Sejumlah Konglomerat Masuk ke Bisnis Smelter, Raup Untung dan Laksanakan Hilirisasi

Sabtu, 25 Desember 2021 | 07:00 WIB
Sejumlah Konglomerat Masuk ke Bisnis Smelter, Raup Untung dan Laksanakan Hilirisasi
[]
Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Belakangan santer terdengar sejumlah konglomerat kompak masuk ke industri smelter.  

Kabar terhangat, perusahaan Garibaldi Thohir atau Boy Thohir PT Adaro Energy Tbk (ADRO) melalui anak usahanya PT Adaro Alumunium Indonesia akan membangun smelter alumunium di Kawasan Industri Hijau Indonesia. Kemudian Kalla Group melalui PT Bumi Mineral Sulawesi sedang dalam proses membangun smelter di Luwu Industrial Park. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Asing Borong GOTO 3 Hari Beruntun Usai Laba Kuartal III-2026, Saham Masih Stagnan
| Rabu, 04 November 2026 | 05:57 WIB

Asing Borong GOTO 3 Hari Beruntun Usai Laba Kuartal III-2026, Saham Masih Stagnan

Kinerja GOTO perlu dilihat sebagai satu kesatuan ekosistem yang terdiri dari Gojek dan GoPay. Pertumbuhan kedua bisnis tersebut saling melengkapi.

ROE Asuransi Umum Hadapi Tekanan Ganda
| Rabu, 04 November 2026 | 05:40 WIB

ROE Asuransi Umum Hadapi Tekanan Ganda

Sejalan dengan tekanan rasio klaim asuransi umum, return on equity (ROE) industri menyusut dari 20% menjadi 12,7%.

Suku Bunga Tinggi, Kinerja Sektor Menara Diproyeksi Tumbuh Terbatas
| Rabu, 04 November 2026 | 05:37 WIB

Suku Bunga Tinggi, Kinerja Sektor Menara Diproyeksi Tumbuh Terbatas

Saham menara lebih cocok sebagai aset defensif berarus kas stabil. Katalis terbesarnya penurunan suku bunga, belum akan terjadi dalam waktu dekat.

Dana Mahal Semakin Membayangi Kinerja Perbankan
| Rabu, 04 November 2026 | 05:20 WIB

Dana Mahal Semakin Membayangi Kinerja Perbankan

Persaingan dana kian ketat, biaya bunga simpanan meningkat dan membayangi margin bunga bersih (NIM) perbankan.

Aturan DHE SDA Bakal Dirombak Lagi
| Rabu, 04 November 2026 | 05:15 WIB

Aturan DHE SDA Bakal Dirombak Lagi

Aturan kebijakan devisa hasil ekspor sumber daya alam (SDA) sudah tiga kali mengalami perubahan     

IHSG Mendekati 4.900, Intip Prediksi Arah dan Rekomendasi Saham Hari Ini (4/11)
| Rabu, 04 November 2026 | 04:50 WIB

IHSG Mendekati 4.900, Intip Prediksi Arah dan Rekomendasi Saham Hari Ini (4/11)

IHSG mengakumulasi pelemahan 6,87% dalam sepekan. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah total 43,28%.

Laju Ekonomi Kuartal III Diramal Melambat
| Rabu, 04 November 2026 | 04:45 WIB

Laju Ekonomi Kuartal III Diramal Melambat

Ekonomi Indonesia kuartal III-2026 dinilai masih tangguh, namun sumbernya semakin tak merata        

Pilihan Startup Terkait AI bagi Modal Ventura Masih Terbatas
| Rabu, 04 November 2026 | 04:20 WIB

Pilihan Startup Terkait AI bagi Modal Ventura Masih Terbatas

Kondisi makroekonomi serta daya beli masyarakat membuat pendirian startup baru di sektor AI cenderung tertahan

Lembar Asumsi bagi Pendatang Baru Nuklir
| Rabu, 04 November 2026 | 04:10 WIB

Lembar Asumsi bagi Pendatang Baru Nuklir

Harga listrik dari PLTN pertama akan banyak ditentukan oleh tiga asumsi di atas kertas, yaitu biaya modal, tahun dasar harga dan lama konstruksi.

Ini Dia Berbagai Pajak Digital yang Dipungut Negara
| Rabu, 04 November 2026 | 04:05 WIB

Ini Dia Berbagai Pajak Digital yang Dipungut Negara

Instrumen pajak transaksi digital, mulai dari konsumsi barang dan jasa dari luar negeri hingga penghasilan pedagang melalui e-commerce

INDEKS BERITA

Terpopuler