Perfoma Masih Bagus, Saham Indonesia di Indeks MSCI Tidak Berubah

Jumat, 09 Agustus 2019 | 06:53 WIB
Perfoma Masih Bagus, Saham Indonesia di Indeks MSCI Tidak Berubah
[]
Reporter: Benedicta Prima | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Morgan Stanley Capital International (MSCI) kembali menelaah saham yang masuk dalam keanggotaan indeks.

Pada evaluasi kali ini, MSCI tidak mengubah komposisi saham asal Indonesia. Hasil evaluasi tersebut diterapkan 27 Agustus 2019.

Baca Juga: IHSG berpeluang melemah, ini saham-saham rekomendasi Profindo Sekuritas

Dalam indeks MSCI, saham Indonesia masuk sebagai konstituen dalam MSCI Emerging Market Index. Indeks saham emerging market dibagi menjadi dua indeks, MSCI Global Small Cap Indexes dan MSCI Global Standard Indexes.

Pada 7 Agustus 2019, MSCI mengumumkan, dari hasil kajian terakhir yang digunakan, MSCI tidak mengubah komposisi saham dalam dua indeks tersebut, terutama untuk saham dari Indonesia.

Per Mei 2019, saham yang masuk dalam Global Standard Indexes adalah PT Barito Pacific Tbk (BRPT), menggantikan saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).

Sedangkan anggota baru MSCI Global Small Cap Indexes adalah PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE), PT Bank BTPN Tbk (BTPN), PT Pelayaran Tamarin Samudera Tbk (TAMU), PT Puradelta Lestari (DMAS) dan TBIG. Saham yang keluar adalah PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP).

Baca Juga: Usai Akuisisi Pertagas, PGAS Berencana Merilis Obligasi Global 

Analis Jasa Utama Capital Chris Apriliony mengatakan, tidak adanya perubahan dalam indeks MSCI menunjukkan bahwa saham pilihan MSCI terakhir masih mencetak performa yang cukup baik.

"Pilihan MSCI juga menjadi penggerak IHSG," terang dia. Dengan IHSG yang masih menguat maka MSCI juga percaya dengan performa saham di Indonesia.

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Wintermar (WINS) Andalkan Permintaan Kapal Offshore
| Selasa, 21 April 2026 | 05:20 WIB

Wintermar (WINS) Andalkan Permintaan Kapal Offshore

Ketegangan di kawasan Laut Merah dan Timur Tengah sejauh ini belum memberikan dampak material terhadap operasional perusahaan..

Target Tinggi Penjaminan Tak Mudah Dicapai
| Selasa, 21 April 2026 | 05:15 WIB

Target Tinggi Penjaminan Tak Mudah Dicapai

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan aset industri penjaminan bisa tumbuh 14%–16% pada tahun 2026 menjadi sekitar Rp 55 triliun. 

Tantangan Ketahanan Konsumsi Rumah Tangga
| Selasa, 21 April 2026 | 05:09 WIB

Tantangan Ketahanan Konsumsi Rumah Tangga

Penurunan kemiskinan yang disertai perbaikan indikator kedalaman dan keparahan kemiskinan merupakan fondasi yang baik.

IHSG Rawan Koreksi, Intip Sejumlah Saham Pilihan Untuk Hari Ini (21/4)
| Selasa, 21 April 2026 | 05:00 WIB

IHSG Rawan Koreksi, Intip Sejumlah Saham Pilihan Untuk Hari Ini (21/4)

IHSG masih tercatat menguat 1,25% dalam lima hari perdagangan. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG turun 12,18%.​

Pelemahan Rupiah Memperberat Beban Reasuransi
| Selasa, 21 April 2026 | 04:35 WIB

Pelemahan Rupiah Memperberat Beban Reasuransi

Loyonya rupiah berpotensi memberi tekanan terhadap biaya retrosesi, alias pelimpahan risiko kepada perusahaan reasuransi lain.

Dian Swastatika Sentosa (DSSA) Lirik Potensi Cuan dari PLTS
| Selasa, 21 April 2026 | 04:20 WIB

Dian Swastatika Sentosa (DSSA) Lirik Potensi Cuan dari PLTS

DSSA memandang program PLTS sebagai peluang strategis untuk memperkuat posisi dalam peta jalan dekarbonisasi dan infrastruktur energi masa depan

Masa Bulan Madu Kendaraan Listrik Berakhir
| Selasa, 21 April 2026 | 04:05 WIB

Masa Bulan Madu Kendaraan Listrik Berakhir

Langkah pengenaan pajak kendaraan bermotor pada kendaraan listrik oleh pemerintah dianggap tidak konsisten

Prospek KEEN Masih Solid Ditopang Masifnya Pengembangan Proyek Energi Hijau
| Senin, 20 April 2026 | 12:00 WIB

Prospek KEEN Masih Solid Ditopang Masifnya Pengembangan Proyek Energi Hijau

Beroperasinya PLTS Tobelo ini akan memperkuat portofolio EBT PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) dan menciptakan recurring income.

Ilusi Pertumbuhan, Growth Tanpa Value
| Senin, 20 April 2026 | 09:54 WIB

Ilusi Pertumbuhan, Growth Tanpa Value

Paradoks China paling tajam  Negara berkembang, mentransformasi diri.  Tapi transformasi ekonomi saja tidak cukup memenangkan kepercayaan pasar.

ESG Indosat (ISAT): Mengandalkan AI dan ESG Sebagai Kunci Transformasi
| Senin, 20 April 2026 | 09:31 WIB

ESG Indosat (ISAT): Mengandalkan AI dan ESG Sebagai Kunci Transformasi

PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) bertransformasi agar hasilnya berdampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

INDEKS BERITA