Uji Nyali Menkeu Baru

Rabu, 16 September 2026 | 08:44 WIB
Uji Nyali Menkeu Baru
[ILUSTRASI. TAJUK - Syamsul Ashar (KONTAN/Indra Surya)]
Syamsul Ashar | Managing Editor

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gegap gempita dan suka cita mewarnai gedung Juanda I Lapangan Banteng pada Senin 14 September 2026 petang. Mereka bersuka cita menyambut kedatangan nahkoda baru Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara yang baru dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan baru, mengganti Purbaya Yudhi Sadewa.

Banyak harapan muncul baik dari karyawan Kementerian Keuangan maupun masyarakat. Sebab di bawah kepemimpinan sang mantan, kuat kabar pemberontakan dari dalam cukup kuat dalam beberapa pekan terakhir. Kabar yang tak ditampik dan disadari juga oleh Purbaya Yudhi Sadewa. "Salah satunya itu," kata Purbaya usai serah terima jabatan di Kementerian Keuangan.

Harapan berlebihan kepada pengganti Purbaya, yaitu Suahasil Nazara tentu juga tidak tepat. Sebab Suahasil yang sudah ada di Kementerian Keuangan sejak Menteri Keuangan di bawah kepemimpinan Sri Mulyani Indrawati periode ketiga, tentu tak akan banyak membawa perubahan baru.

Hanya saja kesan kepemimpinan koboi yang sebelumnya di bawa oleh Purbaya, tentu tidak akan ada lagi. Menkeu Suahasil pun sudah menegaskan ideologi keberlanjutan demi menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Artinya mau tidak mau, suka ataupun tidak, Kemenkeu akan kembali menghadapi tugas nyata mencari duit untuk membiayai program makan bergizi gratis, program koperasi desa merah putih, dan program-program lain yang banyak menyedot anggaran di APBN. Masalah nyata kredibilitas fiskal dari sisi belanja negara ini yang harus ditangani oleh Menkeu yang baru.

Belum lagi ada potensi risiko membengkaknya biaya subsidi energi sepanjang 2026 akibat harga minyak naik tinggi yang kian susah di prediksi. Sebab pemicu kenaikan harga minyak yakni perang di Timur Tengah belum juga berakhir.

Di sisi lain pos penerimaan negara juga sedang megap-megap. Meskipun Purbaya mengklaim ada kenaikan penerimaan pajak hingga 24% sepanjang Januari-Agustus 2026 saat rapat di DPD RI Senin (14/9), rasanya kurang pas kalau melihat fakta PMI Manufaktur sedang mengalami kontraksi 49,8 di Agustus.

Saat realisasi setoran pajak tidak kredibel, yang bisa dilakukan hanya berhemat. Berhemat di program prioritas, bukan memotong jatah belanja daerah atau menahan restitusi pajak yang menjadi hak pelaku usaha karena jela mengganggu bisnis. Jadi apa Menkeu baru mampu?

Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Elegi Transparansi OJK
| Selasa, 03 November 2026 | 05:05 WIB

Elegi Transparansi OJK

Memang menjadi pertanyaan, mengapa OJK hanya menyebut inisial nama-nama perusahaan broker yang disanksi?

Pemungut Pajak Digital Diperluas
| Selasa, 03 November 2026 | 05:00 WIB

Pemungut Pajak Digital Diperluas

Perluasan pemungut pajak digital tersebut akan melibatkan perbankan, baik bank pemerintah maupun swasta, fintech, hingga e-commerce.

Rebound IHSG Berlanjut? Intip Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini (3/11)
| Selasa, 03 November 2026 | 04:50 WIB

Rebound IHSG Berlanjut? Intip Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini (3/11)

IHSG masih melemah 5,14% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah 41,06%.   

Risiko Kredit Tekan Permodalan LKM
| Selasa, 03 November 2026 | 04:45 WIB

Risiko Kredit Tekan Permodalan LKM

OJK mencatat bahwa ekuitas industri LKM terkontraksi 2,34% secara tahunan menjadi Rp 655,20 miliar per Agustus 2026

Ekspor Melesat, Rekrutmen Tersendat
| Selasa, 03 November 2026 | 04:30 WIB

Ekspor Melesat, Rekrutmen Tersendat

Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang dirilis S&P Global naik menjadi 54 pada Oktober 2026, dari 52,4 pada September 2026. 

Aktivitas Bisnis Manufaktur Makin Melonjak
| Selasa, 03 November 2026 | 04:30 WIB

Aktivitas Bisnis Manufaktur Makin Melonjak

Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia S&P Global tercatat sebesar 54,0 pada Oktober 2026, naik dari 52,4 pada September 2026.

Persaingan Ketat Tekan Premi Asuransi Marine Cargo
| Selasa, 03 November 2026 | 04:20 WIB

Persaingan Ketat Tekan Premi Asuransi Marine Cargo

Klaim asuransi marine cargo hingga Agustus 2026 tumbuh 16,95% secara tahunan menjadi Rp 1,45 triliun. 

Pertumbuhan Bank Digital Bisa Terganjal Wacana Pemberlakuan Pajak Transaksi Digital
| Senin, 02 November 2026 | 19:44 WIB

Pertumbuhan Bank Digital Bisa Terganjal Wacana Pemberlakuan Pajak Transaksi Digital

Pungutan pajak digital yang akan mulai dijalankan 9 November dengan melibatkan bank pemerintah, hingga platform digital, bakal memberatkan.

Surplus Neraca Dagang Indonesia Anjlok 68,4% hingga September 2026, Ini Penyebabnya
| Senin, 02 November 2026 | 18:18 WIB

Surplus Neraca Dagang Indonesia Anjlok 68,4% hingga September 2026, Ini Penyebabnya

BPS mencatat surplus perdagangan hanya US$ 10,61 miliar pada Januari-September 2026, jauh lebih rendah dibandingkan periode yang sama 2025.

Bukan Asal Terdesak, Timbang Sebelum Kuras Dana Darurat
| Senin, 02 November 2026 | 17:35 WIB

Bukan Asal Terdesak, Timbang Sebelum Kuras Dana Darurat

Simak apa saja kondisi yang membuat dana darurat layak terpakai, menurut pandangan perencana keuangan.

INDEKS BERITA

Terpopuler