Sempat Terseok Di Bawah Garis Merah, IHSG Hari Ini Akhirnya Ditutup Menguat Tipis

Rabu, 04 September 2019 | 21:16 WIB
Sempat Terseok Di Bawah Garis Merah, IHSG Hari Ini Akhirnya Ditutup Menguat Tipis
[ILUSTRASI. Perdagangan saham ]
Reporter: Irene Sugiharti | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.

Meski sempat terseok di bawah garis merah sepanjang Rabu (4/9), IHSG hari ini akhirnya ditutup menguat tipis 0,13% ke level 6.269,66. Aksi jual masih mendominasi transaksi asing, mencapai nilai Rp 843,87 miliar, dengan saham TLKM, BBRI, dan UNTR yang paling banyak asing akumulasikan.

Muhammad Nafan Aji, Analis Bina Artha Sekuritas, mengatakan, sentimen data Services PMI di beberapa negara yang positif memengaruhi pergerakan IHSG. Tambah lagi, dukungan stabilitas makroekonomi domestik.

Baca Juga: IHSG Hari Ini Menguat Tipis 0,13% Ke 6.269,66 Gara-Gara Asing Net Sell

“Para pelaku pasar merespons positif berbagai data Services PMI negara-negara di kawasan Uni Eropa yang rata-rata positif. Di sisi lain, stabilitas fundamental makroekonomi domestik yang inklusif dan berkesinambungan juga turut mendukung penguatan indeks,” kata Nafan, Rabu (4/9).

Selain itu, Chris Apriliony, Analis Jasa Utama Capital Sekuritas, melihat, pada perdagangan hari ini pergerakan positif IHSG berasal dari faktor penguatan harga batubara dan logam. Plus, ada isu bahwa The Fed akan menurunkan kembali suku bunga sebesar 50 basis poin.

Dalam perdagangan hari ini sebanyak 219 saham naik, 195 saham turun dan 139 saham tak bergerak.

Baca Juga: Analis: IHSG masih berpeluang menguat besok

Enam sektor menopang kenaikan IHSG, sedangkan empat sektor lainnya masuk zona merah.

Total volume perdagangan saham di bursa mencapai 13,59 miliar saham dengan total nilai Rp 7,25 triliun.

Bagikan

Berita Terbaru

Siap-Siap, CMRY Akan Membagikan Dividen Tunai Rp 793 Miliar
| Sabtu, 11 April 2026 | 08:46 WIB

Siap-Siap, CMRY Akan Membagikan Dividen Tunai Rp 793 Miliar

Nantinya, setiap pemegang saham emiten produsen susu olahan akan memperoleh dividen final tunai sebesar Rp 100 per saham.

Masyarakat Mulai Berhitung Cermat
| Sabtu, 11 April 2026 | 08:01 WIB

Masyarakat Mulai Berhitung Cermat

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Maret 2026 tercatat sebesar 122,9, turun 2,3 poin                    

Rupiah Anjlok dan Harga Energi Naik, INTP Ambil Langkah Naikkan Harga Semen
| Sabtu, 11 April 2026 | 08:00 WIB

Rupiah Anjlok dan Harga Energi Naik, INTP Ambil Langkah Naikkan Harga Semen

Kinerja Indocement 2026 diproyeksi tertekan oleh biaya energi dan rupiah yang melemah drastis. Akankah INTP mampu bertahan dari badai ekonomi?

Tokocrypto Gandeng BRI & Mandiri: Akses Kripto Kini Makin Mudah
| Sabtu, 11 April 2026 | 08:00 WIB

Tokocrypto Gandeng BRI & Mandiri: Akses Kripto Kini Makin Mudah

Tokocrypto kini tawarkan deposit via BRI & Mandiri. Ini langkah menarik investor di tengah pasar kripto yang les

Restitusi Disikat, Pebisnis Tercekat
| Sabtu, 11 April 2026 | 07:52 WIB

Restitusi Disikat, Pebisnis Tercekat

Kementerian Keuangan menggandeng BPKP dalam melakukan audit menyeluruh terhadap restitusi pajak     

Emas Bangkit Lagi! Analis Ungkap Alasan di Balik Kenaikan Harga
| Sabtu, 11 April 2026 | 07:15 WIB

Emas Bangkit Lagi! Analis Ungkap Alasan di Balik Kenaikan Harga

Harga emas spot menguat 2,25% dalam sepekan. Koreksi harga justru jadi peluang investor. Ketahui pemicu kenaikannya sekarang

Gejala Resentralisasi dalam Senyap
| Sabtu, 11 April 2026 | 07:05 WIB

Gejala Resentralisasi dalam Senyap

Atas nama otonomi, ada gejala resentralisasi yang bekerja secara perlahan yang dilakukan pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah.​

Nasib Rupiah Sepekan ke Depan: Inflasi AS dan Harga BBM Jadi Kunci
| Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

Nasib Rupiah Sepekan ke Depan: Inflasi AS dan Harga BBM Jadi Kunci

Rupiah terancam melemah lebih dalam. Konflik Timur Tengah dan data inflasi AS jadi penentu nasib mata uang Garuda.

Bibit Ancaman Sosial dan Ekonomi
| Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

Bibit Ancaman Sosial dan Ekonomi

Lonjakan harga energi, pelemahan rupiah dan ancaman kemarau ekstrem patut diantisipasi lantaran rawan secara sosial maupun ekonomi.​

Kredit Infrastruktur Perbankan Masih Mengucur Deras
| Sabtu, 11 April 2026 | 05:30 WIB

Kredit Infrastruktur Perbankan Masih Mengucur Deras

Penyaluran kredit infrastruktur Bank Mandiri selama dua bulan pertama 2026 mencetak kenaikan 30,8% secara tahunan menjadi Rp 491,63 triliun.

INDEKS BERITA

Terpopuler