Penjualan Arwana Citramulia (ARNA) Tembus Rp 1,25 Triliun, Laba Bersih Terbang 83,12%

Rabu, 21 Juli 2021 | 14:49 WIB
Penjualan Arwana Citramulia (ARNA) Tembus Rp 1,25 Triliun, Laba Bersih Terbang 83,12%
[ILUSTRASI. Aktivitas pekerja di pabrik keramik PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA). DOK/KONTAN]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi Covid-19 yang berlangsung di paruh pertama tahun ini rupanya tak terlalu banyak berdampak pada kinerja PT Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA).

Paling tidak ini terlihat dari laporan keuangan semester I-2021 ARNA yang dirilis emiten produsen keramik tersebut pada hari ini (21/7).

Pada semester I-2021, ARNA berhasil meraup nilai penjualan bersih sebesar Rp 1,25 triliun, atau tumbuh 25,23% secara year on year (yoy).

 

 

Sekitar Rp 883,36 miliar diantaranya merupakan penjualan kepada PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP).

CSAP, yang  yang tercatat sebagai pihak berelasi ARNA, adalah emiten pemilik supermarket bahan bangunan Mitra10. 

Baca Juga: Laba Bersih NIKL, Emiten Asosiasi KRAS di Semester I-2021 Terbang 769,83 Persen

Nah, seiring pertumbuhan penjualan bersih, beban penjualan ARNA tumbuh lebih kecil, yakni hanya 11,66%. 

Dus, Arwana Citramulia masih mampu membukukan laba kotor sebesar Rp 441,02 miliar, atau melejit 60,96% (yoy).

Sementara laba usahanya tercatat melambung 83,13% (yoy) menjadi Rp 282,84 miliar.

Ujung-ujungnya, laba bersih periode berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk melambung 83,12% menjadi Rp 220,91 miliar.

Ini membuat laba per saham ARNA juga ikut terungkit, dari Rp 16,43 di semester I-2020 menjadi Rp 30,09 pada paruh pertama 2021.

Selanjutnya: Tumbuh 56% YoY, Marketing Sales BSDE di Kuartal II-2021 Tembus Rp 4,5 Triliun

 

Bagikan

Berita Terbaru

Siapkan Aturan Soal Nasib Proyek Whoosh
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57 WIB

Siapkan Aturan Soal Nasib Proyek Whoosh

Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, BP BUMN dan BPI Danantara sedang menyiapkan rancangan Perpres yang mengatur keberlanjutan Whoosh

2027, Siap Pungut Cukai Minuman Berpemanis
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:47 WIB

2027, Siap Pungut Cukai Minuman Berpemanis

Dirjen Bea dan Cukai Djaka Budi Utama menargetkan pungutan cukai minuman berpemanis berlaku semester II-2026

Menyoal Risiko Penyaluran Kredit dan Transparansi Bank Mandiri
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Menyoal Risiko Penyaluran Kredit dan Transparansi Bank Mandiri

Kredit jumbo Bank Mandiri ke Jhonlin Group milik Haji Isam dengan jaminan saham menjadi sorotan karena nilai pinjaman dan risikonya belum jelas.

Pemerintah Percepat Restitusi Pajak
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Pemerintah Percepat Restitusi Pajak

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menginstruksikan Ditjen Pajak untuk mempercepat restitusi pajak, khususnya untuk industri padat karya dan UMKM

Suntik Rp 20 Triliun ke BPJS Kesehatan
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:07 WIB

Suntik Rp 20 Triliun ke BPJS Kesehatan

Suntikan dana tersebut diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 73 Tahun 2026. Pencairan dana tersebut dilakukan bertahap.​

Upaya Mengejar Setoran Pajak hingga Akhir Tahun
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:53 WIB

Upaya Mengejar Setoran Pajak hingga Akhir Tahun

Pemerintah masih harus mengumpulkan penerimaan sekitar Rp 750 triliun dalam tiga bulan              

Dibayangi Sentimen AS, IHSG Sepekan Naik 0,94%
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Dibayangi Sentimen AS, IHSG Sepekan Naik 0,94%

Jumat (9/10), IHSG naik 1,04% atau 62,48 poin ke level 6.093,76. Dalam sepekan terakhir, IHSG tercatat menguat 0,94%.

Ecocare Indo Pasifik (HYGN) Siapkan Ekspansi Demi Kejar Target Kinerja
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:51 WIB

Ecocare Indo Pasifik (HYGN) Siapkan Ekspansi Demi Kejar Target Kinerja

PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN) memperluas sumber pendapatan baru di bisnis layanan higienitas terintegrasi

Tertekan Aksi Jual Paksa, Bitcoin dan Ethereum Kompak Turun
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Tertekan Aksi Jual Paksa, Bitcoin dan Ethereum Kompak Turun

Pergerakan aset kripto masih berada dalam tekanan, akibat gelombang aksi jual paksa yang melanda berbagai platform aset digital

Review Sepekan: Otot Rupiah Masih Rapuh
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Review Sepekan: Otot Rupiah Masih Rapuh

Sempat melemah ke Rp 17.917 per dolar Amerika Serikat (AS) di awal pekan, rupiah menguat tipis di akhir perdagangan pekan ini.

INDEKS BERITA

Terpopuler