Emiten Konstruksi Pertebal Porsi Recurring Income

Selasa, 03 Desember 2019 | 07:45 WIB
Emiten Konstruksi Pertebal Porsi Recurring Income
[ILUSTRASI. ]
Reporter: Benedicta Prima | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten konstruksi pelat merah akan menggenjot pertumbuhan pendapatan berulang alias recurring income pada tahun depan. Harapannya, recurring income bisa berkontribusi besar.

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dalam empat tahun mendatang menargetkan porsi recurring income bisa mencapai 25% dari total pendapatan. "Saat ini pendapatan dari recurring masih belum besar, sekitar 2,5%," jelas Sekretaris Perusahaan WIKA Mahendra Vijaya kepada KONTAN, kemarin.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Menunggu 28 Tahun, Proyek Konstruksi Lapangan Abadi Masela Bergulir
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:31 WIB

Menunggu 28 Tahun, Proyek Konstruksi Lapangan Abadi Masela Bergulir

Blok Abadi Masela memiliki potensi produksi mencapai 1.200 million standard cubic feet per day (mmscfd).

Insentif Pajak PFII Tuai Pro Kontra
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:30 WIB

Insentif Pajak PFII Tuai Pro Kontra

Sepanjang 0%, pemerintah akan memberikan itu sampai 50 tahun.                                           

Rupiah Masih Rentan Koreksi pada Jumat (17/7)
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:30 WIB

Rupiah Masih Rentan Koreksi pada Jumat (17/7)

Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 0,45% secara harian ke Rp 17.986 per dolar AS

Bank Tabungan Negara Incar Akuisisi Kredit Demi Percepat Ekspansi
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:24 WIB

Bank Tabungan Negara Incar Akuisisi Kredit Demi Percepat Ekspansi

Menurut Dirur BTN, peluang realisasi akuisisi portofolio kredit berikutnya kemungkinan baru terjadi pada 2027.​

Daya Tawar Batubara Indonesia Masih Lemah
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:23 WIB

Daya Tawar Batubara Indonesia Masih Lemah

China dan India dinilai masih memegang kendali harga batubara ekspor Indonesia dengan menyeraap hampir setengah vollume ekspor

Fungsi Palugada Kopdes Merah Putih
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:19 WIB

Fungsi Palugada Kopdes Merah Putih

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan, Kopdes Merah Putih bukan sekadar supermarket.

Sudah Menyerap Seluruh Dana IPO, Kinerja Bukalapak (BUKA) Masih Loyo
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:15 WIB

Sudah Menyerap Seluruh Dana IPO, Kinerja Bukalapak (BUKA) Masih Loyo

Hingga 30 Juni 2026, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) telah menggunakan seluruh dana hasil IPO sebesar Rp 21,33 triliun. ​

Eskalasi Blokade AS-Iran Picu Lonjakan Harga Minyak
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:15 WIB

Eskalasi Blokade AS-Iran Picu Lonjakan Harga Minyak

Mengutip Bloomberg, Kamis (16/7), harga minyak mentah WTI berada di level US$ 79,6 per barel, menguat 0,26% secara harian

Beban Kopdes Merah Putih
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:10 WIB

Beban Kopdes Merah Putih

Ambisi membangun ekonomi desa patut diapresiasi. Namun, membebani satu lembaga dengan terlalu banyak misi sekaligus bukan tanpa risiko.

Emiten Batubara Ramai-Ramai Diversifikasi Bisnis ke Energi Baru dan Terbarukan
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:05 WIB

Emiten Batubara Ramai-Ramai Diversifikasi Bisnis ke Energi Baru dan Terbarukan

Emiten produsen batubara di Tanah Air gencar melakukan diversifikasi bisnis. Salah satunya ke bisnis energi baru dan terbarukan (EBT).

INDEKS BERITA

Terpopuler