Sarana Menara Nusantara (TOWR) Cetak Laba Bersih Rp 2,58 Triliun per September 2021

Rabu, 24 November 2021 | 18:41 WIB
Sarana Menara Nusantara (TOWR) Cetak Laba Bersih Rp 2,58 Triliun per September 2021
[ILUSTRASI. Laba bersih Sarana Menara Nusantara (TOWR) naik 30% dibandingkan periode sama tahun lalu.]
Reporter: Herry Prasetyo | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten menara milik Grup Djarum PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) membukukan kinerja kinclong sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. 

Per akhir September 2021, Sarana Menara berhasil mencetak kenaikan laba bersih hingga hampir 30%. 

Kenaikan laba tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan dan penurunan beban perusahaan. 

Baca Juga: Adu Valuasi dan Rekomendasi Saham TLKM, FREN, EXCL dan ISAT, Siapa Lebih Menarik?

Hingga akhir September 2021, TOWR membukukan pendapatan sebesar Rp 6,07 triliun. Jumlah tersebut naik 9,22% dibandingkan periode sama tahun lalu. 

Pendapatan tersebut ditopang oleh segmen sewa menara sebesar Rp 4,93 triliun. Segmen segmen jasa lainnya menyumbang pendapatan sebesar Rp 1,14 triliun. 

 

 

Di tengah kenaikan pendapatan, TOWR mencatatkan penurunan depresiasi dan amortisasi sebesar 4,82% menjadi Rp 1,3 triliun. 

Sementara beban pokok pendapatan masih tercatat naik 10,14% menjadi Rp 334,6 miliar. Sehingga, laba kotor TOWR naik 14,06%.

TOWR juga mencatatkan penurunan pada beberapa pos beban. Beban penjualan dan pemasaran turun 17,06% menjadi Rp 97,89 miliar sementara beban usaha lainnya dipangkas hingga 94,86% menjadi Rp 12,18 miliar.

 

Kinerja PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)
(dalam miliar rupiah)
  30-Sep-21 30-Sep-20
Aset 52.217,21 34.249,55
Liabilitas 40.472,73 24.065,50
Ekuitas 11.474,48 10.148,05
     
Pendapatan 6.067,06 5.555,15
Laba Kotor 4.435,98 3.889,29
Laba Usaha 3.909,78 3.175,69
Laba Bersih 2.579,66 1.985,41

 

Namun, beban umum dan administrasi tercatat naik 18,88% menjadi Rp 426,13 miliar. Meski begitu, laba usaha TOWR berhasil naik sebesar 23,13% menjadi Rp 3,91 triliun. 

Sarana Menara Nusantara juga berhasil menurunkan beban keuangan. Per September 2021, beban keuangan TOWR turun 10,22% menjadi Rp 794,17 miliar.

Alhasil, TOWR sukses mencetak laba bersih sebesar Rp 2,58 triliun. Jumlah tersebut naik 29,93% dibandingkan laba September 2020 lalu yang sebesar Rp 1,99 triliun. 

Baca Juga: Raih Pinjaman US$ 100 Juta, ABM Investama (ABMM) Tebus Seluruh Sisa Notes 2022

Dengan demikian, laba bersih per saham TOWR per September naik menjadi Rp 52 per saham atau sebesar Rp 69,33 jika disetahunkan. 

Pada perdagangan hari ini, Rabu (24/11), harga saham TOWR ditutup di posisi Rp 1.190 per saham. Harga saham TOWR tersebut mencerminkan price to earning ratio (PER) alias rasio harga saham terhadap laba bersih per saham sebesar 17,16 kali. 

 

Bagikan

Berita Terbaru

Efek MSCI, Investor Asing Kabur Rp 6,17 Triliun, IHSG Nyungsep 7,35% ke 8.320,56
| Rabu, 28 Januari 2026 | 20:17 WIB

Efek MSCI, Investor Asing Kabur Rp 6,17 Triliun, IHSG Nyungsep 7,35% ke 8.320,56

Jika tidak ada perbaikan hingga Mei 2026, MSCI siap memangkas peringkat pasar saham Indonesia dari emerging market menjadi frontier market.

