Indo Tambangraya (ITMG) Targetkan Produksi Batubara Capai 23,5 Juta Ton

Rabu, 23 Januari 2019 | 07:31 WIB
Indo Tambangraya (ITMG) Targetkan Produksi Batubara Capai 23,5 Juta Ton
[]
Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indo Tambangraya Megah Tbk menargetkan produksi batubara sebanyak 23 juta ton hingga 23,5 juta ton pada tahun ini. Target produksi tersebut tidak terpaut jauh ketimbang target produksi tahun lalu yang mencapai 22,5 juta ton batubara.

Hanya, manajemen Indo Tambangraya belum bisa menyampaikan realisasi produksi batubara sepanjang tahun 2018. Begitu pula dengan pencapaian penjualan batubara pada tahun lalu.

Berdasarkan catatan KONTAN, Indo Tambangraya pada tahun lalu mengincar penjualan 24,2 juta ton batubara. Sebanyak 22,5 juta ton produksi sendiri dan sisanya hasil pembelian dari pihak ketiga.

Meski target produksi 2019 tak banyak terungkit, Indo Tambangraya memperluas area penjualan. Sasarannya pasar ekspor. "Ada pasar ekspor baru seperti Vietnam dan Myanmar," ujar Yulius Gozali, Direktur Keuangan PT Indo Tambangraya Megah Tbk kepada KONTAN, Selasa (22/1).

Sejauh ini, pasar ekspor memang lebih mendominasi penjualan Indo Tambangraya. Sepanjang sembilan bulan pada tahun lalu, misalnya, akumulasi penjualan ekspor berkontribusi hingga 85,13% terhadap total penjualan US$ 1,42 miliar.  

Belanja alat berat

Adapun perluasan pasar di tahun ini sejalan dengan upaya perbaikan infrastruktur pertambangan. "Selain itu, ada peningkatan kapasitas mesin dan peralatan tambang," ungkap Yulius.

Oleh karenanya, tahun 2019 Indo Tambangraya menganggarkan dana belanja modal atawa capital expenditure (capex) sebesar US$ 120 juta. Sementara ini sumber pendanaan capex berasal dari kas internal.

Kembali mengintip catatan keuangan selama sembilan bulan 2018, Indo Tambangraya masih memiliki kas dan setara kas sebesar US$ 351,36 juta. Dana lancar tersebut berkurang 6,11% dibandingkan dengan catatan akhir tahun 2017.

Sebagai perbandingan, tahun lalu Indo Tambangraya mengalokasikan capex sebesar US$ 107,1 juta. Perusahaan berkode saham ITMG di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu lebih banyak menggunakan capex untuk membeli alat berat bagi PT Tambang Raya Usaha Tama. Anak usaha tersebut menjalankan bisnis jasa pertambangan di wilayah Kalimantan Timur.

Sisa capex untuk membangun jalan tambang atau hauling road bagi anak usaha yang lain, yaitu PT Trubaindo Coal Mining. Ada pula pembangunan infrastruktur untuk PT Bharinto Ekatama.

Bagikan

Berita Terbaru

Jual Rumput Karungan dan Konsentrat, Peluang Cuan dari Pakan Ternak.
| Minggu, 11 Januari 2026 | 05:10 WIB

Jual Rumput Karungan dan Konsentrat, Peluang Cuan dari Pakan Ternak.

Di tengah mahalnya pakan pabrikan, peternak sapi mengandalkan pakan alternatif. Kini pakan alternatif itu menjadi peluang usaha menggiurkan.

 
Tertekan Sentimen Global dan Domestik, Rupiah Sepekan Terus Bergerak Lesu
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22 WIB

Tertekan Sentimen Global dan Domestik, Rupiah Sepekan Terus Bergerak Lesu

Mengutip data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,13% ke Rp 16.819 per dolar AS pada perdagangan, Jumat (9/1).

Presiden Direktur MARK Ridwan Goh Punya Kiat Membangun Portofolio Aset yang Solid
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:19 WIB

Presiden Direktur MARK Ridwan Goh Punya Kiat Membangun Portofolio Aset yang Solid

Bagi Ridwan Goh, investasi bukan cuma jalan pintas menuju kekayaan, tapi sebuah sarana untuk mengelola nilai secara disiplin dan terstruktur. 

Blibli (BELI) Memperkuat Strategi Omnichannel dan Infrastruktur Logistik
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:16 WIB

Blibli (BELI) Memperkuat Strategi Omnichannel dan Infrastruktur Logistik

Di tengah persaingan bisnis e-commerce yang ketat, PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) atau Blibli terus memperkuat fondasi omnichannel 

Optimisme Akhir Tahun Menurun
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 09:59 WIB

Optimisme Akhir Tahun Menurun

IKK Desember 2025 berada di level 123,5. Indeks di atas 100 menunjukkan posisi optimistis           

Kabinet Makin Gemuk, Efek Ekonomi Tetap Tipis
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 09:48 WIB

Kabinet Makin Gemuk, Efek Ekonomi Tetap Tipis

Realisasi belanja K/L tahun 2025 mencapai Rp 1.500,4 triliun, setara 129,3% dari target             

Harga Jam Tangan Mewah Cetak Rekor, Jam Model Dress Watch Paling Diburu Kolektor
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 07:30 WIB

Harga Jam Tangan Mewah Cetak Rekor, Jam Model Dress Watch Paling Diburu Kolektor

Harga jam tangan mewah di pasar sekunder mencetak rekor tertinggi dalam dua tahun, didorong aksi gen Z memburu dress watch

Beban Fiskal
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:30 WIB

Beban Fiskal

Anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) adalah jangkar perekonomian. Kesehatan keuangan negara cerminnya adalah kesehatan fiskal.

Bos Ponsel yang Terus Berdering
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:15 WIB

Bos Ponsel yang Terus Berdering

Menyusuri perjalanan karier Hasan Aula hingga menjabat Wakil Direktur Utama PT Erajaya Swasembada Tbk.

Konsumsi Listrik per Kapita Indonesia Melonjak
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 05:50 WIB

Konsumsi Listrik per Kapita Indonesia Melonjak

Konsumsi listrik per kapita Indonesia naik dari 1.411 kilowatt hour (kWh) pada 2024 menjadi 1.584 kWh pada 2025.

INDEKS BERITA