Menyasar Perusahaan Berbasis Teknologi, Otoritas Pos di China Siapkan Revisi Aturan

Jumat, 07 Januari 2022 | 12:27 WIB
Menyasar Perusahaan Berbasis Teknologi, Otoritas Pos di China Siapkan Revisi Aturan
[ILUSTRASI. Robot pengirim Cainiao, unit logistik Alibaba, beroperasi di sebuah komunitas perumahan di Hangzhou, provinsi Zhejiang, China, Senin (26/10/2020). REUTERS/Aly Song]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Otoritas pos di China pada Jumat (7/1) mengajukan revisi atas aturan di lini pengiriman ekspress. pasar pengiriman ekspresnya. Revisi ini disebut bertujuan memberantas persaingan tidak sehat sekaligus meningkatkan perlindungan bagi hak-hak karyawan.

Dalam pernyataan yang diunggah di situs webnya, Biro Pos Negara mengatakan perlu untuk meningkatkan peraturan mengingat pertumbuhan ekonomi dan sosial China dalam beberapa tahun terakhir. Aturan pos yang akan diubah, pertama kali diperkenalkan pada tahun 2008 dan terakhir diubah pada tahun 2012.

Proposal, yang terbuka untuk umpan balik publik hingga 5 Februari, juga mengatakan ingin perusahaan membangun sistem manajemen karbon dan menggunakan produk ramah lingkungan. Mereka juga akan diminta untuk membangun sistem untuk menjaga stabilitas jaringan mereka.

Baca Juga: Beijing Kembali Unjuk Taring Cegah Monopolistik Swasta, Atur Platform Musik Digital

Pihak berwenang China mengetatkan aturan atas perusahaan penyedia platform yang mendorong apa yang disebut “gig economy” di tahun ini.

Regulator telah mengkritik perusahaan-perusahaan ini dengan menyatakan mereka memberlakukan kebijakan yang mengeksploitasi pekerja, bersifat monopoli dan melanggar hak-hak konsumen.

Otoritas mendorong perusahaan yang berbasis teknologi itu untuk menjamin pendapatan pekerja di atas upah minimum dan asuransi bagi pekerjanya. Otoritas diperkirakan juga akan merevisi aturan yang memungkinkan gig worker, atau di Indonesia populer disebut mitra, seperti kurir dan pengemudi ride-hailing, untuk membentuk serikat pekerja.

Beberapa pemain terbesar di pasar pengiriman ekspres China yang luas termasuk S.F. SF Express Holdings, YTO Express, STO Express, dan Cainiao, unit usaha Alibaba Holdings di sektor logistik.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Rupiah Menanti Data The Fed pada Perdagangan Selasa (10/8)
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Rupiah Menanti Data The Fed pada Perdagangan Selasa (10/8)

Mengutip Bloomberg, rupiah ditutup menguat 0,79% terhadap dolar AS ke level Rp 17.755 per dolar AS pada Senin (10/8)

Beban di Bantargebang
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Beban di Bantargebang

Jika sampah Jakarta terpilah, maka 50% sampah organik warga tak harus membebani Bantargebang. Sampah itu bisa jadi kompos atau makanan maggot.

Genjot Kinerja di Semester Dua, MDIY Tambah Toko dan Produk
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Genjot Kinerja di Semester Dua, MDIY Tambah Toko dan Produk

PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) berencana melanjutkan ekspansi jaringan toko fisik MR. D.I.Y untuk mendorong kinerja di semester II-2026.

ADCP Kembali Digugat PKPU, Alarm Krisis BUMN Properti Berlanjut Hingga 2027?
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:01 WIB

ADCP Kembali Digugat PKPU, Alarm Krisis BUMN Properti Berlanjut Hingga 2027?

Berulangnya permohonan PKPU ADCP dalam satu tahun menunjukkan persoalan likuiditas perseroan belum sepenuhnya terselesaikan.

Strategi Transformasi dan Penataan Ulang Bisnis Jadi penopang UNVR
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Strategi Transformasi dan Penataan Ulang Bisnis Jadi penopang UNVR

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mampu mendorong volume penjualan lewat segmen home and personal care

ESG Samudera Indonesia (SMDR): Mengarungi Bisnis Pelayaran dengan Kapal Emisi Rendah
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:00 WIB

ESG Samudera Indonesia (SMDR): Mengarungi Bisnis Pelayaran dengan Kapal Emisi Rendah

PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) terus melaju di tengah gelombang konflik geopolitik yang mengerek biaya operasional.

Laju Ekspor Melambat, Prospek Emiten Nikel Tersumbat
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 05:45 WIB

Laju Ekspor Melambat, Prospek Emiten Nikel Tersumbat

Kinerja emiten nikel di semester II-2026 masih dipenuhi berbagai tantangan. Salah satunya, melambatnya ekspor produk olahan nikel.

Pasar Menanti Hasil Evaluasi MSCI, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 05:35 WIB

Pasar Menanti Hasil Evaluasi MSCI, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Untuk strategi perdagangan hari ini, analis merekomendasi beli beberapa saham emiten yang layak koleksi. Berikut beberapa di antaranya:​

Investasi Pariwisata Tumbuh Dua Digit
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 05:35 WIB

Investasi Pariwisata Tumbuh Dua Digit

Investasi pariwisata yanag pertumbuhannya lebih tinggi dari rata-rata industri lainnya harus bisa meningkatkan ekonomi sekitar.

PTPP Mulai Selektif Memilih Proyek
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 05:35 WIB

PTPP Mulai Selektif Memilih Proyek

Kontribusi terbesar jenis proyek PTPP berasal dari proyek jalan dan jembatan, tanggap darurat serta smelter dan pertambangan.​

INDEKS BERITA

Terpopuler