Saham PTRO Anjlok Lebih Dari 14%, Lebih Baik Cash Out atau Tunggu Sentimen Lain?
| Rabu, 28 Januari 2026 | 14:17 WIB

Saham PTRO Anjlok Lebih Dari 14%, Lebih Baik Cash Out atau Tunggu Sentimen Lain?

Mengenai saham PTRO untuk saat ini sebaiknya wait and see dahulu, karena masih volatil akibat sentimen MSCI.

MSCI Soroti Transparansi Otoritas Pasar Saham Indonesia, Begini Kata BEI
| Rabu, 28 Januari 2026 | 09:31 WIB

MSCI Soroti Transparansi Otoritas Pasar Saham Indonesia, Begini Kata BEI

MSCI membekukan evaluasi indeks Indonesia mulai Februari 2026. Ini bisa jadi sinyal risiko bagi investor. Simak langkah BEI

Meneropong Peluang BUVA Masuk MSCI Small Cap 2026
| Rabu, 28 Januari 2026 | 08:30 WIB

Meneropong Peluang BUVA Masuk MSCI Small Cap 2026

Berdasarkan riset terbaru Samuel Sekuritas Indonesia, BUVA dinilai memiliki peluang masuk konstituen MSCI Small Cap periode semester I-2026.

Diwarnai Aksi Profit Taking Allianz cs Usai Capai ATH, Ke Mana Arah Saham ANTM?
| Rabu, 28 Januari 2026 | 08:23 WIB

Diwarnai Aksi Profit Taking Allianz cs Usai Capai ATH, Ke Mana Arah Saham ANTM?

Meski muncul tekanan jual, secara teknikal sejauh ini pergerakan ANTM masih berada di fase uptrend

Saham INET Terjun Bebas dari Pucuk, 2026 Jadi Tahun Pembuktian Eksekusi Proyek
| Rabu, 28 Januari 2026 | 08:08 WIB

Saham INET Terjun Bebas dari Pucuk, 2026 Jadi Tahun Pembuktian Eksekusi Proyek

PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menganggarkan belanja modal sebesar Rp 4,2 triliun untuk tahun 2026.

Investor Waspada, Volatilitas Rupiah Mengancam Cuan Saham Barang Baku.
| Rabu, 28 Januari 2026 | 07:36 WIB

Investor Waspada, Volatilitas Rupiah Mengancam Cuan Saham Barang Baku.

Para investor berekspektasi, kinerja keuangan emiten-emiten logam dan mineral akan meningkat, terutama dari sisi profitabilitas.

Menakar Daya Tahan Saham Grup Lippo, Menguat Sesaat atau Ada Perbaikan Fundamental?
| Rabu, 28 Januari 2026 | 07:35 WIB

Menakar Daya Tahan Saham Grup Lippo, Menguat Sesaat atau Ada Perbaikan Fundamental?

Meski kompak menghijau, karakter penguatan saham Grup Lippo saat ini masih kental nuansa trading momentum.

Sistem Komunikasi Kapal PELNI Berbasis Satelit Diperkuat
| Rabu, 28 Januari 2026 | 07:23 WIB

Sistem Komunikasi Kapal PELNI Berbasis Satelit Diperkuat

Pelni mempercepat transformasi digital dengan mengimplementasikan Sistem Komunikasi Kapal (SisKomKap) berbasis satelit Low Earth Orbit (LEO).

Apartemen Meikarta Lippo Cikarang (LPCK) Telah Dihuni 3.600 Unit
| Rabu, 28 Januari 2026 | 07:15 WIB

Apartemen Meikarta Lippo Cikarang (LPCK) Telah Dihuni 3.600 Unit

Pengembangan Meikarta diarahkan untuk menghadirkan kawasan yang hidup dan relevan dengan kebutuhan masyarakat urban.

INDEKS BERITA

Terpopuler