Insentif untuk KEK Bakal Direvisi agar Penanaman Modal di Jasa kian Deras

Selasa, 11 Juni 2019 | 09:27 WIB
Insentif untuk KEK Bakal Direvisi agar Penanaman Modal di Jasa kian Deras
[]
Reporter: Grace Olivia | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan merevisi insentif untuk kawasan ekonomi khusus, agar penanaman modal di sektor jasa kian deras. Ada dua aturan yang akan direvisi. 

Pertama, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 96 Tahun 2015 tentang Fasilitas dan Kemudahan KEK. Kedua, PP Nomor 2 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan KEK. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono menjelaskan, kedua beleid itu perlu direvisi agar investor tertarik berinvestasi di KEK. "Prosesnya agak panjang. Nanti KEK akan diarahkan untuk kegiatan jasa seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi kreatif, hingga jasa digital," ujarnya, Senin (10/6).

Salah satu insentif yang bakal diberikan, yaitu pajak pertambahan nilai (PPN) 0% untuk ekspor jasa. Pemerintah melalui Menteri Keuangan, baru saja mengeluarkan insentif ini lewat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 32/PMK.010/2019 tentang Batasan Kegiatan dan Jenis Jasa Kena Pajak yang atas Ekspornya dikenai PPN.

Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ellen Setiadi menambahkan, pemerintah akan memperjelas pajak penghasilan (PPh) orang pribadi (OP) untuk wajib pajak luar negeri. Sebab, KEK jasa akan mendatangkan banyak pelaku asing, seperti, tenaga ahli pendidikan, dan kesehatan. "Misalnya rumah sakit atau sekolah internasional. Kalau pajak penghasilan Orang Pribadi di Indonesia lebih tinggi dari negara asal, jadi tidak menarik," katanya.

Kajian insentif perpajakan untuk KEK jasa tersebut, lanjutnya, juga mesti menyesuaikan dengan dasar hukum atau Undang-Undang Pajak Penghasilan yang berlaku. Jika memang dimungkinkan, pemerintah akan merancang lebih rinci bentuk insentif itu.

Bagikan

Berita Terbaru

Korporasi Belum Gencar Ekspansi, Simpanan di Bank Tumbuh Tinggi
| Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Korporasi Belum Gencar Ekspansi, Simpanan di Bank Tumbuh Tinggi

​Dana korporasi masih parkir di bank. Minim ekspansi membuat simpanan jumbo tumbuh jauh melampaui rata-rata DPK.

Korporasi Belum Gencar Ekspansi, Simpanan di Bank Tumbuh Tinggi
| Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Korporasi Belum Gencar Ekspansi, Simpanan di Bank Tumbuh Tinggi

​Dana korporasi masih parkir di bank. Minim ekspansi membuat simpanan jumbo tumbuh jauh melampaui rata-rata DPK.

Ditekan Harga Minyak, Prospek MEDC Masih Menarik Disimak
| Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:16 WIB

Ditekan Harga Minyak, Prospek MEDC Masih Menarik Disimak

Walau masih dikelilingi tekanan serta koreksi di sektor energi, prospek MEDC masih menarik berkat diversifikasi bisnis.​

Segmen Corporate Travel Menopang Kinerja Panorama Sentrawisata (PANR)
| Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:14 WIB

Segmen Corporate Travel Menopang Kinerja Panorama Sentrawisata (PANR)

Bisnis pariwisata global di sepanjang semester I-2026 menghadapi tantangan berat akibat meningkatnya ketegangan geopolitik.

Menyoal Kualitas Pertumbuhan Ekonomi
| Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Menyoal Kualitas Pertumbuhan Ekonomi

Fokuslah pada kualitasnya: seberapa banyak pekerjaan formal tercipta dan seberapa besar investasi mampu memperkuat daya saing industri.

Tigaraksa Satria (TGKA) Mengincar Pendapatan Rp 14,7 Triliun pada Tahun Ini
| Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:08 WIB

Tigaraksa Satria (TGKA) Mengincar Pendapatan Rp 14,7 Triliun pada Tahun Ini

PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) mengharapkan tambahan prinsipal baru dan kenaikan konsumsi rumah tangga bisa menopang kinerja tahun ini.

Tunda Lagi Pungutan Pajak Marketplace
| Kamis, 06 Agustus 2026 | 05:50 WIB

Tunda Lagi Pungutan Pajak Marketplace

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa beralasan, penundaan dilakukan karena berkaitan dengan daya beli

Ancaman Karhutla dan Ujian Doktrin Proximate Cause
| Kamis, 06 Agustus 2026 | 05:48 WIB

Ancaman Karhutla dan Ujian Doktrin Proximate Cause

Memisahkan risiko pembakar dari risiko korban memungkinkan pasar memberi harga, bukan sekadar menutup pintu.

Angka Kredit Macet Fintech Tetap Tinggi
| Kamis, 06 Agustus 2026 | 05:45 WIB

Angka Kredit Macet Fintech Tetap Tinggi

Rasio TWP90 industri pinjaman daring terparkir di angka 4,26% pada Juni 2026, membaik dari bulan Mei yang mencapai 4,42%, 

Pendapatan Agregat Consumer Staples Tumbuh, Namun Belum Cerminkan Pemulihan Daya Beli
| Kamis, 06 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Pendapatan Agregat Consumer Staples Tumbuh, Namun Belum Cerminkan Pemulihan Daya Beli

Kinerja emiten consumer staples mulai menunjukkan pemulihan di kuartal II-2026, meski belum sepenuhnya bersumber dari perbaikan daya beli.

INDEKS BERITA