Upaya Pizza Hut Dongkrak Kinerja pada Tahun Ini

Rabu, 16 April 2025 | 05:35 WIB
Upaya Pizza Hut Dongkrak Kinerja pada Tahun Ini
[Gerai Pizza Hut Ristorante di Puncak Pass, Bogor.]
Reporter: Rashif Usman, Vatrischa Putri Nur | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Emiten pengelola gerai Pizza Hut, PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) memperbaiki kinerja di sepanjang 2024. Melansir laporan keuangan, PZZA membukukan kerugian bersih Rp 72,84 miliar pada 2024. Jumlah ini menurun 24% dibandingkan rugi bersih pada 2023 yang sebesar Rp 96,22 miliar.

Hasil tersebut tidak terlepas dari peningkatan penjualan Pizza Hut di kuartal IV-2024. Di periode itu, penjualan Pizza Hut tumbuh 14,5% dibandingkan kuartal III-2024. Adapun total penjualan PZZA di sepanjang 2024 menembus Rp 2,79 triliun, masih lebih rendah 21% dibandingkan penjualan 2023 yang sebesar Rp 3,54 triliun.

Chief Executive Officer Pizza Hut Indonesia, Boy Lukito menyatakan pihaknya bisa menekan rugi bersih berkat upaya efisiensi operasional yang diterapkan secara konsisten. Hasil ini membuat PZZA bakal fokus pada inovasi, strategi yang relevan serta upaya kolektif untuk memperkuat daya saing bisnis. 

Baca Juga: Induk Usaha Pengelola Pizza Hut Dirumorkan Cari Mitra Strategis & Kaji Opsi Exit

Menurut dia, keberhasilan jangka panjang tidak hanya ditentukan oleh capaian angka semata, tetapi juga oleh kemampuan perusahaan untuk terus beradaptasi, berinovsi dan bergerak selaras dengan kebutuhan konsumen. 

Di tahun ini, Pizza Hut Indonesia akan memperkuat bisnis lewat strategi berbasis data. Selain itu, manajemen PZZA akan mempercepat digitalisasi untuk memudahkan konsumen menjangkau produk Pizza Hut.

"Kami akan memperkuat strategi bisnis ini," kata Boy dalam keterangan resminya, Selasa (15/4)

Adapun langkah strategis Pizza Hut antara lain meningkatkan kualitas outlet. Pizza Hut akan terus memperkuat konsep Pizza Hut Ristorante yang kini berjumlah 30 outlet.

Selanjutnya, PZZA memacu operasional dengan menjaga efisiensi. Mereka juga memperkuat kanal digital yang sudah berkontribusi 56% total penjualan. Tak lupa, PZZA melakukan inovasi produk dan layanan, salah satunya memperpanjang jam operasional outlet. 

 

Bagikan

Berita Terbaru

Prospek ERAL Masih Menarik, Meski Tengah Menanti Kepastian Insentif Mobil Listrik
| Senin, 09 Februari 2026 | 08:25 WIB

Prospek ERAL Masih Menarik, Meski Tengah Menanti Kepastian Insentif Mobil Listrik

PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) berencana menambah gerai baru sekaligus menghadirkan produk dan merek baru di berbagai segmen usaha.

Free Float Naik ke 15%, Emiten yang Tak Butuh Pendanaan Pasar Modal bisa Go Private?
| Senin, 09 Februari 2026 | 08:00 WIB

Free Float Naik ke 15%, Emiten yang Tak Butuh Pendanaan Pasar Modal bisa Go Private?

Di rancangan peraturan terbaru, besaran free float dibedakan berdasarkan nilai kapitalisasi saham calon emiten sebelum tanggal pencatatan.

Menakar Daya Tarik Obligasi ESG: Menimbang Return dan Feel Good
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:31 WIB

Menakar Daya Tarik Obligasi ESG: Menimbang Return dan Feel Good

Obligasi bertema ESG dan keberlanjutan akan meramaikan penerbitan surat utang di 2026. Bagaimana menakar daya tariknya?

Dharma Polimetal (DRMA) Produksi Baterai Motor Listrik
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:29 WIB

Dharma Polimetal (DRMA) Produksi Baterai Motor Listrik

Strategi tersebut ditempuh melalui penguatan kapabilitas manufaktur, diversifikasi produk bernilai tambah, serta integrasi ekosistem bisnis.

Pebisnis Minta Kepastian Izin Impor Daging Sapi
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:23 WIB

Pebisnis Minta Kepastian Izin Impor Daging Sapi

Para pelaku usaha tengah menantikan kepastian izin impor yang belum terbit. Padahal, saat ini sudah melewati waktu proses.

Kebijakan Pemerintah Jadi Sorotan, Dampak Buruknya ke Pasar SBN
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:50 WIB

Kebijakan Pemerintah Jadi Sorotan, Dampak Buruknya ke Pasar SBN

Investor asing mencatat jual neto Rp 2,77 triliun di SBN. Tekanan jual ini diprediksi berlanjut hingga Kuartal I 2026. Pahami risikonya.

Prospek Kredit Perbankan Akan Lebih Bergairah
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:30 WIB

Prospek Kredit Perbankan Akan Lebih Bergairah

​Didorong penurunan suku bunga dan program pemerintah, OJK dan BI memproyeksikan kredit perbankan tumbuh hingga dua digit tahun ini,

Nasib Rupiah Awal Pekan: Tertekan Isu Domestik & Global
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:15 WIB

Nasib Rupiah Awal Pekan: Tertekan Isu Domestik & Global

Rupiah melemah hingga 16.887 per dolar AS. Cari tahu alasan di balik tekanan Moodys dan data ketenagakerjaan AS yang memicu gejolak

Korupsi Pajak
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:10 WIB

Korupsi Pajak

Membersihkan institusi perpajakan bukan sekadar agenda antikorupsi, melainkan prasyarat menjaga kepercayaan pasar.

Peringatan Beruntun dari Lembaga Asing Jadi Tekanan IHSG Pekan Ini
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:05 WIB

Peringatan Beruntun dari Lembaga Asing Jadi Tekanan IHSG Pekan Ini

Penurunan peringkat IHSG memperkuat persepsi bahwa daya tarik pasar domestik di mata investor global sedang menurun

INDEKS BERITA

Terpopuler