Indeks Pefindo i-Grade Jawara di 2019, Ini Saham yang Masih Prospektif

Senin, 06 Januari 2020 | 08:00 WIB
Indeks Pefindo i-Grade Jawara di 2019, Ini Saham yang Masih Prospektif
[ILUSTRASI. Kendaraan melintasi layar pergerakan saham di jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (16/12/2019). Indeks Pefindo i-Grade mencatatkan kenaikan 12,11% sepanjang tahun lalu. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.]
Reporter: Nur Qolbi | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks PEFINDO i-Grade mencatatkan kenaikan tertinggi dibandingkan dengan indeks konstituen lain di 2019. Indeks yang memiliki 30 konstituen ini melesat 12,11% sepanjang tahun lalu.

Head of Research Analyst FAC Sekuritas Wisnu Prambudi Wibowo menilai, pendorong kenaikan tersebut berasal dari saham-saham sektor perbankan. Terlebih lagi, yang menjadi anggotanya adalah saham-saham Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) IV.

Baca Juga: Jangan Kalah Langkah, Ada Potensi Rally di Awal Tahun

Sebut saja saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang naik 28,68%, saham PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang naik 20,22%, dan  saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) yang melonjak 104,03%.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana juga mengatakan, melesatnya pertumbuhan PEFINDO i-Grade disebabkan oleh adanya saham perbankan yang mendominasi anggota indeks ini. "Bobot perbankan sangat besar di bursa saham. Apalagi BBCA sempat mencetak rekor harga," ujar dia, Minggu (5/1).

Baca Juga: Sah, Saham Sektor Keuangan Jadi Jawara di Tahun Ini

Pada perdagangan awal 2020 hingga Jumat (3/1), indeks PEFINDO i-Grade melanjutkan kenaikannya, yakni sebesar 0,39% year to date (ytd) ke level 180,79.

Saham prospektif

Memang, menurut Wisnu, indeks ini masih akan tumbuh positif tahun ini karena dampak tren penurunan suku bunga acuan pada tahun lalu mulai terasa pada tahun ini.

Ia memprediksi Bank Indonesia masih berpeluang untuk menurunkan suku bunga acuan pada 2020. "Dengan kondisi ini, pelaku usaha mulai cari pendanaan dari bank sehingga kredit bank akan semakin tumbuh. Apalagi pada 2020 ada Omnibus Law yang dapat memudahkan," ungkap dia.

Baca Juga: Proyeksi IHSG: Ada Peluang di Awal Pekan

Selain saham-saham perbankan, penyokong kenaikan indeks ini ke depannya juga berasal dari saham-saham sektor barang konsumen (consumer goods), seperti PT Mayora Indah Tbk (MYOR) dan Grup Indofood. "MYOR juga rajin bagi dividen dan harga sahamnya masih murah. Belum lama ini, MYOR juga baru beli mesin baru untuk peremajaan dan efisiensi," kata Wisnu.

Di samping itu, saham konstruksi juga akan menjadi pendorong kenaikan PEFINDO i-Grade. Sebut saja PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT PP (PTPP) dan PT Waskita Karya Tbk (WSKT).

Bagikan

Berita Terbaru

Kinerja Bank Mandiri (BMRI) Tetap Kokoh di 2025, Diprediksi Berlanjut di 2026
| Selasa, 10 Februari 2026 | 08:11 WIB

Kinerja Bank Mandiri (BMRI) Tetap Kokoh di 2025, Diprediksi Berlanjut di 2026

Sentimen positif bagi BMRI di tahun 2026 berasal dari fundamental yang solid dan efisiensi berkelanjutan.

Melawan Arus Badai MSCI, Saham RALS Melesat Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026
| Selasa, 10 Februari 2026 | 07:57 WIB

Melawan Arus Badai MSCI, Saham RALS Melesat Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026

Penjualan periode Lebaran menyumbang hampir 30% dari total target penjualan tahunan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS).

Efek Berantai, Prospek Negatif Moody’s Bikin Saham Big Caps Pelat Merah Kompak Turun
| Selasa, 10 Februari 2026 | 07:43 WIB

Efek Berantai, Prospek Negatif Moody’s Bikin Saham Big Caps Pelat Merah Kompak Turun

Indonesia perlu belajar dari India yang mengalami masalah serupa pada 2012 namun bisa bangkit dan berhasil merebut kembali kepercayaan investor.

Bahas Nasib Martabe, Rosan Bertemu Agincourt
| Selasa, 10 Februari 2026 | 07:06 WIB

Bahas Nasib Martabe, Rosan Bertemu Agincourt

Rosan menyebutkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, telah menerapkan langkah lanjutan. Namun tidak terbatas pada pengkajian

Mayora Bangun Ekosistem Daur Ulang di IKN
| Selasa, 10 Februari 2026 | 07:03 WIB

Mayora Bangun Ekosistem Daur Ulang di IKN

Selama lebih dari lima tahun, GESN telah mengumpulkan lebih dari 50.000 ton botol plastik PET pascakonsumsi dengan melibatkan puluhan mitra

Peluang Bisnis Alat Berat dari Proyek Sampah
| Selasa, 10 Februari 2026 | 07:00 WIB

Peluang Bisnis Alat Berat dari Proyek Sampah

Corporate Secretary PT United Tractors Tbk (UNTR) Ari Setiyawan bilang, proyek WtE akan mengangkat kebutuhan alat berat.

Swasta Tidak Keberatan Beli Solar dari Pertamina
| Selasa, 10 Februari 2026 | 06:57 WIB

Swasta Tidak Keberatan Beli Solar dari Pertamina

Konsumen berharap penghentian impor bisa menurunkan harga solar di dalam negeri karena diproduksi oleh satu produsen

Badan Usaha Khusus & Petroleum Fund di RUU Migas
| Selasa, 10 Februari 2026 | 06:53 WIB

Badan Usaha Khusus & Petroleum Fund di RUU Migas

Saat ini naskah akademik yang merupakan pengkajian hukum dari RUU Migas sudah siap. Ada tiga versi naskah mewakili tiga skenario pembentukan BUK

Mempersiapkan Investasi untuk  Melalui DPLK
| Selasa, 10 Februari 2026 | 06:43 WIB

Mempersiapkan Investasi untuk Melalui DPLK

DPLK memberikan jaminan finansial bagi pekerja yang sudah tidak lagi produktif. Solusi nyata perencanaan masa depan.

Kucurkan Kredit Jumbo ke KDMP, BNI Tetap Optimistis Bisa Menjaga NIM
| Selasa, 10 Februari 2026 | 06:40 WIB

Kucurkan Kredit Jumbo ke KDMP, BNI Tetap Optimistis Bisa Menjaga NIM

BNI tetap percaya diri menjaga NIM meski menyalurkan kredit jumbo berbunga rendah ke Koperasi Desa Merah Putih.

INDEKS BERITA

Terpopuler