Bank Digital Berjibaku Menjaring Dana

Jumat, 22 Maret 2024 | 06:00 WIB
 Bank Digital Berjibaku Menjaring Dana
[ILUSTRASI. Presiden Direktur PT Krom Bank Indonesia Tbk. Anton Hermawan memberi paparan saat acara Peluncuran Layanan Perbankan Digital Krom di Jakarta, Selasa (27/2/2024). PT Krom Bank Indonesia Tbk. (Krom), bagian dari Kredivo Group, secara resmi telah meluncurkan aplikasi perbankan digital Krom yang menawarkan layanan perbankan dengan suku bunga menarik dan keamanan tinggi. ]
Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tantangan bank digital menghimpun dana pihak ketiga (DPK) cukup besar di tengah suku bunga acuan tinggi. Mau tak mau, bank harus menawarkan bunga dana lebih besar agar bisa bersaing dengan bank konvensional yang sudah punya basis nasabah yang kuat.
 
Tantangan semakin berat seiring bertambahnya jumlah bank digital di Tanah Air. Persaingan memperoleh pendanaan kian sengit. Bank digital pun berlomba-menawarkan bunga deposito tinggi demi menjaring nasabah.

Kondisi ini tentu akan berdampak negatif terhadap kinerja bank digital. Peningkatan biaya dana pada akhirnya bisa menekan margin bunga dan menggerus laba bagi bank yang sudah untung atau menambah kerugian bank yang belum mencatatkan cuan. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Dividen Jadi Pemanis di Saat IHSG Masih Pahit
| Selasa, 09 Juni 2026 | 08:06 WIB

Dividen Jadi Pemanis di Saat IHSG Masih Pahit

Meskipun dividen bisa menjadi bantalan, daya tarik dividen belum cukup untuk mengubah sentimen pasar

IHSG Anjlok Parah, Ini Support Krusial Penentu Nasib Investor Saham
| Selasa, 09 Juni 2026 | 07:52 WIB

IHSG Anjlok Parah, Ini Support Krusial Penentu Nasib Investor Saham

IHSG anjlok 4,52% awal pekan ini, mendekati level kritis. Cek proyeksi support terbaru para analis sebelum memutuskan langkah investasi.

Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Intip Peluang dari Momen Libur Sekolah
| Selasa, 09 Juni 2026 | 07:51 WIB

Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Intip Peluang dari Momen Libur Sekolah

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) siap memaksimalkan sejumlah segmen bisnis untuk memacu kinerja di periode libur panjang.

Harga Emas Turun, Pasar Sedang Mengirim Sinyal Apa?
| Selasa, 09 Juni 2026 | 07:49 WIB

Harga Emas Turun, Pasar Sedang Mengirim Sinyal Apa?

Pasar mulai menilai laju pembelian bank sentral global tidak lagi mampu mengimbangi tekanan yang berasal dari penguatan dolar AS.

Rupiah dalam Rapuhnya Demokrasi Moneter
| Selasa, 09 Juni 2026 | 07:45 WIB

Rupiah dalam Rapuhnya Demokrasi Moneter

Persoalan rupiah bermula dari diagnosis yang keliru, dan diagnosis keliru melahirkan resep yang keliru.

Krisis Kepercayaan
| Selasa, 09 Juni 2026 | 07:37 WIB

Krisis Kepercayaan

Fundamental ekonomi yang kuat memang penting, tetapi kepercayaan adalah faktor penentu keputusan investasi.

Menilik Potensi Saham KAQI Lewat Ekspansi Bengkel Kaki-kaki
| Selasa, 09 Juni 2026 | 07:28 WIB

Menilik Potensi Saham KAQI Lewat Ekspansi Bengkel Kaki-kaki

KAQI juga terus memperluas lini usahanya dengan menambah kegiatan usaha baru, termasuk perdagangan eceran suku cadang dan aksesoris kendaraan.

Tanda Aktivitas Perdagangan Masih Lemah
| Selasa, 09 Juni 2026 | 06:50 WIB

Tanda Aktivitas Perdagangan Masih Lemah

Setoran kepabeanan dan cukai mencapai Rp 123,8 triliun per Mei 2026, tumbuh 0,7% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu

Bantalan Eksternal Masih Rawan Terkikis
| Selasa, 09 Juni 2026 | 06:41 WIB

Bantalan Eksternal Masih Rawan Terkikis

Cadangan devisa akhir Mei 2026 tersisa sebesar US$ 144,9, terendah sejak Juli 2024 silam            

Ancaman Rupiah: Proyeksi Dolar AS Tembus Rp 18.300, Siap-siap!
| Selasa, 09 Juni 2026 | 06:35 WIB

Ancaman Rupiah: Proyeksi Dolar AS Tembus Rp 18.300, Siap-siap!

Rupiah terus tertekan! Dolar AS diproyeksi makin perkasa di semester II-2026 akibat solidnya ekonomi AS dan ketegangan global. 

INDEKS BERITA

Terpopuler