Produsen Batubara Terkendala Cuaca, Saham PTBA dan ADRO Dijagokan

Senin, 17 Mei 2021 | 06:58 WIB
Produsen Batubara Terkendala Cuaca, Saham PTBA dan ADRO Dijagokan
[ILUSTRASI. Kinerja emiten batubara di kuartal I-2021 masih menurun. KONTAN/Hendra Suhara]
Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah emiten batubara membukukan penurunan kinerja pada kuartal pertama tahun ini. Penyebabnya, masih turunnya volume penjualan dan produksi batubara akibat sejumlah faktor, termasuk cuaca.

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) misalnya, membukukan pendapatan Rp 3,99 triliun, menurun 22,02% secara tahunan. Direktur Utama Bukit Asam Suryo Eko Hadianto mengatakan, ini tak lepas dari turunnya kinerja operasional.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

GULA Gelar Ekspansi Manufaktur
| Sabtu, 05 September 2026 | 06:04 WIB

GULA Gelar Ekspansi Manufaktur

Perkuat segmen manufaktur, PT Aman Agrindo Tbk (GULA) berupaya menambah kapasitas produksi dan akuisisi pabrik gula

Defisit Mendekati 3%, Belanja Dipangkas
| Sabtu, 05 September 2026 | 06:00 WIB

Defisit Mendekati 3%, Belanja Dipangkas

Pemerintah siap memangkas belanja yang dinilai tidak produktif jika defisit APBN 2026 berisiko mendekati batas 3% terhadap PDB.

ITMG Berharap Produktivitas Meningkat
| Sabtu, 05 September 2026 | 06:00 WIB

ITMG Berharap Produktivitas Meningkat

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) meraih kenaikan pendapatan dan laba bersih pada semester I-2026 di tengah tingginya harga batubara

Ditopang Aksi Beli Asing
| Sabtu, 05 September 2026 | 05:56 WIB

Ditopang Aksi Beli Asing

IHSG mampu menguat 1,82% dalam sepekan terakhir akibat pengaruh beberapa faktor, seperti efek rebalancing MSCI hingga masuknya dana investor asing

Risiko Kredit Macet Multifinance Dibayangi Daya Beli
| Sabtu, 05 September 2026 | 04:50 WIB

Risiko Kredit Macet Multifinance Dibayangi Daya Beli

Perkembangan daya beli masyarakat hingga pergerakan suku bunga, masih menjadi momok yang membayangi di sisa tahun ini.

Kiprah Grup Salim di Data Center
| Sabtu, 05 September 2026 | 04:00 WIB

Kiprah Grup Salim di Data Center

Untuk memperkuat posisinya di bisnis pusat data, konglomerasi itu mengakuisisi kepemilikan Keppel Data Centres di IndoKeppel Data Centres.

Menakar Prospek Bitcoin hingga Akhir September 2026 di Tengah Sinyal Hawkish The Fed
| Jumat, 04 September 2026 | 10:00 WIB

Menakar Prospek Bitcoin hingga Akhir September 2026 di Tengah Sinyal Hawkish The Fed

Meski menghadapi potensi koreksi, ada beberapa katalis yang bisa mengangkat kembali bitcoin dalam beberapa pekan ke depan.

Menjelang Libur Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat (4/9)
| Jumat, 04 September 2026 | 09:33 WIB

Menjelang Libur Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat (4/9)

Waspadai potensi profit taking menjelang akhir pekan di tengah ketidakpastian global yang relatif tinggi.

Harga Emas dan Divestasi Menopang Laba Bersih PSAB
| Jumat, 04 September 2026 | 08:43 WIB

Harga Emas dan Divestasi Menopang Laba Bersih PSAB

PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) Raih Kenaikan Laba Bersih 803% year on year (YoY) di Semester I-2026

Saham Gocap di Ujung Tanduk: 32 Bermasalah Hingga Disuspensi, 14 Berisiko Diguyur
| Jumat, 04 September 2026 | 08:31 WIB

Saham Gocap di Ujung Tanduk: 32 Bermasalah Hingga Disuspensi, 14 Berisiko Diguyur

Pemahaman terhadap notasi bursa, kondisi keuangan, dan risiko hukum menjadi penting sebelum memutuskan masuk ke saham-saham di level Rp 50.

INDEKS BERITA

Terpopuler