Subway Bakal Diakuisisi Roark Capital Senilai US$ 9,55 Miliar

Sabtu, 26 Agustus 2023 | 04:50 WIB
Subway Bakal Diakuisisi Roark Capital Senilai US$ 9,55 Miliar
[]
Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Perusahaan ekuitas swasta Roark Capital akhirnya jadi pemilik baru Subway. Nilai transaksi pembelian tersebut US$ 9,55 miliar, termasuk utang. Kesepakatan tersebut menandai berakhirnya penawaran yang berlarut-larut sejak Februari.

Reuters melaporkan, untuk mencapai titik kesepakatan, Subway harus memenuhi posisi kas tertentu selama dua tahun setelah kesepakatan ditutup. Menurut sumber Reuters, jika kesepakatan tidak terlaksana, maka nilai akuisisi sebesar US$ 8,95 miliar.

Penentuan struktur perolehan kinerja tersebut dilakukan karena kedua pihak ingin menjembatani perbedaan harga dari tawaran pemegang saham lama. Keluarga DeLuca dan Buck pemilik Subway berharap mendapatkan lebih dari US$ 10 miliar. 

Baca Juga: Berencana Beli Subway Senilai US$ 9 Miliar, Roark Capital Ajukan Persyaratan

Keluarga yang telah menjalankan bisnis hampir 60 tahun ini mengklaim, mereknya cukup kuat dengan pertumbuhan bisnis secara internasional cukup baik. Namun Roark membantah dan menilai harga Subway lebih rendah, karena bisnis di AS sudah jenuh.

Pesaing Roark yang lain adalah TDR Capital dan Sycamore Partners. TDR Capital menawar di harga US$ 8,75 miliar, termasuk penentuan pendapatan. Sedangkan Sycamore menawar US$ 8,25 miliar tanpa syarat pendapatan. 

Roark memiliki operator restoran waralaba sandwich saingan Subway, Jimmy John's. Roark berjanji, jika kesepakatan ini gagal karena tidak disetujui regulator maka akan membayar pemilik Subway biaya perpisahan 4% dari nilai kesepakatan. Sumber menilai, penyelesaian kesepakatan transaksi ini akan terjadi dalam waktu 12 bulan. 

Roark percaya diri karena pasar restoran terlalu terfragmentasi, sehingga regulator tidak akan mempermasalahkannya. Jimmy John's memiliki lebih dari 2.600 restoran di 43 negara bagian AS. 

Subway memiliki lebih dari 37.000 restoran di lebih dari 100 negara. "Roark memiliki pengalaman membantu pertumbuhan merek restoran di pasar AS," kata Neil Saunders, Managing Director GlobalData Retail. 

Baca Juga: Roark Capital Mendekati Kesepakatan Membeli Subway Senilai US$9,6 Miliar
 

Bagikan

Berita Terbaru

Rupiah Tertekan, BI Rate Terancam Naik Lagi
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:17 WIB

Rupiah Tertekan, BI Rate Terancam Naik Lagi

BI memperkuat likuiditas, tetapi peluang kenaikan suku bunga terbuka hingga akhir tahun.              

Jalan Terjal Mengadang Pasar Keuangan
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:06 WIB

Jalan Terjal Mengadang Pasar Keuangan

Usai pengumuman suku bunga acuan Bank Indonesia (BI), dalam waktu dekat pasar menanti dampak lanjutan persoalan MSCI

Prospek Saham WIIM 2027: Peluang dari Perubahan Aturan Cukai Rokok & Rotasi Sektoral
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Prospek Saham WIIM 2027: Peluang dari Perubahan Aturan Cukai Rokok & Rotasi Sektoral

Meski selisih harga antara rokok ilegal dan legal bisa menyempit, dampaknya terhadap perpindahan konsumen belum dapat dipastikan.

Rupiah pada Kamis (21/10) Menanti Arah The Fed
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:30 WIB

Rupiah pada Kamis (21/10) Menanti Arah The Fed

Rupiah kembali menembus 18.000 per dolar AS setelah sempat menguat sehari sebelumnya menguat ke 17.992 per dolar AS

Imbas MSCI, CDS Indonesia Menanjak
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Imbas MSCI, CDS Indonesia Menanjak

Melansir Bloomberg pada Rabu (21/10), CDS Indonesia tenor 5 tahun berada di level 99,73bps, naik dari 92,40 bps dari sepekan lalu.

Gibran hingga MSCI
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:12 WIB

Gibran hingga MSCI

Ketika menilai suatu pasar tidak lagi memenuhi standar transparansi dan tata kelola, investor global dapat memindahkan dana mereka ke negara lain.

Menilik Prospek Mesin Pertumbuhan Baru PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Menilik Prospek Mesin Pertumbuhan Baru PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)

Di tengah persaingan yang kian ketat, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mengandalkan konektivitas jaringan dan data center

Deposito Valas Melonjak Terdorong Kenaikan Bunga dan Tekanan Rupiah
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 05:30 WIB

Deposito Valas Melonjak Terdorong Kenaikan Bunga dan Tekanan Rupiah

​DPK valas perbankan tumbuh 20,4% pada Agustus 2026, ditopang lonjakan deposito valas 37,5% akibat kenaikan bunga dolar AS dan pelemahan rupiah

Siasat Produsen Laptop Memacu Penjualan
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 05:30 WIB

Siasat Produsen Laptop Memacu Penjualan

Kenaikan harga chip memori membuat produsen laptop menyiapkan strategi bisnis guna menghindari penurunan daya beli akibat harga jual yang naik

Laju Kredit Perbankan Tetap Kencang Ditopang Investasi
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 05:25 WIB

Laju Kredit Perbankan Tetap Kencang Ditopang Investasi

​Kredit perbankan tumbuh 13,26% pada September 2026, ditopang kredit investasi yang melesat 23,2%. Namun, perlambatan DPK membayangi prospeknya

INDEKS BERITA

Terpopuler