Usul Penyesuaian Harga Patokan Mineral

Senin, 21 April 2025 | 05:51 WIB
Usul Penyesuaian Harga Patokan Mineral
[ILUSTRASI. Smelter feronikel Antam.]
Reporter: Diki Mardiansyah, Sabrina Rhamadanty | Editor: Dadan M. Ramdan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi memberlakukan tarif royalti baru bagi komoditas mineral dan batubara melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2025 mengenai Jenis dan Tarif atas Jenis PNBP yang Berlaku di Lingkup Kementerian ESDM.

Kebijakan terbaru tarif royalti minerba berlaku pada 26 April 2025. Ada beberapa perubahan dalam beleid terbaru untuk royalti mineral. Misalnya bijih nikel, semula tarif dipukul rata 10% untuk semua harga mineral acuan, di revisi terbaru, penambang bijih nikel bakal dikenakan tarif mulai dari 14% hingga 19%. Level terendah sekitar 14% ketika harga mineral acuan di bawah US$ 18.000 per ton, sedangkan tarif tertinggi 19% berlaku ketika harga di atas US$ 31.000 per ton.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Harga Metanol Meroket 60% dalam Sebulan, ini Efeknya Bagi Chandra Asri Pacific (TPIA)
| Selasa, 15 September 2026 | 11:00 WIB

Harga Metanol Meroket 60% dalam Sebulan, ini Efeknya Bagi Chandra Asri Pacific (TPIA)

Kenaikan harga metanol ini, lebih tepat dipandang sebagai salah satu sinyal perbaikan kondisi pasar petrokimia.

Harga Minyak Menekan Banyak Pihak, dari Pemerintah, Bank Sentral, Hingga Masyarakat
| Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

Harga Minyak Menekan Banyak Pihak, dari Pemerintah, Bank Sentral, Hingga Masyarakat

Setiap kenaikan harga minyak sebesar US$ 1 per barel berpotensi menambah beban fiskal sekitar Rp 6 triliun – Rp 7 triliun.

Pasar Volatil, Aksi Akuisisi Tetap Ramai
| Selasa, 15 September 2026 | 09:19 WIB

Pasar Volatil, Aksi Akuisisi Tetap Ramai

Terdapat 29 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menggelar aksi akuisisi selama tahun 2026 berjalan

Bisnis Keramik Terimpit Suplai Gas Industri
| Selasa, 15 September 2026 | 09:09 WIB

Bisnis Keramik Terimpit Suplai Gas Industri

Pembatasan volume gas ditambah realisasi pasokan yang belum sesuai mulai memaksa sejumlah produsen keramik memangkas produksi.

Guardian Ekspansi Gerai ke Daerah dan Membuka Franchise
| Selasa, 15 September 2026 | 08:50 WIB

Guardian Ekspansi Gerai ke Daerah dan Membuka Franchise

Guardian Indonesia terus menambah jaringan gerainya untuk memperkuat kehadiran omnichannel pada 2026 dan 2027. 

Menanti Langkah Menkeu Baru Jaga Kredibilitas Fiskal, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
| Selasa, 15 September 2026 | 08:50 WIB

Menanti Langkah Menkeu Baru Jaga Kredibilitas Fiskal, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Setelah pergantian menkeu, investor kembali mencermati kemampuan pemerintah dalam menjaga kredibilitas kebijakan fiskal.

Pefindo Pertahankan Rating Utang PTRO di Level idA+
| Selasa, 15 September 2026 | 08:24 WIB

Pefindo Pertahankan Rating Utang PTRO di Level idA+

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat korporasi PT Petrosea Tbk (PTRO) pada level idA+ dengan outlook stabil.

Bidik Dana Rp 27,1 Triliun, FORU Menggelar Aksi Rights Issue
| Selasa, 15 September 2026 | 08:21 WIB

Bidik Dana Rp 27,1 Triliun, FORU Menggelar Aksi Rights Issue

PT Fortune Indonesia Tbk (FORU)  akan menerbitkan maksimal 215,09 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 126 per saham. 

Danantara Akan Menggenggam 40,2% Saham BEI
| Selasa, 15 September 2026 | 08:18 WIB

Danantara Akan Menggenggam 40,2% Saham BEI

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara disiapkan menjadi salah satu pemegang saham BEI lewat skema rights issue.

Genjot Ekspansi Gerai, Prospek Kinerja ACES Diprediksi Cerah
| Selasa, 15 September 2026 | 08:16 WIB

Genjot Ekspansi Gerai, Prospek Kinerja ACES Diprediksi Cerah

Ekspansi gerai, penyesuaian harga, serta penguatan kanal omnichannel akan menopang pertumbuhan kinerja emiten ritel tersebut.

INDEKS BERITA

Terpopuler