggenjot penjualan, baik di pasar domestik maupun luar negeri. Terlebih, penjualan di kedua segmen pasar ini masih menunjukkan tren yang positif.

Penjualan ekspor kepada pihak ketiga mengalami kenaikan 22% menjadi Rp 1,64 triliun sepanjang semester satu lalu. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, realisasi penjualan ekspor kepada pihak ketiga tercatat sebesar Rp 1,34 triliun.

Sedangkan untuk penjualan di pasar domestik, kenaikannya lebih tipis. GJTL hanya mencatatkan pertumbuhan penjualan domestik sebesar 3%, yakni dari sebelumnya sebesar Rp 4,59 triliun menjadi Rp 4,75 triliun.

Melihat kondisi tersebut, Catharina memastikan belum ada ekspansi besar yang bakal dilakukan perusahaan ini pada sisa tahun ini.

Bagikan

Berita Terbaru

Kondisi Ekonomi dan Bisnis Tak Pasti, GTRA Mengincar Pendapatan Rp 1 Triliun di 2026
| Rabu, 24 Juni 2026 | 08:14 WIB

Kondisi Ekonomi dan Bisnis Tak Pasti, GTRA Mengincar Pendapatan Rp 1 Triliun di 2026

GTRA siap capai pendapatan Rp 1 triliun 2026. Fokus pada FMCG, e-commerce, dan peningkatan layanan jadi alasan Anda harus tahu.

Indonesia Tetap di Emerging Market, MSCI Beri Sorotan, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 24 Juni 2026 | 08:06 WIB

Indonesia Tetap di Emerging Market, MSCI Beri Sorotan, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Kemarin investor asing mencatatkan aksi jual bersih alias net sell Rp 311,55 miliar. Empat hari terakhir net sell menyentuh Rp 4,73 triliun.

King Tyre Indonesia (TYRE) Kejar Target Penjualan Tumbuh 5%
| Rabu, 24 Juni 2026 | 08:02 WIB

King Tyre Indonesia (TYRE) Kejar Target Penjualan Tumbuh 5%

Pada tahun ini, TYRE juga berupaya mengoptimalkan penjualan ban untuk kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).

GGRM Bakal Bagi Dividen Rp 800 Per Saham, Blackrock Hingga WisdomTree Akumulasi
| Rabu, 24 Juni 2026 | 08:00 WIB

GGRM Bakal Bagi Dividen Rp 800 Per Saham, Blackrock Hingga WisdomTree Akumulasi

RUPST menyetujui penggunaan Rp 1,54 triliun atau setara Rp 800 per saham dari keuntungan tahun buku 2025 sebagai dividen tunai.

Kawasan GBK Bakal Menjadi Pusat Sport Tourism
| Rabu, 24 Juni 2026 | 07:29 WIB

Kawasan GBK Bakal Menjadi Pusat Sport Tourism

Danantara juga berpeluang merobohkan Hotel Sultan yang selama ini dikelola oleh pihaaaak PT Indobuildco.

Optimalisasi Dana Haji Kian Mendesak
| Rabu, 24 Juni 2026 | 07:24 WIB

Optimalisasi Dana Haji Kian Mendesak

Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq mendorong BPKH agar semakin independen dan mandiri dalam mengelola dana haji

Daya Beli Masyarakat Loyo, Jakarta dan Jawa Masih Jadi Penopang Penjualan ACES
| Rabu, 24 Juni 2026 | 07:22 WIB

Daya Beli Masyarakat Loyo, Jakarta dan Jawa Masih Jadi Penopang Penjualan ACES

SSSG ACES tumbuh 2,1% hingga Mei 2026. Wilayah Jakarta dan Jawa jadi penopang utama, sedangkan luar Jawa masih tertekan. 

Regulasi Koperasi Saat Ini Sudah Tidak Relevan
| Rabu, 24 Juni 2026 | 07:19 WIB

Regulasi Koperasi Saat Ini Sudah Tidak Relevan

Parlemen sedang menggodok revisi UU Koperasi agar sesuai dengan tuntutan ekonomi modern dan teknologi digital

MSCI Perpanjang Indonesia di Emerging Market, Cek Proyeksi IHSG Hari Ini
| Rabu, 24 Juni 2026 | 07:14 WIB

MSCI Perpanjang Indonesia di Emerging Market, Cek Proyeksi IHSG Hari Ini

MSCI memperpanjang peninjauan status Indonesia sebagai ekonomi emerging market. Indonesia bisa ke frontier (perbatasan), jika tidak ada kemajuan.

Ada Peluang Harga Pertamax Turun
| Rabu, 24 Juni 2026 | 07:10 WIB

Ada Peluang Harga Pertamax Turun

Melandainya harga energi di pasar global dinilai dapat dimanfaatkan untuk menyelaraskan harga pasar Pertamax

INDEKS BERITA

Terpopuler